Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
IKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026Renee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk PalestinaIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat KemerdekaanMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/PERAN INSAN FILM CHINA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN
Artikel Film

PERAN INSAN FILM CHINA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama9 Mei 20263 menit baca📍 Jakarta
PERAN INSAN FILM CHINA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN - Budayantara TV

(Lebih dari Sekadar Hiburan)

Oleh: Karsono Hadi (Sutradara)

Jakarta – Budayantara.tv Pada pandangan pertama, industri film dan upaya pengentasan kemiskinan tampak seperti dua dunia yang berbeda. Namun di China, para insan film dari sutradara, produser, hingga aktor membuktikan bahwa sinema bisa menjadi kekuatan transformatif yang nyata. Kontribusi mereka melampaui sekadar hiburan: melalui dokumentasi, edukasi, dan aksi langsung, film menjadi medium untuk perubahan sosial yang konkret.

Mendokumentasikan Perjuangan: Merekam Sejarah dengan Kamera

Sineas China sering turun langsung ke pelosok, mengabadikan kisah perjuangan rakyat miskin yang jarang terlihat. Film-film ini tidak hanya mencatat sejarah, tetapi juga membuka mata dunia terhadap kompleksitas kehidupan masyarakat yang berjuang keluar dari kemiskinan.

Chai Hongfang dalam Rooting / Rooted in the Soil menghabiskan 4,5 tahun di Desa Shawa, Yunnan, merekam lebih dari 700 jam perjuangan suku Nu agar bisa mengakses jalan dan keluar dari kemiskinan. Film ini tak hanya tayang di bioskop nasional, tetapi juga mendukung kampanye “Butterfly Effect” untuk mempromosikan produk desa dan pariwisata lokal.

Jiao Bo dengan Beyond the Mountains mengumpulkan 4.000 jam rekaman untuk menampilkan relokasi penduduk “Desa Tebing” di Guizhou. Keunikan film ini: seluruh pemeran adalah warga desa asli, menghadirkan keotentikan yang luar biasa.

Lu Guanghua dalam Farewell to Poverty dan krunya tinggal di gua bebatuan di Shanxi, menghadapi badai salju demi menangkap konflik emosional warga yang direlokasi. Karya ini meraih penghargaan di Around International Film Festival di Belanda.

Liang Bibo melalui Peaches and Plums Do Not Speak menyoroti pendidikan sebagai jalan keluar dari kemiskinan, menyusuri 16 provinsi dan menampilkan perjuangan siswa serta anggota paduan suara anak-anak di berbagai wilayah.

Menyebarkan Ilmu Pengetahuan dan Membuka Akses

Selain mendokumentasikan, film juga menjadi sarana edukasi yang menyentuh kehidupan nyata. Ribuan film tentang pertanian, peternakan, kerajinan tangan, hingga pencegahan bencana disalurkan ke pedesaan, memberikan pengetahuan langsung yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Proyek “Guangming Cinema” Bioskop Cahaya), digagas oleh Communication University of China, menambahkan deskripsi audio di sela dialog film agar penyandang tunanetra bisa menonton. Hingga kini, lebih dari 600 film dan 76 episode serial TV tersedia dengan aksesibilitas ini, menjangkau 31 provinsi. PBB mengakui proyek ini sebagai model unggul pengentasan kemiskinan melalui edukasi.

Aksi Langsung dan Advokasi Melalui Film Fiksi Populer

Dampak insan film tidak berhenti di layar perak. Mereka juga turun langsung ke masyarakat dan memanfaatkan pengaruh mereka untuk mendorong pertumbuhan ekonomi:

Program Kemanusiaan “Starlight”, diprakarsai oleh Jackie Chan dan puluhan bintang lainnya sejak 2018, mempromosikan wisata dan produk lokal dari kolaborasi tujuh sutradara terkenal seperti Ning Hao dan Xu Zheng, mengangkat tema pengentasan kemiskinan dengan humor dan sentuhan emosional. Film ini sukses besar secara komersial, meraih lebih dari 2,7 miliar yuan hanya dalam 10 hari, sekaligus menyebarkan pesan positif tentang potensi pariwisata dan kewirausahaan pedesaan.

Dampak ekonomi langsung juga signifikan: industri film dan drama mikro membuka lapangan kerja baru di pedesaan. Di satu daerah, lebih dari 3.800 penduduk lokal mendapatkan penghasilan tambahan sebagai figuran, dengan tarif hingga 1.000 yuan per hari.

Sinema Sebagai Alat Perubahan Sosial

Peran insan film China dalam pengentasan kemiskinan bersifat multidimensional. Mereka mendokumentasikan sejarah rakyat, menyebarkan ilmu pengetahuan kepada kelompok rentan, menciptakan hiburan yang menginspirasi, dan bahkan terlibat langsung dalam advokasi dan pemberdayaan ekonomi. Karya-karya mereka dari dokumenter hingga fiksi populer membuktikan bahwa film bukan sekadar hiburan, melainkan alat nyata untuk membangkitkan kesadaran, mengubah pola pikir, dan memberikan harapan bagi jutaan orang China untuk keluar dari kemiskinan.

Karsono Hadi
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global - Budayantara TV
Artikel Budaya

Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global

22 Juni 20262 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv Guna menyambut momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI, Ketua Umum Forum Bersama Jakarta…

Menyongsong 499 Tahun Jakarta: Bergerak Menuju Era Baru Tanpa Melupakan Akar Budaya Betawi - Budayantara TV
Artikel Budaya

Menyongsong 499 Tahun Jakarta: Bergerak Menuju Era Baru Tanpa Melupakan Akar Budaya Betawi

22 Juni 20262 menit baca

Oleh : Masdjo Arifin – Founder Budayantara Digital Network (BDN) Jakarta, – Budayantara.tv Perayaan 499 tahun Jakarta menjadi…

Haul Ulama Betawi : Antara Penghormatan dan Otoritas Kebudayaan - Budayantara TV
Artikel Budaya

Haul Ulama Betawi : Antara Penghormatan dan Otoritas Kebudayaan

19 Juni 20262 menit baca

Oleh: Wan NoorbekPemangku Adat Gerbang Masyarakat Betawi (BANG MAWI) Jakarta,- Budayantara.tv Haul Ulama Betawi pada hakikatnya bukan sekadar…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. Renee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina13 Agustus 2026
  5. Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan13 Agustus 2026

Rekomendasi untuk Anda

PERAN INSAN FILM CHINA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN - Budayantara TVIKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026
PERAN INSAN FILM CHINA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN - Budayantara TVRenee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina
PERAN INSAN FILM CHINA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN - Budayantara TVIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan
PERAN INSAN FILM CHINA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN - Budayantara TVMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
PERAN INSAN FILM CHINA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber