Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Renne Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk PalestinaIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat KemerdekaanMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung SejarahSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Nusantara Diakui sebagai Pusat Peradaban Awal Dunia Usai Penemuan Seni Cadas Tertua di Muna
Budaya News

Nusantara Diakui sebagai Pusat Peradaban Awal Dunia Usai Penemuan Seni Cadas Tertua di Muna

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama29 Januari 20262 menit baca
Nusantara Diakui sebagai Pusat Peradaban Awal Dunia Usai Penemuan Seni Cadas Tertua di Muna - Budayantara TV

Jakarta, — Budayantara.tv Dunia arkeologi kembali diguncang oleh temuan spektakuler dari Indonesia. Seni cadas berupa stensil tangan purba berusia setidaknya 67.800 tahun ditemukan di Liang Metanduno, Desa Liangkabori, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Temuan ini resmi dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bergengsi Nature pada Kamis, 22 Januari 2026, sekaligus menempatkan Nusantara sebagai salah satu pusat peradaban awal manusia dunia.

Penelitian tersebut merupakan hasil kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Griffith University, Australia. Melalui metode penanggalan Uranium Series berbasis laser (LA-U-series) pada lapisan kalsit yang menutupi pigmen lukisan, para peneliti memastikan usia minimum lukisan tersebut, menjadikannya seni cadas tertua yang pernah ditemukan di dunia.

Temuan di Muna ini tercatat lebih tua sekitar 1.100 tahun dibanding seni cadas di Spanyol dan 16.600 tahun lebih tua dari lukisan gua Maros–Pangkep di Sulawesi Selatan yang sebelumnya menggemparkan dunia.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon,menyebut penemuan ini sebagai bukti kuat bahwa kemampuan berpikir simbolik, imajinasi, dan ekspresi budaya manusia telah berkembang sangat awal di wilayah kepulauan Indonesia.

“Ini mendorong dunia untuk membaca ulang peta kebudayaan dan sejarah peradaban manusia dari perspektif yang lebih utuh dan inklusif. Nusantara, khususnya kawasan Wallacea, terbukti sebagai episentrum awal kreativitas simbolik manusia,” ujar Fadli Zon dalam keterangan resminya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para peneliti, pemerintah daerah, serta UPT Balai Pelestarian Kebudayaan di Makassar, Palu, dan Manado atas dukungan dalam riset, pendokumentasian, hingga langkah awal perlindungan situs bersejarah tersebut.

Sejak dimulai pada 2019, program riset seni cadas Sulawesi Tenggara telah mendokumentasikan 44 situs, termasuk 14 situs baru, serta melakukan penanggalan pada 11 motif di delapan situs berbeda. Data ini memperkaya pemahaman tentang kehidupan manusia purba di kawasan Wallacea.

Dari perspektif global, temuan ini memperkuat teori migrasi awal manusia modern yang melintasi Wallacea menuju wilayah Sahul (Australia–Papua). Seni cadas di Muna menjadi bukti bahwa manusia purba yang bermigrasi tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga telah memiliki budaya dan kemampuan simbolik yang maju.

Di tingkat lokal, kesadaran akan pentingnya warisan budaya ini turut digaungkan oleh generasi muda. Stenly Diover, ST, Ketua Umum Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara (Amba Sultra), aktif melestarikan dan mempromosikan budaya empat pilar daerah Buton, Muna, Tolaki, dan Moronene sebagai kekayaan identitas Sulawesi Tenggara yang layak dikenal dunia.saat dihubungi Budayantara Media.Kamis (28/1/2026).

Dengan penemuan ini, Indonesia tidak lagi dipandang sebagai wilayah pinggiran sejarah, melainkan sebagai salah satu panggung utama lahirnya peradaban manusia. Seni cadas Muna bukan sekadar lukisan di dinding gua, melainkan pesan lintas zaman tentang asal-usul kreativitas manusia yang berakar kuat di Nusantara.**

AMBA SULTRA Budaya Muna Sultra Stanly Diover
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Renne Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina - Budayantara TV
Budaya News

Renne Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Semangat melestarikan budaya, memperkuat persaudaraan, sekaligus menumbuhkan kepedulian kemanusiaan akan mewarnai Budayantara Fest 2026, rangkaian perayaan…

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan - Budayantara TV
Event Musik News

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan

13 Agustus 20262 menit baca

Bogor, – Budayantanra.tv Semangat kemerdekaan bergema melalui alunan musik dan paduan suara generasi muda Indonesia dalam Konser Kemerdekaan…

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah - Budayantara TV
News Tokoh

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah

13 Agustus 20264 menit baca

Situbondo, — Budayantara.tv Di tengah perjalanan panjang Nahdlatul Ulama (NU), ada sejumlah momentum yang tidak sekadar tercatat sebagai…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih26 Juli 2026
  5. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Nusantara Diakui sebagai Pusat Peradaban Awal Dunia Usai Penemuan Seni Cadas Tertua di Muna - Budayantara TVRenne Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina
Nusantara Diakui sebagai Pusat Peradaban Awal Dunia Usai Penemuan Seni Cadas Tertua di Muna - Budayantara TVIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan
Nusantara Diakui sebagai Pusat Peradaban Awal Dunia Usai Penemuan Seni Cadas Tertua di Muna - Budayantara TVMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
Nusantara Diakui sebagai Pusat Peradaban Awal Dunia Usai Penemuan Seni Cadas Tertua di Muna - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
Nusantara Diakui sebagai Pusat Peradaban Awal Dunia Usai Penemuan Seni Cadas Tertua di Muna - Budayantara TVWarga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber