Lewati ke konten
14 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Guru Besar Humaniora Temui Fadli Zon, Dorong Perguruan Tinggi Jadi Pilar Pemajuan KebudayaanEddie Karsito: “Tuan Rumah di Negeri Sendiri” Slogan Paling “Horor” untuk Film IndonesiaIKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026Renee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Film Pendek “Dad Decides to Die” Angkat Luka Sunyi Relasi Ayah dan Anak
Event News

Film Pendek “Dad Decides to Die” Angkat Luka Sunyi Relasi Ayah dan Anak

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama17 Januari 20262 menit baca📍 Jakarta
Film Pendek “Dad Decides to Die” Angkat Luka Sunyi Relasi Ayah dan Anak - Budayantara TV

Jakarta — Budayantara.tv Pemutaran perdana Film pendek drama berjudul Dad Decides to Die menghadirkan potret intim relasi ayah dan anak laki-laki yang kerap terperangkap dalam ego, tuntutan maskulinitas, serta minimnya komunikasi emosional. Film berdurasi 16 menit 51 detik ini diputar perdana di Gripastudio, Jakarta Selatan, Sabtu (17/1/2026), dan langsung menyita perhatian penonton lewat kisah yang terasa dekat dengan realitas banyak keluarga Indonesia.

Diproduseri oleh Diah Hayu R, film ini lahir dari kegelisahan personal akan hubungan ayah dan anak yang hidup berdampingan, namun kerap gagal saling memahami. Dengan latar pertemuan sederhana di dalam sebuah mobil, Dad Decides to Die memperlihatkan bagaimana keputusan sepihak yang diambil atas nama cinta justru dapat menimbulkan luka mendalam dan jarak emosional yang sulit dijembatani.

Pengurus PATFI bersama teman-teman Mondiblanc Studio.

“Keberanian terbesar dalam keluarga bukanlah menanggung semuanya sendiri, melainkan berani berbicara dan saling mendengarkan,” ujar Diah Hayu R dalam sesi diskusi usai pemutaran film.

Film ini ditulis sekaligus disutradarai oleh Geovanno Mozes. Melalui karakter Putra, seorang anak laki-laki yang memendam amarah dan kebingungan terhadap ayahnya, Geovanno mengajak penonton menyelami benturan dua generasi dengan nilai dan ideologi yang berbeda. Penonton diajak merasakan emosi yang berlapis, mulai dari marah, bingung, hingga tersenyum getir melihat konflik yang begitu manusiawi. Film ini menjadi refleksi tentang warisan emosional yang kerap diwariskan ayah kepada anak tanpa pernah disadari.

Dad Decides to Die dibintangi Albaransyah Yusuf sebagai Agung Sopandi, yang sebelumnya dikenal lewat film Jurnal Risa (2022) dan Tanggal Selamat Tinggal (2023). Sementara itu, Doan Fickri menilai film ini berhasil menggali kerinduan terdalam dalam keluarga, kerinduan yang sering tersembunyi di balik kata-kata yang tak pernah terucap.

Pemutaran film ini juga dihadiri oleh pengurus Perkumpulan Tenaga Ahli Televisi dan Film Indonesia (PATFI) yang mewakili Ketua Umum Adisurya Abdy, di antaranya Ibrahim L. Kadir, Masdjo Arifin, dan Yoyok Abidin.

“Kami cukup mengapresiasi pemutaran film pendek ini. Secara kualitas, film yang dihasilkan cukup baik, dan kegiatan seperti ini semakin menumbuhkan minat para sineas muda untuk terus berkarya,” ujar Ibrahim L. Kadir atau yang akrab disapa Ibam, dengan penuh antusias.

Sinopsis
Putra (25) hidup sebagai tulang punggung keluarga setelah ayahnya dinyatakan meninggal di laut. Bekerja sebagai pengemudi transportasi online, ia berusaha melunasi utang-utang peninggalan sang ayah. Suatu hari, Putra menerima seorang penumpang yang sangat mirip dengan ayahnya. Pertemuan tak terduga ini mengguncang keyakinannya tentang masa lalu dan memaksanya kembali berhadapan dengan sosok ayah yang selama ini hanya hidup dalam ingatannya.

Dengan pendekatan yang jujur dan emosional, Dad Decides to Die mengajak penonton merenungkan makna komunikasi, penerimaan, serta keberanian untuk membuka diri di dalam lingkup keluarga.

Mondiblanc Studio. PATFI
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Guru Besar Humaniora Temui Fadli Zon, Dorong Perguruan Tinggi Jadi Pilar Pemajuan Kebudayaan - Budayantara TV
Budaya News

Guru Besar Humaniora Temui Fadli Zon, Dorong Perguruan Tinggi Jadi Pilar Pemajuan Kebudayaan

14 Agustus 20262 menit baca

Jakarta, – Budayantara.id Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menerima perwakilan Guru Besar bidang Humaniora dari berbagai perguruan…

Eddie Karsito: “Tuan Rumah di Negeri Sendiri” Slogan Paling “Horor” untuk Film Indonesia - Budayantara TV
Film News

Eddie Karsito: “Tuan Rumah di Negeri Sendiri” Slogan Paling “Horor” untuk Film Indonesia

14 Agustus 20264 menit baca

Jakarta, – Budayantara.tv Transformasi film Indonesia menuju panggung global menuntut pembenahan tata kelola produksi dan disiplin pekerja film.…

IKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026 - Budayantara TV
Budaya News

IKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026

13 Agustus 20263 menit baca

Jakarta, — Budayantara.id Upaya memperkuat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi terus mendapat ruang melalui kolaborasi antara masyarakat, organisasi…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. IKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 202613 Agustus 2026
  2. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  3. Renee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina13 Agustus 2026
  4. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  5. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Film Pendek “Dad Decides to Die” Angkat Luka Sunyi Relasi Ayah dan Anak - Budayantara TVGuru Besar Humaniora Temui Fadli Zon, Dorong Perguruan Tinggi Jadi Pilar Pemajuan Kebudayaan
Film Pendek “Dad Decides to Die” Angkat Luka Sunyi Relasi Ayah dan Anak - Budayantara TVEddie Karsito: “Tuan Rumah di Negeri Sendiri” Slogan Paling “Horor” untuk Film Indonesia
Film Pendek “Dad Decides to Die” Angkat Luka Sunyi Relasi Ayah dan Anak - Budayantara TVIKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026
Film Pendek “Dad Decides to Die” Angkat Luka Sunyi Relasi Ayah dan Anak - Budayantara TVRenee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina
Film Pendek “Dad Decides to Die” Angkat Luka Sunyi Relasi Ayah dan Anak - Budayantara TVIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber