Di bawah megahnya lanskap Pegunungan Jayawijaya, di tengah Lembah Baliem yang hijau dan subur, Suku Dani, Yali Lani berkumpul menari dan bertutur, menghidupkan kembali kisah-kisah lama tentang Wamena yang penuh dengan semangat juang dan keberanian. Melalui hikayat yang dilantunkan, terungkaplah kisah tentang perang yang telah menjadi tradisi mendarah daging selama ratusan tahun. Perang bagi mereka adalah cara untuk mempertahankan kehormatan dan menyelesaikan sengketa, bukan sekadar konflik tetapi bagian dari jati diri dan budaya mereka. Kisah- kisah ini adalah pengingat akan kekuatan dan ketangguhan yang terus hidup di bawah naungan Pegunungan Jayawijaya yang agung.
Kolaborasi
Penulis artikel
Baca Juga
HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor
1 menit baca
https://youtu.be/1aU6YL3Z6ns
Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”
1 menit baca
https://youtu.be/tCY7flndGr8?si=kKyhmdhIhaZCg0gq
suara kaum betawi, pandangan advokat muda terhadap betawi part 2
1 menit baca
Tonton video selengkapnya di: https://www.youtube.com/watch?v=nvaYzpqDXMw Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=nvaYzpqDXMw
