Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat KemerdekaanMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung SejarahSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Budaya Tempe Didorong Jadi Warisan Dunia, Fadli Zon: Lebih dari Sekadar Kuliner
Lifestyle News

Budaya Tempe Didorong Jadi Warisan Dunia, Fadli Zon: Lebih dari Sekadar Kuliner

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama22 Desember 20252 menit baca📍 Jakarta
Budaya Tempe Didorong Jadi Warisan Dunia, Fadli Zon: Lebih dari Sekadar Kuliner - Budayantara TV

Jakarta — Budayantara.tv Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa tempe bukan sekadar makanan sehari-hari, melainkan bagian penting dari tradisi dan budaya masyarakat Indonesia yang harus terus dilestarikan. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Festival Budaya Tempe di Jakarta, Minggu (21/12/2025).

“Tempe sebagai kuliner memang pangan yang disukai mayoritas rakyat Indonesia. Namun, di balik itu juga ada tradisi dan pengetahuan, khususnya terkait proses fermentasi,” ujar Fadli.

Menurut catatan Kementerian Kebudayaan, produksi dan usaha tempe melibatkan sekitar 170 ribu komunitas dengan lebih dari 1,5 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa tempe tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga berperan besar dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Fadli menekankan bahwa pangan lokal seperti tempe tidak dapat dipisahkan dari ekspresi budaya. “Dalam objek pemajuan kebudayaan, pangan lokal termasuk di dalamnya. Ada ekspresi budaya yang melekat dan tidak bisa dipisahkan,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen pelestarian, Kementerian Kebudayaan menyelenggarakan Festival Budaya Tempe sekaligus mengawal proses pengajuan budaya tempe sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia UNESCO. Pemerintah menargetkan penetapan tersebut dapat diperoleh pada akhir 2026.

“Mudah-mudahan budaya tempe yang sudah kita ajukan sejak awal tahun lalu bisa mendapatkan pengakuan dunia,” ujar Fadli optimistis.

Namun demikian, tantangan masih membayangi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor kedelai Indonesia pada 2024 mencapai 2,67 juta ton, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan tempe, terutama terkait ketahanan pangan dan keberlanjutan.

Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah Tjahjani Dwirini Retnoastuti, menegaskan bahwa jika budaya tempe ditetapkan sebagai warisan dunia, pemanfaatannya harus diperkuat secara lintas sektor.

“Tidak hanya kebudayaan, tetapi juga pertanian dan perdagangan, sehingga tempe bisa berkontribusi nyata dalam penguatan ekonomi budaya,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya inovasi, termasuk pemanfaatan kacang-kacangan lokal sebagai bahan baku alternatif tempe.

Pandangan serupa disampaikan pakar teknologi pangan sekaligus mantan Duta Besar Indonesia untuk UNESCO, Aman Wirakartakusumah. Ia menilai peluang budaya tempe untuk diinskripsi sebagai warisan dunia cukup terbuka, mengingat tempe merupakan pangan sehat dengan protein nabati berkualitas tinggi yang sejalan dengan tren global.

Aman menambahkan bahwa tempe tidak harus selalu berbahan kedelai. “Secara prinsip, fermentasi tempe dapat dilakukan dengan berbagai jenis kacang-kacangan,” katanya.

Festival Budaya Tempe yang mengusung tema “Budaya Tempe: Warisan Hidup dari Indonesia untuk Dunia” ini menghadirkan eksibisi budaya tempe, pameran produk berbahan tempe, serta dukungan publik terhadap pengajuan budaya tempe ke UNESCO.

Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan Fun Run 3K dan Fun Run 10K sebagai upaya mengaitkan pelestarian budaya tempe dengan gaya hidup sehat, sekaligus memperkenalkan tempe sebagai pangan masa depan Indonesia untuk dunia.**

Budaya Tempe Fadli Zon warisan budaya
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan - Budayantara TV
Event Musik News

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan

13 Agustus 20262 menit baca

Bogor, – Budayantanra.tv Semangat kemerdekaan bergema melalui alunan musik dan paduan suara generasi muda Indonesia dalam Konser Kemerdekaan…

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah - Budayantara TV
News Tokoh

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah

13 Agustus 20264 menit baca

Situbondo, — Budayantara.tv Di tengah perjalanan panjang Nahdlatul Ulama (NU), ada sejumlah momentum yang tidak sekadar tercatat sebagai…

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11 - Budayantara TV
News

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Agustus 2026 menjadi bulan yang istimewa bagi keluarga besar SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Di tengah…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  5. Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Budaya Tempe Didorong Jadi Warisan Dunia, Fadli Zon: Lebih dari Sekadar Kuliner - Budayantara TVIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan
Budaya Tempe Didorong Jadi Warisan Dunia, Fadli Zon: Lebih dari Sekadar Kuliner - Budayantara TVMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
Budaya Tempe Didorong Jadi Warisan Dunia, Fadli Zon: Lebih dari Sekadar Kuliner - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
Budaya Tempe Didorong Jadi Warisan Dunia, Fadli Zon: Lebih dari Sekadar Kuliner - Budayantara TVWarga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Budaya Tempe Didorong Jadi Warisan Dunia, Fadli Zon: Lebih dari Sekadar Kuliner - Budayantara TVTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber