Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Pameran Riksa Wisesa Hidupkan Kembali Museum Pajajaran Batutulis
Budaya News

Pameran Riksa Wisesa Hidupkan Kembali Museum Pajajaran Batutulis

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama7 Februari 20262 menit baca📍 Bogor
Pameran Riksa Wisesa Hidupkan Kembali Museum Pajajaran Batutulis - Budayantara TV

Bogor – Budayantara.tv Museum Pajajaran Batutulis kembali menegaskan eksistensinya sebagai simpul penting pelestarian budaya Nusantara melalui penyelenggaraan Pameran Riksa Wisesa, Kamis (5/2/2026). Bertempat di Kecamatan Bogor Selatan, pameran ini menghadirkan puluhan pusaka bersejarah berupa keris dan kujang dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebanyak 60 koleksi pusaka ditampilkan setelah melalui proses kurasi yang ketat. Koleksi tersebut berasal dari berbagai pihak, mulai dari komunitas pegiat seni budaya, Kraton Sumedang Larang, hingga koleksi pribadi Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa pameran ini menjadi tonggak awal pengaktifan kembali Museum Pajajaran Batutulis yang baru saja menyelesaikan proses revitalisasi.

“Sekitar 60 koleksi yang dipamerkan telah melalui kurasi. Ini merupakan langkah awal untuk menghidupkan kembali aktivitas Museum Pajajaran,” ujar Fadli Zon.

Ia menilai Bogor memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang sangat kuat, sehingga layak menjadi ruang strategis bagi pengembangan aktivitas kebudayaan. Ke depan, Fadli berharap pameran serupa dapat digelar secara berkelanjutan dengan menghadirkan koleksi yang lebih beragam.

Menurutnya, museum tidak hanya berfungsi sebagai ruang pamer pusaka, tetapi juga dapat menjadi pusat pelestarian berbagai warisan budaya lain, seperti wayang golek, angklung, serta kekayaan budaya tak benda.

“Bogor ini luar biasa. Wayang goleknya memiliki tradisi kuat, bahkan maestro besar seperti almarhum Pa Ahim berasal dari Bogor,” ungkapnya.

Fadli Zon juga menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan untuk terus mendukung pengayaan koleksi Museum Pajajaran agar ke depan dapat menjadi ruang edukasi budaya yang semakin komprehensif bagi masyarakat.

“Nanti koleksi akan terus kita tambah. Harapannya, bisa menjadi koleksi permanen dengan kurasi yang semakin matang,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bogor sebagai lokasi penyelenggaraan pameran pusaka bersejarah tersebut. Ia menilai Museum Pajajaran Batutulis memiliki nilai historis yang sangat kuat karena berada di kawasan Prasasti Batutulis, simbol kejayaan budaya di masa lalu.

“Prasasti Batutulis menjadi penanda bahwa kawasan ini dahulu merupakan pusat kesenian dan kebudayaan,” ujar Dedie.

Ia berharap museum ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana edukasi, khususnya bagi generasi muda, agar semakin mengenal dan mencintai budaya Sunda.

“Ini bisa menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak muda untuk mengenal kembali budaya dan kesenian Sunda, termasuk seni rupa dan warisan budaya lainnya,” tuturnya.

Dedie juga mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah ruangan kosong di Museum Pajajaran yang direncanakan untuk dikembangkan. Salah satu rencana tersebut adalah pembangunan ruang pertunjukan teater sebagai fasilitas pendukung kegiatan seni dan budaya di masa mendatang.**

Fadli Zon Museum Pajajaran Batutulis
📍 Bogor
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber