Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Pertemuan Adat dan Pemprov Banten Bahas Manuskrip Al Fatawi, Sejarah Jayakarta–Banten Siap Diangkat Menjadi Kurikulum Pendidikan
Budaya News

Pertemuan Adat dan Pemprov Banten Bahas Manuskrip Al Fatawi, Sejarah Jayakarta–Banten Siap Diangkat Menjadi Kurikulum Pendidikan

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama9 Desember 20253 menit baca
Pertemuan Adat dan Pemprov Banten Bahas Manuskrip Al Fatawi, Sejarah Jayakarta–Banten Siap Diangkat Menjadi Kurikulum Pendidikan - Budayantara TV

Banten, – Budayantara.tv Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten menggelar pertemuan lanjutan dengan Lembaga Pemangku Adat Jayakarta untuk membahas penguatan sejarah hubungan Jayakarta dan Banten berdasarkan manuskrip bersejarah Al Fatawi. Pertemuan ini dihadiri sejumlah tokoh adat, akademisi, dan perwakilan pemerintahan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Pangeran Abi, RB H. Abi Kholaq beserta pendamping dari Lembaga Pemangku Adat Jayakarta, Kesultanan Banten yang diwakili Abah Kyai Fathul Adzhim dan Ratu Anggraini, serta sesepuh Kesepuhan Cibarani Baduy Abah Dulhani. Akademisi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Wawan, turut serta dalam diskusi tersebut.Senin (8/12/2025).

Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamalludin, didampingi Kabid Pendidikan dan Kebudayaan Rudi, Bidang Sejarah Lili, Bidang Kesenian, Bidang Filolog Manuskrip, serta perwakilan Budayantara TV.

Pemetaan Sejarah dari Manuskrip Al Fatawi

Dalam pemaparannya, Pangeran Abi menjelaskan detail sejarah yang tercatat dalam manuskrip Al Fatawi, mulai dari perjalanan Maulana Hasanuddin dari Cirebon ke Demak, keterlibatannya sebagai pasukan Al Hajj Fatahillah menghadapi Portugis di Sunda Kelapa, hingga penobatannya sebagai Pangeran Ratu Jayakarta I pada tahun 1530.

Selama 20 tahun masa kepemimpinannya, hubungan Jayakarta dan Banten terjalin kuat dan berlanjut hingga pendirian Kesultanan Banten. Manuskrip tersebut juga mencatat garis keturunan hingga Sultan Ageng Tirtayasa serta hubungan pernikahan antara keluarga Pangeran Jayakarta dan Kesultanan Banten.

Pangeran Abi menambahkan bahwa Al Fatawi merupakan catatan bersanad turun temurun dari tahun 1400 hingga 1910, disusun oleh keluarga Ki Buyut Ketengahan. Penulisan naskah awal menggunakan aksara Sunda Kelapa dan Wesig Kanji, sebelum akhirnya pada tahun 1899 para Gusti Khalifah Bendahara sepakat mengalihaksarakan naskah menjadi Arab Pegon Melayu. Manuskrip kemudian disalin ulang pada 1910 karena media daun lontar, tulang ikan, kulit kerbau, dan lempeng logam mulai rusak.

Suasana pemaparan berlangsung khidmat dan penuh perhatian dari para pejabat serta tokoh adat yang hadir.

Pemprov Banten Siap Tindak Lanjut, Menuju Seminar dan Kurikulum Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, Jamalludin, menyatakan pihaknya menerima baik pemaparan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembahasan lanjutan akan dibawa hingga tingkat Gubernur Banten serta akan dijadikan agenda seminar resmi pada Januari mendatang.

“Kami akan mempelajari dan menindaklanjuti materi sejarah ini untuk dikembangkan menjadi kurikulum pendidikan, baik di sekolah maupun tingkat akademisi,” ujar Jamalludin.

Kesepakatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Prof. Wawan (UIN SMH Banten), Abah Kyai Fathul Adzhim, serta Abah Dulhani sebagai sesepuh Baduy. Kadis menegaskan bahwa kegiatan sakral dan budaya Banten harus semakin dimaksimalkan, termasuk mengangkat kembali adat istiadat serta cikal bakal sejarah Banten.

Kolaborasi Jayakarta – Banten untuk Pelestarian Sejarah Nusantara

Gerakan Lembaga Pemangku Adat Jayakarta bersama Budayantara TV diharapkan dapat menjadi momentum menyatukan keluarga kesultanan serta pemerintah daerah dalam melestarikan sejarah dan budaya Nusantara.

Kesepakatan kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan kembali keterkaitan sejarah Jayakarta–Banten kepada masyarakat, serta memberikan pembelajaran tentang kearifan lokal yang selama ini terpendam dalam manuskrip kuno.

“Semoga perjuangan syi’ar sejarah para leluhur Jayakarta dan Banten dapat terealisasi dan memberi manfaat bagi umat serta kesejahteraan rakyat,” ujar Prof.Wawan dalam penutupan pertemuan.

Amanah para leluhur kembali ditegaskan:
“Adat harus dijunjung; dijunjung kepada yang punya adat. Adat dilupa akan hilang bangsa. Bangsa ini ada karena leluhur kita ada. Karena leluhur kita, bangsa ini berdiri.”

LPA Jayakarta Pangeran Abi Jayakarta Pemprov Banten
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber