Lewati ke konten
28 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong PribadiKampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Mandau Menuju Pengakuan UNESCO Warisan Budaya Takbenda (WBTB)
Event News

Mandau Menuju Pengakuan UNESCO Warisan Budaya Takbenda (WBTB)

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama9 Desember 20252 menit baca📍 Jakarta
Mandau Menuju Pengakuan UNESCO Warisan Budaya Takbenda (WBTB) - Budayantara TV

Jakarta – Budayantara.tv Pameran Kebudayaan Bilah Nusantara 2025 resmi dibuka di Museum Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Acara yang digelar sebagai ruang edukasi sekaligus pelestarian budaya ini mengangkat tema besar “Mandau Menuju Pengakuan UNESCO”, menegaskan komitmen untuk mendorong senjata tradisional khas Kalimantan tersebut masuk dalam daftar Warisan Budaya Takbenda (WBTB) UNESCO.

Pameran ini merupakan kolaborasi Sanggar Seni dan Budaya Panji Keroan Koetai Bersatoe (PKKB) dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kaltim Kaltara. Selain menampilkan berbagai bilah tradisional dari penjuru Nusantara, fokus utama pameran adalah Mandau ikon budaya masyarakat Dayak yang kaya filosofi dan sejarah panjang.

Mandau, Identitas dari Tanah Borneo

Kalimantan dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan budaya paling beragam di Indonesia. Di antara banyak warisan yang masih terus dijaga, Mandau menjadi simbol paling kuat yang menggambarkan keberanian, spiritualitas, dan kearifan lokal suku Dayak.

Lebih dari sekadar bilah, Mandau adalah representasi perjalanan hidup dan hubungan manusia dengan alam. Setiap ukiran pada gagang, bentuk bilah, hingga hiasan bulu pada sarungnya, memiliki makna tersendiri yang diwariskan secara turun-temurun. Pameran ini menampilkan berbagai varian Mandau dari beberapa sub-suku Dayak, lengkap dengan narasi sejarah dan filosofi pembuatannya.

Jejak Mandau di Pentas Dunia

Mandau bukan hanya dikenal di Kalimantan. Catatan sejarah menunjukkan bahwa sejak abad ke-17, bilah ini sudah diperjualbelikan hingga ke berbagai wilayah. Penjelajah Eropa seperti van Diemen (1637), Speelman (1670), dan Schwaner (1853) mencatat peredaran Mandau ke Thailand, Sumatera, Jawa, Sulawesi, hingga Timor.

Pada tahun 1980-an, Mandau kembali ramai diburu sebagai barang antik di pasar internasional, terutama di Belanda, Jerman, dan Amerika. Jejak sejarah yang meluas ini memperkuat nilai penting Mandau sebagai warisan dunia yang layak mendapatkan perhatian dan perlindungan global.

Menuju Pengakuan UNESCO

Melalui Pameran Bilah Nusantara 2025, panitia berharap dapat memperkuat dukungan publik dan lembaga terkait untuk memperjuangkan Mandau masuk dalam daftar WBTB UNESCO. Pengakuan tersebut diyakini akan membuka peluang lebih besar untuk pelestarian, penelitian, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya Dayak.

Mandau bukan hanya benda budaya, tetapi identitas. Jika tidak dijaga, generasi muda bisa kehilangan salah satu warisan terpenting leluhurnya.**

Dayak Mandau
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi - Budayantara TV
Budaya News

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi

28 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 22 Juni 2027, geliat menyambut momentum bersejarah itu mulai…

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber