Lewati ke konten
14 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Guru Besar Humaniora Temui Fadli Zon, Dorong Perguruan Tinggi Jadi Pilar Pemajuan KebudayaanEddie Karsito: “Tuan Rumah di Negeri Sendiri” Slogan Paling “Horor” untuk Film IndonesiaIKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026Renee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Blink Cafe Meruya: Johnson Bangun Kedai Kopi di Tengah Pandemi
Lifestyle News

Blink Cafe Meruya: Johnson Bangun Kedai Kopi di Tengah Pandemi

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama24 Januari 20262 menit baca
Blink Cafe Meruya: Johnson Bangun Kedai Kopi di Tengah Pandemi - Budayantara TV

Jakarta, – Budayantara.tv Di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19 tahun 2020, tidak semua orang memilih untuk menahan langkah. Johnson (46) justru mengambil keputusan berani dengan membuka Blink Cafe, sebuah kedai kopi yang kini dikenal di kawasan Meruya, Jakarta Barat.Sabtu (24/1/2026).

Blink Cafe lahir dari obrolan santai dan ajakan sederhana di media sosial. Saat itu, Johnson dan dua rekannya kerap berdiskusi di Instagram tentang ketertarikan mereka pada dunia kopi. Dari sekadar candaan “yuk buka kedai kopi”, ide tersebut berkembang menjadi rencana serius.

“Awalnya memang suka makan dan minum, khususnya kopi. Dari situ kita eksplor, belajar, dan akhirnya memberanikan diri buka usaha,” ujar Johnson.

Fokus Kopi Sejak Awal

Berbeda dengan banyak pelaku usaha kuliner yang memulai dari konsep warung makan atau menu berat, Blink Cafe sejak awal sudah memantapkan diri sebagai kedai kopi. Meski demikian, menu pendamping tetap menjadi perhatian, salah satunya pisang goreng dan makanan olahan sederhana namun mengenyangkan.

Johnson sendiri mengaku menyukai menu berbahan daging cincang, yang di Blink Cafe disajikan dengan harga terjangkau. Dengan kisaran harga sekitar Rp50.000, Blink Cafe menyasar segmen pekerja kantoran dan masyarakat sekitar yang ingin menikmati kopi dan makanan berkualitas tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Latar Belakang Non-Kuliner

Menariknya, Johnson bukan berasal dari dunia kuliner. Ia memiliki latar belakang pendidikan Teknik Industri dan sempat berkarier sebagai insinyur di bidang pertanian. Namun, kecintaannya pada kopi dan kuliner menjadi “jalan baru” yang ia tekuni sebagai bentuk passion sekaligus usaha keluarga.

“Ini bukan sekadar bisnis, tapi passion. Saya ingin bergerak bersama keluarga,” katanya.

Johnson kini telah berkeluarga dan memiliki tiga anak—anak pertama kembar perempuan dan anak bungsu laki-laki. Dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjalankan Blink Cafe.

Bertahan di Tengah Pandemi

Blink Cafe mulai direnovasi dan direncanakan matang sebelum pandemi melanda. Saat Covid-19 datang, Johnson sempat menghentikan operasional sementara. Namun, dengan keyakinan dan perencanaan yang sudah disusun, ia kembali melanjutkan usahanya hingga bertahan sampai hari ini.

“Kondisinya memang tidak baik-baik saja waktu itu, tapi justru dari situ kita belajar dan bertahan,” ujarnya.

Rencana Ekspansi dan Waralaba

Saat ini, Blink Cafe di Meruya merupakan cabang pertama. Ke depan, Johnson membuka peluang untuk ekspansi melalui skema franchise bersama rekan-rekan dan mitra yang memiliki visi sejalan.

“Kami terbuka untuk buka cabang-cabang berikutnya. Harapannya Blink Cafe bisa berkembang bersama teman-teman,” tutup Johnson.

Dengan konsep sederhana, harga terjangkau, dan cerita keberanian di masa sulit, Blink Cafe menjadi contoh bahwa peluang bisnis tetap bisa tumbuh, bahkan di tengah krisis.

Blink Cafe
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Guru Besar Humaniora Temui Fadli Zon, Dorong Perguruan Tinggi Jadi Pilar Pemajuan Kebudayaan - Budayantara TV
Budaya News

Guru Besar Humaniora Temui Fadli Zon, Dorong Perguruan Tinggi Jadi Pilar Pemajuan Kebudayaan

14 Agustus 20262 menit baca

Jakarta, – Budayantara.id Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menerima perwakilan Guru Besar bidang Humaniora dari berbagai perguruan…

Eddie Karsito: “Tuan Rumah di Negeri Sendiri” Slogan Paling “Horor” untuk Film Indonesia - Budayantara TV
Film News

Eddie Karsito: “Tuan Rumah di Negeri Sendiri” Slogan Paling “Horor” untuk Film Indonesia

14 Agustus 20264 menit baca

Jakarta, – Budayantara.tv Transformasi film Indonesia menuju panggung global menuntut pembenahan tata kelola produksi dan disiplin pekerja film.…

IKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026 - Budayantara TV
Budaya News

IKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026

13 Agustus 20263 menit baca

Jakarta, — Budayantara.id Upaya memperkuat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi terus mendapat ruang melalui kolaborasi antara masyarakat, organisasi…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. IKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 202613 Agustus 2026
  2. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  3. Renee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina13 Agustus 2026
  4. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  5. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Blink Cafe Meruya: Johnson Bangun Kedai Kopi di Tengah Pandemi - Budayantara TVGuru Besar Humaniora Temui Fadli Zon, Dorong Perguruan Tinggi Jadi Pilar Pemajuan Kebudayaan
Blink Cafe Meruya: Johnson Bangun Kedai Kopi di Tengah Pandemi - Budayantara TVEddie Karsito: “Tuan Rumah di Negeri Sendiri” Slogan Paling “Horor” untuk Film Indonesia
Blink Cafe Meruya: Johnson Bangun Kedai Kopi di Tengah Pandemi - Budayantara TVIKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026
Blink Cafe Meruya: Johnson Bangun Kedai Kopi di Tengah Pandemi - Budayantara TVRenee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina
Blink Cafe Meruya: Johnson Bangun Kedai Kopi di Tengah Pandemi - Budayantara TVIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber