Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat KemerdekaanMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung SejarahSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/RM Sosrokartono: Sarjana Pertama Nusantara, Kakak Kartini yang Menginspirasi
Icon News

RM Sosrokartono: Sarjana Pertama Nusantara, Kakak Kartini yang Menginspirasi

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama30 September 20253 menit baca
RM Sosrokartono: Sarjana Pertama Nusantara, Kakak Kartini yang Menginspirasi - Budayantara TV

Jakarta,- Budayantara.tv Di balik nama besar Raden Ajeng Kartini yang selama ini dikenal sebagai pelopor emansipasi perempuan Indonesia, terdapat sosok pria cerdas, sederhana, dan penuh dedikasi bernama Raden Mas Panji Sosrokartono. Ia bukan hanya kakak kandung Kartini, tetapi juga sarjana pertama dari kalangan pribumi Indonesia, sekaligus pelita awal pendidikan tinggi bagi anak-anak bumiputera pada masa penjajahan.

Dari Jepara ke Negeri Belanda

Lahir di Jepara pada tahun 1877, RM Sosrokartono tumbuh dalam lingkungan keluarga bangsawan Jawa yang mementingkan pendidikan. Sebagai anak seorang bupati, Kartono begitu ia akrab disapa mendapat akses pendidikan yang kala itu sangat langka bagi masyarakat pribumi. Ia mengenyam pendidikan di Europeesche Lagere School (ELS) di Jepara dan kemudian melanjutkan ke Hogere Burger School (HBS) di Semarang.

Tahun 1897 menjadi titik balik penting dalam hidupnya. Melalui program Politik Etis atau dikenal juga sebagai Politik Balas Budi dari pemerintah Hindia Belanda, Kartono terpilih untuk melanjutkan studi ke Belanda sebuah kesempatan langka yang hanya diberikan kepada segelintir orang dari kalangan priayi.

Menemukan Jalan Hidup Lewat Bahasa dan Sastra

Awalnya, Kartono menempuh studi di bidang teknik sipil di Polytechnische School Delft. Namun, nuraninya membawanya untuk beralih ke jalur yang lebih ia cintai Bahasa dan Kesusastraan Timur di Universitas Leiden. Di sanalah ia menempa dirinya dalam dunia ilmu pengetahuan dan filsafat, hingga akhirnya berhasil meraih gelar sarjana muda pada tahun 1901 menjadikannya orang Indonesia pertama yang menyandang gelar akademis dari universitas di Eropa.

Namun perjalanan pendidikannya tak mudah. Ia harus menghadapi kesulitan finansial, diskriminasi rasial, serta tantangan akademik yang luar biasa. Tapi ketekunan dan semangat pantang menyerah membuat Kartono tidak hanya menyelesaikan studinya, tapi juga dikenal sebagai mahasiswa cemerlang dan menguasai lebih dari 17 bahasa asing.

Bukan Hanya Sarjana, Tapi Pelopor dan Inspirasi

RM Sosrokartono bukan hanya seorang akademisi. Ia adalah jembatan peradaban antara Timur dan Barat, antara penjajah dan pribumi, antara tradisi dan modernitas. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia pernah menjadi penerjemah untuk Liga Bangsa-Bangsa (cikal bakal PBB) dan wartawan perang untuk surat kabar ternama Belanda. Namun yang paling mengagumkan, ia memilih untuk kembali ke tanah air dan menjalani kehidupan sederhana sebagai tabib dan guru spiritual di Bandung.

Hubungan emosional dan intelektualnya dengan sang adik, Kartini, pun menjadi catatan tersendiri dalam sejarah bangsa. Sosrokartono adalah satu-satunya anggota keluarga yang sejak awal memahami dan mendukung cita-cita emansipasi yang diperjuangkan Kartini. Ia tak hanya menjadi kakak, tapi juga mentor yang membuka cakrawala pemikiran sang adik lewat surat-surat penuh pemahaman dan kasih sayang.

Makna Hari Sarjana Nasional: Lebih dari Sekadar Seremoni

Di tengah peringatan Hari Sarjana Nasional, kisah RM Sosrokartono seakan menjadi pengingat yang kuat bahwa gelar bukan sekadar simbol. Lebih dari itu, gelar sarjana adalah tanggung jawab moral dan sosial untuk kembali kepada masyarakat, membagi ilmu, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Hari ini, ketika pendidikan tinggi sudah jauh lebih mudah diakses, semangat perjuangan dan pengorbanan seperti yang ditunjukkan oleh Sosrokartono harus tetap menjadi inspirasi. Bahwa menjadi sarjana bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian.

RM Sosrokartono adalah potret sempurna dari intelektual yang rendah hati. Ia mengukir sejarah sebagai sarjana bumiputera pertama, tetapi lebih dari itu, ia adalah simbol dari cita-cita besar: bahwa ilmu bukan untuk kemewahan pribadi, melainkan untuk menerangi jalan orang banyak.

Semoga kisah hidupnya terus menyala dalam jiwa para pembelajar muda Indonesia, dan menjadikan Hari Sarjana Nasional sebagai momen untuk tidak hanya merayakan capaian akademis, tapi juga merenungi makna sejati dari ilmu dan pengabdian.**

Hari Sarjana Indonesia RM.Sosrokartono
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan - Budayantara TV
Event Musik News

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan

13 Agustus 20262 menit baca

Bogor, – Budayantanra.tv Semangat kemerdekaan bergema melalui alunan musik dan paduan suara generasi muda Indonesia dalam Konser Kemerdekaan…

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah - Budayantara TV
News Tokoh

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah

13 Agustus 20264 menit baca

Situbondo, — Budayantara.tv Di tengah perjalanan panjang Nahdlatul Ulama (NU), ada sejumlah momentum yang tidak sekadar tercatat sebagai…

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11 - Budayantara TV
News

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Agustus 2026 menjadi bulan yang istimewa bagi keluarga besar SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Di tengah…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  5. Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

RM Sosrokartono: Sarjana Pertama Nusantara, Kakak Kartini yang Menginspirasi - Budayantara TVIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan
RM Sosrokartono: Sarjana Pertama Nusantara, Kakak Kartini yang Menginspirasi - Budayantara TVMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
RM Sosrokartono: Sarjana Pertama Nusantara, Kakak Kartini yang Menginspirasi - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
RM Sosrokartono: Sarjana Pertama Nusantara, Kakak Kartini yang Menginspirasi - Budayantara TVWarga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
RM Sosrokartono: Sarjana Pertama Nusantara, Kakak Kartini yang Menginspirasi - Budayantara TVTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber