Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi TerpilihTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru HonorerMPSI Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat Adat Papua, Peserta PKBM Wasur Dibekali Advokasi Non Litigasi dan Bantuan Pangan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Eddie Karsito dan Warung Kopi Gratis: “Orang Lapar Jangan Disuruh Sabar”
Budaya Icon News

Eddie Karsito dan Warung Kopi Gratis: “Orang Lapar Jangan Disuruh Sabar”

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama12 September 20253 menit baca📍 Bekasi Kota
Eddie Karsito dan Warung Kopi Gratis: “Orang Lapar Jangan Disuruh Sabar” - Budayantara TV

Bekasi Kota — Budayantara.tv.Di sebuah sudut kecil Perumahan Kranggan Permai, Jatisampurna, Kota Bekasi, ada warung kopi sederhana yang tak menjual apa-apa karena semuanya gratis. Kopi, mie instan, dan senyum semuanya disuguhkan tanpa pamrih, setiap pagi. Tapi lebih dari sekadar makanan, di tempat ini, yang disajikan adalah kemanusiaan.

Di balik warung itu, berdiri seorang pria yang telah puluhan tahun membaktikan hidupnya bagi mereka yang seringkali tak tampak di mata publik: pemulung, janda tua, supir angkot, tukang sampah, hingga musafir yang singgah sebentar dalam sunyi kota besar. Eddie Karsito, seniman, wartawan, dan pendiri Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan, percaya bahwa solusi atas kemiskinan bukanlah kata-kata, tapi tindakan nyata.

“Orang lapar itu bukan cuma butuh nasihat. Mereka butuh makan. Jangan disuruh sabar. Tolong dulu, baru bicara,” tegas Eddie, saat ditemui di sela-sela membagikan sarapan untuk pemulung, Jumat pagi (12/09/2025).

Dari Warung Kopi ke Warung Nurani

Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan berdiri sejak 1995. Selama lebih dari 30 tahun, lembaga ini berjalan senyap namun konsisten, mengalirkan bantuan tanpa mengangkat tangan ke publik. Tidak ada proposal, tidak ada donatur tetap. Apa yang mereka berikan berasal dari kantong sendiri dari Eddie dan para pengurus yayasan serta anggota Sanggar Humaniora yang bernaung di bawahnya.

“Kami tidak minta-minta. Kami berbagi karena kami sadar, ini bukan sekadar amal. Ini kewajiban moral.”

Di warung kopi dan mie instan gratis itu, siapa pun bisa datang: pengemudi ojek daring yang belum sempat sarapan, tukang bangunan yang harus kerja sejak fajar, hingga janda 97 tahun yang hidup dari memulung. Bagi mereka, warung itu bukan sekadar tempat makan, tapi ruang untuk merasa dianggap ada.

Ceramah Tak Menjawab Lapar

Banyak dari kita yang mudah memberikan wejangan ketika melihat orang dalam kesulitan. Tapi Eddie mengingatkan, seringkali yang memberi nasihat tentang kesabaran bukanlah orang yang sedang kelaparan.

“Nasihat tanpa empati bisa melukai. Kita harus berhenti menjadikan kata-kata sebagai solusi tunggal. Lapar tidak hilang dengan ceramah. Harus ada tindakan.”

Pandangan Eddie mencerminkan keprihatinan mendalam terhadap maraknya praktik “pengemasan agama” demi keuntungan. Banyak lembaga sosial yang katanya berlandaskan iman, tapi justru menjadikan penderitaan orang lain sebagai alat mengumpulkan donasi.

“Agama seringkali cuma jadi label. Bukan substansi. Padahal yang dibutuhkan adalah kehadiran yang nyata,” ucap Eddie tajam.

Seni, Budaya, dan Kemanusiaan

Di Yayasan Humaniora, kegiatan sosial tak pernah dipisahkan dari seni dan budaya. Eddie percaya bahwa keduanya bisa bersinergi, menciptakan masyarakat yang bukan hanya sejahtera secara fisik, tapi juga utuh secara jiwa.

Melalui Sanggar Humaniora, mereka mengadakan kegiatan budaya, pertunjukan teater, pelatihan seni untuk anak-anak pemulung, dan berbagai ekspresi kreatif lain yang memberi ruang bagi kemanusiaan tumbuh—bukan sekadar bertahan.

“Kami ingin menciptakan siklus positif. Anak-anak pemulung bisa sekolah, punya seragam, punya sepatu. Tapi lebih dari itu, mereka juga harus punya mimpi.”

Senyap yang Menyala

Eddie Karsito bukan tokoh yang tampil di layar televisi meminta donasi. Ia tak viral di media sosial. Tapi pagi-pagi buta, saat banyak dari kita masih terlelap, ia sudah menyeduh kopi hangat untuk seseorang yang mungkin tak punya apa-apa selain rasa lapar.

Apa yang dilakukan Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan adalah bentuk “kehadiran” yang sesungguhnya. Bukan kampanye. Bukan proyek. Tapi kesadaran bahwa manusia punya tanggung jawab moral untuk menjaga sesamanya.

“Kita ini hidup di dunia yang sama. Jangan berpura-pura tidak tahu ketika ada yang lapar di depan mata kita.”

Karena di dunia yang keras ini, kadang yang paling manusia butuhkan bukanlah tangan yang menunjuk, tapi tangan yang menggenggam.**

Eddie Karsito Humaniora Foundation
📍 Bekasi Kota
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11 - Budayantara TV
News

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Agustus 2026 menjadi bulan yang istimewa bagi keluarga besar SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Di tengah…

Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih - Budayantara TV
News

Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih

26 Juli 20262 menit baca

Bogor – Budayantara.tv Suasana penuh kebersamaan mewarnai pemilihan Ketua RW 18 Duta Mekar Asri, Dusun VI, Desa Cileungsi…

Tokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer - Budayantara TV
News

Tokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer

26 Juli 20262 menit baca

Merauke – Budayantara.tv Tokoh pendidikan Merauke, Paskalis Tethol, menilai peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Wasur dan kawasan terdampak…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  5. Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Eddie Karsito dan Warung Kopi Gratis: “Orang Lapar Jangan Disuruh Sabar” - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
Eddie Karsito dan Warung Kopi Gratis: “Orang Lapar Jangan Disuruh Sabar” - Budayantara TVWarga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Eddie Karsito dan Warung Kopi Gratis: “Orang Lapar Jangan Disuruh Sabar” - Budayantara TVTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer
Eddie Karsito dan Warung Kopi Gratis: “Orang Lapar Jangan Disuruh Sabar” - Budayantara TVMPSI Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat Adat Papua, Peserta PKBM Wasur Dibekali Advokasi Non Litigasi dan Bantuan Pangan
Eddie Karsito dan Warung Kopi Gratis: “Orang Lapar Jangan Disuruh Sabar” - Budayantara TVDuh… Semrawutnya Papan Reklame di Pasar Legi, Cermin Dilema Kejar PAD dan Tata Kota Ponorogo

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber