Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Pameran “Aksara Gata” Hidupkan Kembali Aksara Kuno Nusantara di Klaten
Budaya News

Pameran “Aksara Gata” Hidupkan Kembali Aksara Kuno Nusantara di Klaten

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama12 September 20252 menit baca
Pameran “Aksara Gata” Hidupkan Kembali Aksara Kuno Nusantara di Klaten - Budayantara TV

Klaten, — Bidayantara.tv.Jejak sejarah dan kekayaan budaya Nusantara kembali hadir di tengah masyarakat melalui pameran bertajuk “Aksara Gata” yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten bekerja sama dengan Perkumpulan Ahli Epigrafi Indonesia (PAEI). Pameran ini berlangsung selama enam hari, mulai 10 hingga 16 September 2025, di Kompleks Taman Budaya Monumen Juang 45 Klaten, tepatnya di area sebelah Museum Daerah Klaten.

Mengusung semangat pelestarian budaya, Aksara Gata menampilkan berbagai koleksi langka yang berkaitan dengan aksara dan peninggalan sejarah. Mulai dari prasasti kuno, replika arca, lontar beraksara Bali, hingga cap dan stempel era kolonial Belanda. Bahkan, dua prasasti yang ditampilkan merupakan peminjaman langsung dari masyarakat, yakni Prasasti Nglumbang Dungik dari Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom dan Prasasti Anggehan dari Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum.

“Pameran ini memang sudah diprogramkan dari bidang kebudayaan, khususnya untuk mengenalkan sejarah permuseuman kepada masyarakat,” ujar Tri Indarti, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Klaten, Rabu (10/9/2025).

Tak hanya koleksi dari Klaten, pameran ini juga menghadirkan kekayaan budaya dari berbagai daerah. Di antaranya replika arca Buddha dari Rejoso, prasasti timah yang ditemukan di muara Sungai Musi dan Batanghari, serta koleksi lontar yang mengandung ilmu pengobatan tradisional berbahasa dan beraksara Bali.

Selain pameran statis, acara ini juga dimeriahkan oleh beragam kegiatan interaktif, seperti sarasehan tentang prasasti, workshop membatik aksara kuno, hingga pemutaran film dokumenter sejarah.

Menurut Tri, “Aksara gata itu maksudnya aksara kuno. Jadi kita sebenarnya punya kekayaan tulisan dari masa lampau. PAEI akan membantu pengunjung mengenal, mempelajari, bahkan mencoba menulis aksara kuno secara langsung.”

Pameran ini terbuka untuk umum dan gratis, dibuka setiap hari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Antusiasme pengunjung sejak hari pertama menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap sejarah dan kebudayaan lokal.

Tri juga menegaskan bahwa ini adalah kali pertama pameran aksara kuno digelar di Klaten. Ia berharap kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian acara serupa yang bisa digelar secara berkelanjutan.

“Kalau ke depan bisa diadakan lagi, tentu kita akan coba tampilkan koleksi-koleksi yang belum pernah dipamerkan di Klaten. Harapannya, pengetahuan masyarakat terhadap sejarah dan kebudayaan akan semakin luas,” pungkasnya.

Lebih dari sekadar pameran, Aksara Gata menjadi pintu gerbang untuk mengenal kembali jati diri bangsa melalui huruf-huruf tua yang nyaris terlupakan. Sebuah upaya penting dalam menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah masyarakat modern.**

Klaten Pameran “Aksara Gata
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber