Lewati ke konten
1 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031Merayakan Legasi Sang ‘Burung Merak’ WS Rendra, Lewat Konser “Reaktulisasi Mengolah Daya Hidup dan Daya Cipta” di SoloGenap 61 Tahun, Evy Soviar Rayakan Ulang Tahun Penuh Kehangatan Bersama Keluarga dan SahabatPerkuat Jejaring Pegiat Turots, Gelar Mubes
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Dana asing ke NGO disorot, BEM Nusantara: Rawan jadi alat kepentingan global
Event Kebangsaan News

Dana asing ke NGO disorot, BEM Nusantara: Rawan jadi alat kepentingan global

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama14 April 20262 menit baca📍 Jakarta
Dana asing ke NGO disorot, BEM Nusantara: Rawan jadi alat kepentingan global - Budayantara TV

Jakarta – Budayantara.tv Aliran dana asing ke organisasi non-pemerintah (NGO) menjadi sorotan dalam diskusi publik bertajuk “Dana Asing Mengalir ke NGO: Normal atau Agenda Global?” yang digelar di Universitas Trilogi, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Dalam forum tersebut, Koordinator Daerah BEM Nusantara (BEMNUS) DKI Jakarta, Rahmatul Fajri, menilai pendanaan asing terhadap NGO perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi membawa kepentingan global ke dalam ruang demokrasi nasional.

“NGO memang bagian penting dari demokrasi, tetapi potensi intervensi asing melalui skema pendanaan tidak boleh diabaikan,” ujar Fajri.

Menurut dia, NGO memiliki peran strategis dalam advokasi kebijakan, pengawasan terhadap pemerintah, serta pemberdayaan masyarakat. Namun, posisi tersebut juga dinilai rentan dimanfaatkan sebagai instrumen kepentingan donor internasional.

“Dalam konteks politik global, NGO bisa menjadi alat diplomasi non-negara. Ini yang harus diwaspadai,” katanya.

Fajri juga menyoroti potensi konflik antara agenda donor dengan kebutuhan masyarakat lokal. Ia menilai, tanpa pengawasan yang memadai, arah program NGO dapat bergeser dari kepentingan publik yang seharusnya menjadi prioritas utama.

“Ketika sumber dana berasal dari luar negeri, sangat mungkin ada agenda yang ikut masuk. Ini harus diuji secara terbuka,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana. Menurut dia, sejumlah NGO mengelola dana dalam jumlah besar, sehingga akuntabilitas menjadi keharusan.

“Dengan dana miliaran hingga puluhan miliar rupiah, transparansi bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban. Publik berhak mengetahui sumber dan penggunaannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, lemahnya transparansi berpotensi menimbulkan krisis kepercayaan publik serta memperkuat stigma bahwa NGO membawa kepentingan asing.

Fajri juga mendorong penguatan mekanisme pengawasan terhadap NGO, termasuk dengan melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari kontrol sosial.

“Mahasiswa harus hadir sebagai kekuatan kritis. Kita tidak anti-NGO, tetapi ingin memastikan NGO tetap independen dan berpihak pada rakyat,” ujarnya.

(Kelana peterso)

NGO Asing
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031 - Budayantara TV
News

Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031

31 Agustus 20262 menit baca

Jombang — Budayantara.tv Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren…

Merayakan Legasi Sang ‘Burung Merak’ WS Rendra, Lewat Konser “Reaktulisasi Mengolah Daya Hidup dan Daya Cipta” di Solo - Budayantara TV
News

Merayakan Legasi Sang ‘Burung Merak’ WS Rendra, Lewat Konser “Reaktulisasi Mengolah Daya Hidup dan Daya Cipta” di Solo

30 Agustus 20264 menit baca

Surakarta – Budayantara.tv Di Solo, para murid, sahabat, dan komunitas teater lokal segera menghidupkan kembali disiplin latihan sang…

Perkuat Jejaring Pegiat Turots, Gelar Mubes - Budayantara TV
News

Perkuat Jejaring Pegiat Turots, Gelar Mubes

29 Agustus 20262 menit baca

Jombang, – Budayantara.tv Sedikitnya 170 pegiat turots berkumpul di Pondok Al-Muhajirin 3 Bahrul Ulum Tambakberas, Sabtu (29/8). Mereka…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber