Festival Kampung Budaya Petukangan ke-5 dan Kampung Silat Beksi Meriah, BPK DKI Jakarta Apresiasi Peran Aktif Masyarakat

Jakarta, – Budayantara.tv Festival Kampung Budaya Petukangan ke-5 dan Kampung Silat Beksi berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) DKI Jakarta. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (20/6/2026) ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya akan semakin bermakna ketika tumbuh dari semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Hari Purwanto, S.Hum., Ketua Tim Teknis Objek Pemajuan Kebudayaan Balai Pelestarian Kebudayaan DKI Jakarta, yang menyampaikan penghargaan atas konsistensi masyarakat dan komunitas budaya dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya Betawi.
Festival yang telah memasuki penyelenggaraan ke-5 ini menampilkan beragam pertunjukan seni tradisi, termasuk atraksi Silat Beksi, salah satu warisan budaya khas Betawi yang sarat nilai sejarah dan filosofi. Tidak hanya itu, keterlibatan para pelaku UMKM turut menambah semarak acara dan menunjukkan bahwa budaya dapat menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurut Hari Purwanto, kehadiran seni tradisi dan partisipasi berbagai elemen masyarakat membuktikan bahwa budaya bukan sekadar warisan yang dikenang, melainkan kekuatan hidup yang terus berkembang dan relevan dengan kehidupan masa kini. Festival seperti ini juga menjadi ruang penting untuk mempererat kebersamaan, memperkuat identitas budaya Betawi, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kekayaan budaya Jakarta.
“Pelestarian budaya akan semakin kuat apabila dilakukan secara bersama-sama melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, pelaku seni, tokoh masyarakat, dan warga. Semangat inilah yang terlihat dalam Festival Kampung Budaya Petukangan dan Kampung Silat Beksi,” ujarnya.
BPK DKI Jakarta berharap semangat kolaborasi tersebut terus terjaga dan berkembang sehingga semakin banyak ruang budaya yang tumbuh, hidup, dan menginspirasi masyarakat. Upaya pemajuan kebudayaan diharapkan dapat terus berakar pada nilai-nilai luhur bangsa, berdaya guna bagi masyarakat, serta berkelanjutan untuk generasi mendatang.
Festival Kampung Budaya Petukangan ke-5 dan Kampung Silat Beksi menjadi momentum penting dalam menjaga eksistensi budaya Betawi di tengah perkembangan zaman. Dengan semangat kebersamaan, budaya Betawi diharapkan terus hidup dan menjadi bagian penting dari jati diri Jakarta serta Indonesia.
“Selamat dan sukses atas penyelenggaraan Festival Kampung Budaya Petukangan ke-5 dan Kampung Silat Beksi. Terus melangkah bersama untuk menjaga, merawat, dan menghidupkan budaya Betawi sebagai bagian penting dari jati diri Jakarta dan Indonesia.**


