Jakarta,- Budayantara.tv Lebaran 1 Syawal 1447 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi para pedagang di Pasar Gembrong. Pasar yang biasanya lengang bahkan kerap disebut “sepi bak kuburan”, mendadak dipadati pengunjung pada Kamis (26/3/2026).
Suasana berbeda langsung terasa sejak pagi hari. Lapak-lapak yang sebelumnya sunyi kini dipenuhi pembeli, terutama para orang tua yang mencari mainan untuk anak-anak mereka usai merayakan Lebaran.
Dikenal sebagai salah satu sentra mainan anak terbesar di Jakarta, Pasar Gembrong menawarkan beragam pilihan produk, mulai dari mainan edukatif hingga permainan populer dengan harga yang relatif terjangkau. Momentum libur panjang dimanfaatkan masyarakat untuk berbelanja, sekaligus mengajak keluarga berwisata belanja.
Para pedagang pun tak bisa menyembunyikan rasa bahagia mereka. Salah satu pedagang mengungkapkan bahwa omzetnya meningkat signifikan selama libur Lebaran.

“Alhamdulillah, dibanding hari biasa, omzet bisa naik sampai 35 persen. Kalau hari biasa sepi, kadang bahkan tidak ada pembeli sama sekali,” ujarnya.
Biasanya, pedagang hanya mampu meraup omzet sekitar Rp1–2 juta per hari. Namun selama momen Lebaran, angka tersebut meningkat cukup tajam seiring lonjakan jumlah pengunjung.
Kondisi ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha kecil di Pasar Gembrong yang sebelumnya terdampak lesunya daya beli masyarakat. Mereka berharap tren positif ini bisa terus berlanjut meski musim liburan telah usai.
Ramainya Pasar Gembrong di momen Lebaran juga menunjukkan bahwa tradisi berbagi kebahagiaan dengan anak-anak melalui mainan masih menjadi bagian penting dari perayaan hari raya di tengah masyarakat.**




