Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
IKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026Renee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk PalestinaIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat KemerdekaanMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Umat Muslim di Bali Utamakan Harmoni, Takbiran Dilakukan di Rumah Saat Nyepi
Artikel Budaya Kebangsaan

Umat Muslim di Bali Utamakan Harmoni, Takbiran Dilakukan di Rumah Saat Nyepi

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama18 Maret 20262 menit baca📍 Jakarta
Umat Muslim di Bali Utamakan Harmoni, Takbiran Dilakukan di Rumah Saat Nyepi - Budayantara TV

Jakarta – Budayantara.tv Ditengah keberagaman Indonesia, Bali kembali menunjukkan wajah terbaiknya: harmoni yang hidup, bukan sekadar slogan. Tahun ini, suasana takbiran umat Muslim bertepatan dengan Hari Raya Nyepi hari suci umat Hindu yang dijalankan dalam keheningan total. Dua perayaan besar dengan karakter berbeda, namun justru berpadu dalam keindahan toleransi.

Bagi seorang Muslim, esensi keimanan tidak hanya tercermin dari ibadah lahiriah, tetapi juga dari sikap batin yang menghadirkan kedamaian, rasa aman, dan ketenteraman bagi sesama. Nilai inilah yang tampak nyata dalam sikap umat Muslim di Bali.

Biasanya, malam takbiran dipenuhi gema takbir yang berkumandang di masjid, jalanan, hingga ruang-ruang publik. Suasana penuh suka cita menjadi penanda kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Namun di Bali, kemeriahan itu mengambil bentuk yang berbeda.

Ketika Nyepi tiba hari yang dijalani dengan sunyi, tanpa aktivitas, tanpa cahaya, dan tanpa suara umat Muslim memilih jalan kebijaksanaan. Takbiran tidak lagi dirayakan di jalanan, melainkan dilakukan secara sederhana dari rumah masing-masing.

Pilihan ini bukan bentuk pengurangan makna, melainkan justru pendalaman.

Di situlah kemenangan spiritual menemukan maknanya yang paling hakiki: kemampuan untuk menahan diri, mengendalikan ego, serta menghormati ruang sakral milik orang lain. Takbir tidak hanya menggema di udara, tetapi juga bergetar dalam hati yang tenang.

Keputusan ini menjadi simbol kuat bahwa keberagaman tidak harus melahirkan gesekan. Sebaliknya, ia bisa menjadi ruang perjumpaan nilai-nilai luhur tentang empati, penghormatan, dan kebersamaan.

Toleransi yang Hidup dalam Keseharian

Keindahan toleransi di Bali bukan hanya terlihat saat perayaan besar, tetapi juga dalam keseharian.

Saat Sholat Idul Fitri berlangsung, pecalang petugas keamanan adat Bali bersama warga setempat turut membantu menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar lokasi ibadah. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa perbedaan tidak menghalangi kebersamaan.

Selama bulan Ramadan pun, kehidupan berjalan dengan penuh saling pengertian. Tidak ada paksaan untuk menutup warung, tidak ada tekanan terhadap cara berpakaian, serta tidak ada konflik atas praktik ibadah yang berbeda.

Semua berjalan dalam harmoni yang alami.

Di Bali, toleransi bukan sekadar wacana yang diucapkan, melainkan nilai yang dihidupi. Ia tumbuh dari kesadaran bersama bahwa kedamaian adalah tanggung jawab semua pihak.

Menjaga Bali, Menjaga Indonesia

Apa yang terjadi di Bali adalah cerminan Indonesia yang diharapkan: masyarakat yang mampu merayakan perbedaan tanpa kehilangan jati diri, serta menjaga keseimbangan antara keyakinan dan kemanusiaan.

Di tengah dunia yang kerap diwarnai konflik karena perbedaan, Bali justru menghadirkan pelajaran sederhana namun mendalam bahwa harmoni bisa tercipta ketika setiap orang memilih untuk saling memahami.

Dan di sanalah, kemenangan sejati menemukan maknanya.

Penulis: Aminoto
Dewi Andarini – TKRM Pengging Pajang

Hari Nyepi 2026
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

IKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026 - Budayantara TV
Budaya News

IKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026

13 Agustus 20263 menit baca

Jakarta, — Budayantara.id Upaya memperkuat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi terus mendapat ruang melalui kolaborasi antara masyarakat, organisasi…

Renee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina - Budayantara TV
Budaya News

Renee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Semangat melestarikan budaya, memperkuat persaudaraan, sekaligus menumbuhkan kepedulian kemanusiaan akan mewarnai Budayantara Fest 2026, rangkaian perayaan…

MPSI Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat Adat Papua, Peserta PKBM Wasur Dibekali Advokasi Non Litigasi dan Bantuan Pangan - Budayantara TV
Budaya News

MPSI Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat Adat Papua, Peserta PKBM Wasur Dibekali Advokasi Non Litigasi dan Bantuan Pangan

26 Juli 20263 menit baca

Merauke – Budayantara.tv Yayasan Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) terus memperkuat komitmennya dalam membangun ketahanan sosial masyarakat adat…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. IKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 202613 Agustus 2026
  2. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  3. Renee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina13 Agustus 2026
  4. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  5. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Umat Muslim di Bali Utamakan Harmoni, Takbiran Dilakukan di Rumah Saat Nyepi - Budayantara TVIKB Jabodetabek Audiensi dengan Pemkot Jakarta Barat, Bahas Penguatan Budaya Betawi dan Budayantara Fest 2026
Umat Muslim di Bali Utamakan Harmoni, Takbiran Dilakukan di Rumah Saat Nyepi - Budayantara TVRenee Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina
Umat Muslim di Bali Utamakan Harmoni, Takbiran Dilakukan di Rumah Saat Nyepi - Budayantara TVIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan
Umat Muslim di Bali Utamakan Harmoni, Takbiran Dilakukan di Rumah Saat Nyepi - Budayantara TVMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
Umat Muslim di Bali Utamakan Harmoni, Takbiran Dilakukan di Rumah Saat Nyepi - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber