Lewati ke konten
28 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong PribadiKampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Dialog Estetika dan Budaya dalam Film Indonesia Ruang Silaturahmi Memperkuat Identitas Film Indonesia
Budaya Event News

Dialog Estetika dan Budaya dalam Film Indonesia Ruang Silaturahmi Memperkuat Identitas Film Indonesia

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama15 Desember 20253 menit baca📍 Jakarta
Dialog Estetika dan Budaya dalam Film Indonesia Ruang Silaturahmi Memperkuat Identitas Film Indonesia - Budayantara TV

Jakarta — Budayantara.tv Dialog Estetika dan Budaya dalam Film Indonesia berlangsung hangat di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Senin (15/12/2025).Kegiatan ini diprakarsai oleh Perkumpuan Tenaga Ahli Televisi dan Film Indonesia (PATFI) bersama Kinok Konik Film, serta mendapat dukungan dari Direktorat Film, Musik, dan Seni, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua PATFI, Adisurya Abdy, yang menegaskan bahwa budaya perlu dihidupkan dan dijalankan, tidak sekadar menjadi identitas. Menurutnya, karya seni khususnya film merupakan wujud nyata dari kekayaan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.

“Pertemuan ini kami harapkan menjadi awal ruang dialog yang berkelanjutan. Dilakukan secara santai, berkala, dan dengan tema yang beragam. Di sini tidak ada relasi guru dan murid, semua setara sebagai pemikir yang berbagi gagasan, pengalaman, dan pemahaman untuk dibahas secara terbuka,” ujar Adisurya Abdy

Gagasan tentang pentingnya ruang diskusi yang cair dan organik juga disampaikan Ivan Bandito. Ia menekankan bahwa forum seperti ini menjadi tempat bertemunya berbagai latar belakang akademisi, praktisi, produser, pengajar, hingga pecinta film tanpa sekat formal dan tekanan struktural.

“Dunia film tidak hanya milik mereka yang lahir dari pendidikan akademis. Ia tumbuh dari pengalaman, diskusi, dan keberanian mencari jalan sendiri. Film adalah karya estetika, tetapi juga bagian dari budaya populer dan realitas bisnis,” ungkapnya.

Sementara itu, Satrio Pamungkas membagikan pengalaman pribadinya yang panjang di dunia produksi, pendidikan, dan refleksi intelektual. Ia menyoroti bagaimana sastra, filsafat, dan budaya membuka cara pandang baru dalam memahami film. Menurutnya, kesadaran akan aspek bisnis tidak boleh menghilangkan nilai seni, justru harus menjadi penopang agar karya dapat bertahan dan bersaing.

Diskusi ini menjadi ruang tumbuh yang alami bagi para seniman tempat bertukar gagasan, bercampur, dan berkembang. Di ruang seperti inilah romantika seni hidup, di mana film yang sukses maupun yang gagal tetap memiliki nilai untuk dipelajari dan diapresiasi sebagai bagian dari proses kebudayaan.

Gufri, perwakilan dari Direktorat Film Musik Kementerian Kebudayaan menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya memajukan kebudayaan nasional melalui perfilman. Film dipandang memiliki peran strategis dalam menguatkan tiga unsur penting budaya Indonesia: film, musik, dan seni, yang saling terkait dan tidak terpisahkan.

Dialog kali ini secara khusus membahas estetika dan budaya di Indonesia. Kementerian Kebudayaan menegaskan bahwa film bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga media edukasi, refleksi sosial, dan pengenalan budaya kepada masyarakat luas.

Berbagai film Indonesia dinilai berhasil menghadirkan kekuatan budaya secara bermakna. Laskar Pelangi, misalnya, tidak hanya menyuguhkan kisah inspiratif, tetapi juga memperkenalkan Pulau Belitung hingga dikenal sebagai destinasi wisata. Film seperti Tanda Tanya dan Hari Ini, Esok, dan Selamanya turut menampilkan keberagaman geografis dan budaya Indonesia serta menegaskan nilai toleransi antaragama, bahasa, dan budaya.

Melalui film, publik diajak melihat Indonesia secara lebih utuh: beragam, kaya, dan harmonis. Estetika budaya yang hadir dalam karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa perfilman memiliki peran penting dalam merawat, menyebarkan, dan menghidupkan nilai-nilai kebudayaan Indonesia.(Djo)

Diskusi Film PATFI
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi - Budayantara TV
Budaya News

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi

28 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 22 Juni 2027, geliat menyambut momentum bersejarah itu mulai…

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber