Lewati ke konten
28 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong PribadiKampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/DIBALIK LANGIT GAZA
News

DIBALIK LANGIT GAZA

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama15 Desember 20252 menit baca📍 Meimura Jakarta
DIBALIK LANGIT GAZA - Budayantara TV

Perang Tanpa Bolo

Oleh: Meimura

Jakarta – Budayantara.tv “Gaza” adalah kata yang membuat akal jungkir balik dan kewarasan terkelupas di tengah kontemplasi. Dunia telah membacanya berkali-kali: darah yang mengering di aspal, nyawa melayang tanpa nama, anak-anak menjelma sasaran, dan mesin perang bekerja tanpa jam lembur. Semua itu—secara teknis—masuk akal. Namun ketika ditimbang di hadapan nurani, akal itu mendadak gagap.

Di sudut panggung wacana, Adipatilawe—penulis sekaligus sutradara—mengajukan tawaran yang terdengar ganjil di telinga modern: melawan tanpa senjata. Ia meminjam kacamata filsafat Jawa: perang tanpa bolo, menang tanpa ngasorake. Bukan pasifisme yang loyo atau kepasrahan yang memutihkan kekerasan, melainkan perlawanan yang menolak logika adu daya. Sebuah strategi etis yang menggugat asumsi dasar perang: bahwa kemenangan mesti lahir dari kehancuran pihak lain.

Dalam dramaturgi gagasan ini, iman dan takwa diposisikan bukan sebagai jargon spiritual yang mengawang, melainkan sebagai modal kultural—energi simbolik yang bekerja di ranah makna, solidaritas, dan legitimasi moral. Ia bergerak senyap, namun menghimpun daya: membentuk keberpihakan publik, memelihara martabat korban, dan menahan spiral balas dendam. Pertanyaannya sederhana tapi menusuk: adakah yang lebih perkasa dari keyakinan yang mampu menahan hasrat membalas?

Usulan ini terasa jenaka sekaligus getir. Di dunia yang memuja mesin, data, dan kecepatan, Adipatilawe justru mengusulkan nurani sebagai instrumen. Ia sadar, nurani tak menghentikan peluru secara instan. Tetapi nurani menggerogoti legitimasi peluru—mengeringkan sumber moral yang membuat kekerasan tampak sah.

Sebagai orang Jawa (dan karenanya, barangkali, terlalu akrab dengan ironi), Adipatilawe tidak menjual solusi instan. Ia menawarkan cara pandang: menggeser medan tempur dari peluru ke perenungan, dari kekuatan ke kebijaksanaan. Dari kemenangan yang diukur oleh wilayah dan statistik, menuju kemenangan yang diukur oleh kemanusia

Dibalik Langit Gaza
📍 Meimura Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi - Budayantara TV
Budaya News

Lima Buku untuk Lima Abad Jakarta, Ketika Literasi Betawi Berjuang dari Kantong Pribadi

28 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 22 Juni 2027, geliat menyambut momentum bersejarah itu mulai…

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber