Rombongan Lesbumi PWNU Jakarta Ziarah ke Makam Gus Dur Jelang Muktamar Kebudayaan Indonesia 2026

Jombang, – Budayantara.tv Menjelang pelaksanaan Muktamar Kebudayaan Indonesia yang diselenggarakan oleh Lesbumi NU pada 12–14 Juni 2026 di Jombang, Jawa Timur, rombongan Lesbumi PWNU Jakarta yang dipimpin oleh H. Ahmad Yusuf menyempatkan diri melakukan ziarah ke makam KH. Abdurrahman Wahid di Kompleks Makam Masyayikh Pondok Pesantren Tebuireng, Jumat (12/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, rombongan didampingi oleh tim Budayantara Media serta tim Pondok Budaya Rorotan. Ziarah dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada sosok Gus Dur yang dikenal luas sebagai tokoh bangsa, ulama, budayawan, sekaligus Presiden ke-4 Republik Indonesia yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan demokrasi.

Makam Gus Dur berada di kompleks makam para masyayikh Tebuireng, tepatnya di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Di kawasan tersebut juga dimakamkan dua pahlawan nasional, yakni pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Hasyim Asy’ari yang merupakan kakek Gus Dur, serta KH. Wahid Hasyim, ayah Gus Dur. Selain itu, adik Gus Dur, KH. Salahuddin Wahid, yang pernah menjadi Pengasuh PP Tebuireng, juga dimakamkan di kompleks yang sama.
Dalam kesempatan tersebut, H. Ahmad Yusuf menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar tradisi, melainkan upaya untuk meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan Gus Dur kepada bangsa Indonesia.

“Kita harus meneladani nilai-nilai yang diajarkan Gus Dur, yaitu kesederhanaan, kemanusiaan, serta kepedulian terhadap demokrasi. Karena kita berada dalam Jam’iyah Nahdlatul Ulama, nilai-nilai tersebut harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar H. Ahmad Yusuf.
Menurutnya, semangat kebudayaan yang diusung dalam Muktamar Kebudayaan Indonesia sejalan dengan pemikiran Gus Dur yang memandang kebudayaan sebagai jembatan persatuan dan sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Ziarah ini menjadi momentum refleksi bagi para peserta dan pegiat budaya NU untuk memperkuat komitmen dalam merawat tradisi, menjaga keberagaman, serta mengembangkan kebudayaan yang berakar pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah dan keindonesiaan.
Melalui kegiatan tersebut, rombongan Lesbumi PWNU Jakarta berharap semangat perjuangan Gus Dur terus menginspirasi generasi muda dan para pegiat budaya dalam membangun Indonesia yang damai, berkeadilan, dan menghargai keberagaman. (Djo)





