Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Tiga Tahun Harga Gula tidak Berubah, GPP Jatim Desak Bapanas Naikkan Harga Dasar Gula Produsen
News

Tiga Tahun Harga Gula tidak Berubah, GPP Jatim Desak Bapanas Naikkan Harga Dasar Gula Produsen

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama11 Juni 20262 menit baca
Tiga Tahun Harga Gula tidak Berubah, GPP Jatim Desak Bapanas Naikkan Harga Dasar Gula Produsen - Budayantara TV

Jakarta,- Budayantara.tv Gabungan Perusahaan Perkebunan (GPP) Jatim mendesak Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia untul menaikkan harga dasar pembelian gula di tingkat produsen menjadi minimal Rp15.500 per kilogram.

Langkah ini diambil merespons Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Tahun 2026 tentang Perubahan Acuan Pembelian di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen.

Dalam lampiran keputusan tersebut, harga acuan pembelian gula konsumsi (dalam kemasan karung 50 kg) di tingkat produsen masih dipatok di angka Rp14.500 per kilogram.

Tiga Tahun Tetap Rp 14.500
Ditemui media, Ketua Umum GPP Jawa Timur, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si, mengungkapkan bahwa harga dasar sebesar Rp14.500/kg tersebut sudah berlaku sejak tahun 2024, 2025, hingga 2026 sekarang.

“Sudah tiga tahun berturut-turut belum ada kenaikan. Harga dasar gula ini sudah tidak lagi layak bagi petani yang selama ini menjadi garda depan dalam mendukung program swasembada gula nasional,” tulis KH Zakki dalam surat resminya tertanggal 10 Juni 2026.

6 Faktor Utama Pemicu Kerugian Petani
GPP Jatim membeberkan enam faktor krusial yang membuat harga acuan saat ini dinilai mencekik keberlangsungan usaha tani tebu, antara lain:

  1. Biaya Sewa Lahan: Harga sewa lahan yang terus melonjak setiap tahunnya.
  2. Kenaikan UMK: Upah tenaga kerja yang konsisten mengalami kenaikan sekitar 5% hingga 10% setiap tahun.
  3. Biaya Saprodi: Harga sarana produksi padi/tani, utamanya pupuk non-subsidi, mengalami lonjakan yang sangat tinggi.
  4. Tarif Angkutan: Biaya logistik pengiriman tebu menuju pabrik gula terus merangkak naik tiap tahun.
  5. Rendemen Stagnan: Angka rendemen tebu yang tidak beranjak dari kisaran 6% hingga 6,5%.
  6. Sistem Pembelian: Perlunya evaluasi menyeluruh terhadap tata niaga pembelian tebu model Sistem Bagi Hasil (SBH)

Urgensi Penyelamatan Swasembada Gula Nasional
Melalui tuntutan ini, menurut KH Zakki, Gabungan Perusahaan Perkebunan dan Petani Tebu Jawa Timur menegaskan bahwa penyesuaian harga sangat krusial demi menjaga gairah produksi gula domestik dan kesejahteraan para petani di daerah.

Surat permohonan yang ditandatangani langsung oleh Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si yang juga sebagai Wakil Ketua Umum Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Provinsi Jawa Timur ini juga telah ditembuskan kepada sejumlah pemangku kebijakan strategis, meliputi Menteri Pertanian Republik Indonesia, Gubernur Jawa Timur, Kadin Jawa Timur, serta Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) agar aspirasi ini segera mendapat pengawalan ketat.(bud)

Gabungan Perusahaan Perkebunan (GPP) Jatim
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber