Tiga Tahun Harga Gula tidak Berubah, GPP Jatim Desak Bapanas Naikkan Harga Dasar Gula Produsen

Tiga Tahun Harga Gula tidak Berubah, GPP Jatim Desak Bapanas Naikkan Harga Dasar Gula Produsen

Jakarta,- Budayantara.tv Gabungan Perusahaan Perkebunan (GPP) Jatim mendesak Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia untul menaikkan harga dasar pembelian gula di tingkat produsen menjadi minimal Rp15.500 per kilogram.

Langkah ini diambil merespons Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Tahun 2026 tentang Perubahan Acuan Pembelian di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen.

Dalam lampiran keputusan tersebut, harga acuan pembelian gula konsumsi (dalam kemasan karung 50 kg) di tingkat produsen masih dipatok di angka Rp14.500 per kilogram.

Tiga Tahun Tetap Rp 14.500
Ditemui media, Ketua Umum GPP Jawa Timur, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si, mengungkapkan bahwa harga dasar sebesar Rp14.500/kg tersebut sudah berlaku sejak tahun 2024, 2025, hingga 2026 sekarang.

“Sudah tiga tahun berturut-turut belum ada kenaikan. Harga dasar gula ini sudah tidak lagi layak bagi petani yang selama ini menjadi garda depan dalam mendukung program swasembada gula nasional,” tulis KH Zakki dalam surat resminya tertanggal 10 Juni 2026.

6 Faktor Utama Pemicu Kerugian Petani
GPP Jatim membeberkan enam faktor krusial yang membuat harga acuan saat ini dinilai mencekik keberlangsungan usaha tani tebu, antara lain:

  1. Biaya Sewa Lahan: Harga sewa lahan yang terus melonjak setiap tahunnya.
  2. Kenaikan UMK: Upah tenaga kerja yang konsisten mengalami kenaikan sekitar 5% hingga 10% setiap tahun.
  3. Biaya Saprodi: Harga sarana produksi padi/tani, utamanya pupuk non-subsidi, mengalami lonjakan yang sangat tinggi.
  4. Tarif Angkutan: Biaya logistik pengiriman tebu menuju pabrik gula terus merangkak naik tiap tahun.
  5. Rendemen Stagnan: Angka rendemen tebu yang tidak beranjak dari kisaran 6% hingga 6,5%.
  6. Sistem Pembelian: Perlunya evaluasi menyeluruh terhadap tata niaga pembelian tebu model Sistem Bagi Hasil (SBH)

Urgensi Penyelamatan Swasembada Gula Nasional
Melalui tuntutan ini, menurut KH Zakki, Gabungan Perusahaan Perkebunan dan Petani Tebu Jawa Timur menegaskan bahwa penyesuaian harga sangat krusial demi menjaga gairah produksi gula domestik dan kesejahteraan para petani di daerah.

Surat permohonan yang ditandatangani langsung oleh Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si yang juga sebagai Wakil Ketua Umum Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Provinsi Jawa Timur ini juga telah ditembuskan kepada sejumlah pemangku kebijakan strategis, meliputi Menteri Pertanian Republik Indonesia, Gubernur Jawa Timur, Kadin Jawa Timur, serta Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) agar aspirasi ini segera mendapat pengawalan ketat.(bud)

About Author

Budayantara TV

Budayantara TV adalah platform media digital yang berdedikasi untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia. Kami hadir sebagai jembatan antara nilai-nilai luhur budaya tradisional dengan dinamika kehidupan modern.🎭 Visi Kami: Menjadi etalase budaya Indonesia yang terpercaya, menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan warisan budaya bangsa.📰 Fokus Liputan: • Seni & Budaya Nusantara • Event & Festival Budaya • Kuliner Tradisional Indonesia • Tokoh & Maestro Budaya • Pelestarian Warisan Leluhur • Inovasi Budaya Kontemporer✨ Komitmen Kami: Menyajikan konten berkualitas, informatif, dan inspiratif tentang kekayaan budaya Indonesia untuk audiens lokal dan global.📧 Kontak: Email: admin@budayantara.tv Website: https://budayantara.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *