Home / News / Meski Hujan Gerimis, PROGRAM JUMAT BERKAH WARTAWAN Tetap Jalan Menemui Penerima Manfaat

Meski Hujan Gerimis, PROGRAM JUMAT BERKAH WARTAWAN Tetap Jalan Menemui Penerima Manfaat

Bekasi – Budayantara.tv Meski ditengah-tengah guyuran hujan gerimis yang tidak ada henti-hentinya, ternyata tak bikin kendor Tim Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) untuk berbagi 100 boks nasi/4 dus air mineral botol di pekan ke-55 (Jumat 19 Desember) pada pelaksanaan tahun kedua (2025-2026).

Seperti biasanya, Tim PJBW harus keliling wilayah, yakni untuk menemui langsung para penerima manfaat. Pada pekan ke-55 kali ini, harus menelusuri wilayah mulai dari Kabupaten Bekasi hingga Kota Bekasi. Sepanjang 4 jam lamanya, mulai pukul 10.00 WIB dan baru berakhir tepat pukul 14.00 WIB.

Berkat keterlibatan Wulandari, senior wartawan media AKSIKATA yang juga donatur tetap, Tim PJBW bisa berbagi ke wilayah Perumahan Mutiara Gading Timur, Kota Bekasi. Sebanyak 50-an boks nasi/air mineral, akhirnya bisa didistribusikan ke para penerima manfaat yang tepat sasaran.

Kali pertama, Tim PJBW ketemu dengan pedagang kembang di sekitar kompleks. Mereka nampak tengah sibuk melayani pembeli, namun tak menolak saat ingin diberi nasi boks/air mineral. Zulkifli pun mengumpulkan rekan-rekannya untuk foto bersama, yakni untuk kepentingan laporan secara transparan kepada para donatur.

Berbeda manakala mengunjungi puluhan para penerima manfaat lain di perumahan yang sama. Tim PJBW sempat diserbu dan mereka saling berebutan. Beruntung, setelah diberi pengarahan bahwa semua bakal kebagian, warga menurut dan kembali tertib.

“Iya, awalnya kami sempat kewalahan juga. Namun setelah diberi pemahaman, mereka akhirnya mau mengikuti agar mendapatkan nasi boks dan air mineral secara tertib,” ujar Wulandari yang didampingi Penanggungjawab PJBW, Agus Santosa.

Tak hanya kalangan ibu-ibu dan bapak-bapak. Tidak sedikit remaja dan anak-anak, ikut berdatangan untuk mendapatkan distribusi nasi boks dan air mineral. Mereka akhirnya tahu bahwa pihak yang berbagai adalah dari kalangan wartawan lintas se-Jabodetabek.

Sebelumnya, Tim PJBW melewati daerah Jatimulya – Kalimalang, masih di Kota Bekasi. Ketemu Bang Nanang (pedagang kelapa ijo). Lalu, Ibu Rusmini (peminta sumbangan yayasan), Bang Anto (karyawan pom bensin), Pak Rinto (sopir GRAB) yang tengah mengisi bahan bakar – mereka dengan senang hati diberi nasi boks/air mineral.

Bang Sartono dan Bang Munif (keduanya pemulung), ikut disasar Tim PJBW di pekan ke-55. Begitupun Ibu Daryati dan putrinya, Ulfa yang dengan senang hati menerima pemberian nasi boks/air mineral. Termasuk Pak Sartoko (kaum rentan) yang sengaja mendatangi agar mendapatkan makanan dan minuman dari program berbagi Jumat Berkah Wartawan.

Jelang pelaksanaan sholat Jumat, Tim PJBW harus rehat. Setelah itu kembali keliling dengan melewati Jalan Raya Khairil Anwar, Kota Bekasi dan bertemu Pak Umar (pemulung yang sudah sepuh). Tanpa menunggu waktu lama, langsung menyantap nasi boks.

Dari situ Tim PJBW menuju kawasan Sumarecon. Di sana bertemu para tukang kebon alias perawat tanaman. Mereka juga tak menolak saat ditawari nasi boks Jumat Berkah Wartawan. Dan, secara kebetulan memang belum makan siang.

Pak Sardi, Ibu Asih, Pak Santo, Hendra dan Toto serta Pak Nawawi, juga mengaku dengan senang hati dan tak menolak, karena harus menerima nasi boks/air mineral. Mereka bilang sudah beberapa kali ketemu Tim PJBW saat rehat kerja.

Saat melintas Perumahan Taman Kebalen, Kabupatan Bekasi, ketemu Ibu Asri dan Pak Tono, juga bersama puluhan penerima manfaat lain di Perumahan Taman Kebalen, Kabupaten Bekasi. Lalu, mendatangi Bang Mamat dan kawan-kawan sebagai pekerja lepas atau penggali kubur di TPU BOS, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Sebagai penutup, Tim PJBW mendatangi Bang Ade (Jawara/Mandor di Babelan) yang tengah duduk santai bersama puluhan tukang ojek pangkalan di Pintu Gerbang Timur Perumahan Villa Gading Harapan (VGH) Kebalen, Babelan, Bekasi. (***)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *