Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Komisi Geopolitik Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU 2026 Bahas Jihad Peradaban dan Penguatan Tradisi Keilmuan
Budaya Event News

Komisi Geopolitik Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU 2026 Bahas Jihad Peradaban dan Penguatan Tradisi Keilmuan

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama13 Juni 20262 menit baca
Komisi Geopolitik Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU 2026 Bahas Jihad Peradaban dan Penguatan Tradisi Keilmuan - Budayantara TV

Jombang, – Budayantara.tv Semangat menggali kembali akar peradaban dan tradisi intelektual Nahdlatul Ulama mewarnai jalannya Rapat Komisi Geopolitik Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU 2026 yang berlangsung di Gedung Ir. Joko Widodo Lantai 3, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha), Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (13/6/2026).

Forum yang menjadi bagian penting dari rangkaian Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU 2026 ini menghadirkan sejumlah narasumber dan pemikir yang kompeten di bidang geopolitik, kebudayaan, serta keislaman. Diskusi berlangsung dinamis dengan menyoroti posisi Nahdlatul Ulama dalam menjawab tantangan global melalui penguatan tradisi ilmu pengetahuan dan kebudayaan.

Salah satu narasumber, , menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam dengan basis pengikut yang sangat besar memiliki tanggung jawab strategis dalam merumuskan arah peradaban masa depan.

“Nahdlatul Ulama memiliki modal sosial, kultural, dan intelektual yang sangat kuat. Karena itu, NU harus mengambil peran penting dalam merumuskan konsep Jihad Peradaban, yaitu ikhtiar membangun peradaban yang berakar pada ilmu pengetahuan, nilai-nilai kemanusiaan, dan kebudayaan,” ujar Najib Azca dalam pemaparannya.

Menurutnya, pesantren harus menjadi pusat pengembangan ilmu dan peradaban yang mampu melahirkan generasi unggul untuk menghadapi tantangan zaman.

“Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga harus menjadi pusat ilmu pengetahuan. Di sinilah pentingnya Jihad Ilmu Pengetahuan, yaitu membangun tradisi berpikir, riset, dan inovasi sebagai bagian dari perjuangan peradaban,” tambahnya.

Mengusung tema “Kembali ke Akar”, Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU 2026 mengajak seluruh elemen Nahdliyin untuk kembali menelusuri fondasi keilmuan, kebudayaan, dan tradisi politik kebangsaan yang telah diwariskan para ulama pendiri NU.

Tema tersebut dinilai relevan di tengah berbagai tantangan global yang menuntut penguatan identitas, kemandirian intelektual, dan ketahanan budaya bangsa. Dengan kembali pada akar nilai dan tradisi keilmuan, Lesbumi NU diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai penjaga sekaligus penggerak kebudayaan Nusantara.

Rapat Komisi Geopolitik juga menjadi ruang perumusan gagasan strategis yang nantinya akan menjadi bagian dari rekomendasi Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU 2026. Berbagai pemikiran yang berkembang dalam forum ini diharapkan dapat memperkokoh posisi Lesbumi sebagai laboratorium kebudayaan Nahdlatul Ulama yang responsif terhadap perkembangan geopolitik dunia tanpa kehilangan jati diri keindonesiaan.

Melalui forum ini, para peserta menegaskan bahwa penguatan ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan nilai-nilai kebangsaan merupakan fondasi penting dalam membangun peradaban Indonesia yang berakar kuat pada tradisi, namun tetap mampu menjawab tantangan masa depan.

(Toer)

Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber