Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Ketika Budaya Tak Lagi Berdiri Sendiri: Sinergi Lintas Sektor Menjadi Nafas Baru Ekosistem Kebudayaan
Budaya News

Ketika Budaya Tak Lagi Berdiri Sendiri: Sinergi Lintas Sektor Menjadi Nafas Baru Ekosistem Kebudayaan

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama11 Maret 20262 menit baca
Ketika Budaya Tak Lagi Berdiri Sendiri: Sinergi Lintas Sektor Menjadi Nafas Baru Ekosistem Kebudayaan - Budayantara TV

Jakarta,- Budayantara.tv Di tengah derasnya arus digitalisasi, inovasi, dan perubahan sosial, kebudayaan tidak lagi dapat berjalan sendiri. Kesadaran inilah yang tampak dalam langkah strategis yang diambil oleh Kementerian Kebudayaan melalui penandatanganan sejumlah naskah kerja sama lintas sektor. Alih-alih sekadar seremoni administratif, langkah ini menjadi sinyal bahwa masa depan kebudayaan Indonesia akan dibangun melalui kolaborasi yang lebih luas.

Mengusung tema “Sinergi Lintas Sektor: Membangun Ekosistem Kebudayaan yang Maju, Berintegritas, dan Bermartabat”, kerja sama ini mempertemukan berbagai institusi yang sebelumnya bergerak di bidang berbeda namun memiliki irisan kepentingan dalam penguatan budaya nasional.

Sejumlah mitra strategis yang terlibat antara lain Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Kehutanan, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Jika biasanya kebudayaan identik dengan seni, tradisi, atau warisan masa lalu, kerja sama ini memperlihatkan sudut pandang berbeda: budaya kini ditempatkan sebagai ekosistem yang menyentuh teknologi, lingkungan, riset, hingga ekonomi kreatif. Kolaborasi dengan sektor komunikasi dan digital, misalnya, membuka peluang lebih luas bagi digitalisasi arsip budaya serta promosi budaya Indonesia di ruang digital. Sementara sinergi dengan sektor kehutanan menegaskan hubungan erat antara budaya lokal dengan ruang hidup dan lanskap alam.

Tak kalah penting, keterlibatan sektor ekonomi kreatif menunjukkan bahwa budaya bukan sekadar identitas, tetapi juga sumber nilai ekonomi yang mampu mendorong pertumbuhan industri kreatif nasional.

Penandatanganan ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan di lingkungan Kementerian Kebudayaan, termasuk Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo serta Sekretaris Jenderal Bambang Wibawarta. Hadir pula para pejabat eselon dan staf ahli yang berperan dalam penguatan kebijakan kebudayaan nasional.Selasa (10/3/2026).

Lebih dari sekadar kerja sama formal, momentum ini mencerminkan perubahan paradigma dalam pengelolaan budaya di Indonesia. Budaya tidak lagi ditempatkan sebagai sektor pelengkap pembangunan, melainkan sebagai fondasi yang beririsan dengan teknologi, ilmu pengetahuan, ekonomi, hingga diplomasi.

Dengan pendekatan lintas sektor ini, harapannya kebudayaan Indonesia tidak hanya terjaga, tetapi juga berkembang relevan dengan zaman menjadi ekosistem yang hidup, adaptif, dan bermartabat di tengah perubahan global.

Fadli Zon Menbud
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber