Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
PENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-MemoriamSelamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Ilusi Penting di Era Media Sosial
Artikel Film

Ilusi Penting di Era Media Sosial

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama26 April 20262 menit baca📍 Jakarta
Ilusi Penting di Era Media Sosial - Budayantara TV

Oleh: Adisurya Abdy (Ketum Perkumpulan Tenaga Ahli Televisi dan Film Indonesia, PATFI )

Jakarta — Budayantara.tv Di tengah derasnya arus informasi digital, muncul sebuah ironi yang kian terasa nyata: rasa penting sering kali hadir lebih dulu dibandingkan bukti nyata. Jika dahulu pengakuan lahir dari karya dan proses panjang, kini media sosial menyediakan panggung instan tanpa kurasi. Siapa pun bisa tampil, berbicara, bahkan membangun citra tanpa harus terlebih dahulu menunjukkan apa yang benar-benar telah dihasilkan.

Fenomena ini bukan semata persoalan narsisme, melainkan bentuk kompensasi yang halus. Ketika pengakuan belum datang dari dunia nyata karena karya belum teruji, belum hadir, atau belum relevan sebagian orang memilih jalur alternatif: membangun persepsi. Narasi dikemas seolah otoritatif, visual dipenuhi simbol prestise, dan interaksi dirancang agar tampak seperti pusat perhatian. Yang diperdagangkan bukan substansi, melainkan impresi.

Namun publik hari ini tidak sepenuhnya mudah diyakinkan. Mereka mungkin tidak langsung mengoreksi, tetapi diam-diam mengamati dan menilai. Ada jarak yang kerap terlihat antara apa yang ditampilkan dan apa yang benar-benar bisa diverifikasi. Ketika jarak itu melebar, kepercayaan pun perlahan terkikis. Panggung yang semula tampak megah berubah menjadi ruang gema ramai, tetapi kosong makna.

Lebih dari itu, pola ini menyimpan risiko yang lebih dalam bagi pelakunya sendiri. Terlalu lama hidup dalam konstruksi citra dapat mengikis dorongan untuk benar-benar berkarya. Energi habis untuk menjaga kesan, bukan membangun isi. Padahal, hukum yang berlaku di dunia nyata tidak pernah berubah: reputasi yang bertahan selalu bertumpu pada sesuatu yang konkret.

Pada akhirnya, menjadi penting bukanlah hasil dari klaim, melainkan konsekuensi dari kontribusi. Pengakuan tidak lahir dari algoritma semata, tetapi dari proses panjang yang sering kali sunyi dan tidak instan. Media sosial memang mampu memperluas gema, tetapi tidak pernah bisa menggantikan sumber bunyinya.

Di titik itulah garis batas menjadi jelas: apakah kita sedang membangun karya yang bermakna, atau sekadar merawat ilusi tentang diri sendiri.

Adisurya Abdy PATFI
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

PENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan - Budayantara TV
Artikel

PENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan

27 September 20263 menit baca

​Oleh: M.Guntur Alting Dewan Pembina DPW SWI DKI Jakarta Jakarta – Budayantara.tv SAAT mendengar berita sel mewah di…

In-Memoriam - Budayantara TV
Artikel

In-Memoriam

26 September 20262 menit baca

​GURUH DAN SWARA YANG TAK PERNAH PADAM ​Oleh: M. Guntur Alting/Dewan Pembina DPW SWI JAYA – DKI Jakarta…

​SIAPA YANG GOBLOK ? - Budayantara TV
Artikel

​SIAPA YANG GOBLOK ?

24 September 20264 menit baca

Oleh: M.Guntur AltingDewan Pembina DPW SWI JAYA DKI Jakarta​Jakarta – Budayantara.tv ​PERTANYAAN itu tiba-tiba saja menyeruak ke ruang…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber