Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Hari Kedua “Jejak Naskah Kuno Jakarta”: Mengungkap Warisan Skriptorium Pecenongan di Perpustakaan Jakarta
Event News

Hari Kedua “Jejak Naskah Kuno Jakarta”: Mengungkap Warisan Skriptorium Pecenongan di Perpustakaan Jakarta

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama27 November 20252 menit baca
Hari Kedua “Jejak Naskah Kuno Jakarta”: Mengungkap Warisan Skriptorium Pecenongan di Perpustakaan Jakarta - Budayantara TV

Jakarta, — Budayantara.tv Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Pendataan dan Diskusi Konsultatif Naskah Kuno di DKI Jakarta dengan tajuk “Kitab Al Fatawi & Pusparagam Naskah Warisan Skriptorium Pecenongan”. Memasuki hari kedua, diskusi berlangsung di Perpustakaan Jakarta, Cikini, dan menghadirkan antusiasme tinggi dari kalangan akademisi, peneliti, hingga masyarakat adat Betawi.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari Perpusnas RI, Brint, Manasa, Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam Bandung (Unisba), serta didukung oleh filolog dari UIN, para mahasiswa, dan Lembaga Pemangku Adat Jayakarta. Seluruh pihak berkumpul untuk menelusuri salah satu naskah paling bersejarah dalam perkembangan kebudayaan Betawi, yakni Naskah Pecenongan.

Menguak Naskah Pecenongan: Jejak Hikayat Betawi Tahun 1830

Dalam diskusi, para ahli memaparkan bahwa Naskah Pecenongan dituliskan pada sekitar tahun 1830 dan memuat beragam hikayat yang ditulis oleh orang Betawi pada masa itu. Naskah tersebut masih tersimpan baik oleh pewarisnya, Fadil, yang menjadi penerus keluarga pemilik naskah tersebut.

Perwakilan Perpusnas RI menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pelestarian naskah kuno. “Setiap naskah yang disimpan masyarakat dapat dan berhak didaftarkan ke Perpusnas, sesuai dengan undang-undang. Kami siap mendampingi proses tersebut,” jelas perwakilan Perpusnas. Dukungan penyiaran dan dokumentasi turut akan diperkuat oleh Brint, sementara Manasa menambahkan bahwa naskah-naskah seperti ini akan dipertimbangkan untuk masuk dalam pengembangan literasi dan kurikulum di masa mendatang.

Cikal Bakal Kebetawian dalam Manuskrip

Diskusi berlanjut dengan pemaparan dari pihak Brint, yang membahas tema kebetawian dari sisi kebudayaan dan keagamaan. Naskah Pecenongan dinilai memiliki nilai historis yang sangat penting sebagai jati diri masyarakat Betawi, karena memuat kisah, identitas, dan tradisi masyarakat Betawi lama.

Puncak sesi diskusi diwarnai penjelasan mendalam dari RB Abi Munawir Al Madani Mertakusuma, atau yang dikenal sebagai Pangeran Abi, penerus trah Kepangeranan Jayakarta. Beliau menyampaikan bahwa Naskah Pecenongan merupakan bagian penting dari rangkaian naskah yang mengisahkan cikal bakal orang Betawi.

“Naskah Pecenongan adalah terusan dari perjalanan kebudayaan Betawi. Di dalamnya, termasuk manuskrip Al Fatawi, tercatat sejarah dan identitas orang asli Betawi,” ujar Pangeran Abi.

Pelestarian Naskah sebagai Upaya Menjaga Identitas

Kegiatan hari kedua ini tidak hanya menjadi ajang diskusi ilmiah, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menjaga dan menghidupkan kembali khazanah naskah kuno Betawi. Dispusip DKI Jakarta berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam pemetaan naskah kuno Betawi agar dapat diteliti, didokumentasikan, dan dikenal lebih luas oleh generasi mendatang.

Kegiatan “Jejak Naskah Kuno Jakarta” akan terus berlanjut sebagai bagian dari misi pelestarian sejarah literasi dan budaya Betawi, sekaligus memperkuat literasi kearifan lokal Jakarta.

LPAJ Pangeran Abi Jayakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber