Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Gus Syaifuddin: Dari Ibadah Menuju Kepedulian, Spirit Ramadan untuk Indonesia
News

Gus Syaifuddin: Dari Ibadah Menuju Kepedulian, Spirit Ramadan untuk Indonesia

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama17 Februari 20262 menit baca📍 Jakarta
Gus Syaifuddin: Dari Ibadah Menuju Kepedulian, Spirit Ramadan untuk Indonesia - Budayantara TV

Jakarta — Budayantara.tv Ketua Umum Forum Ulama Santri Indonesia (FUSI), Gus Syaifuddin, menegaskan bahwa bulan suci Ramadan bukan sekadar momentum peningkatan ibadah ritual, tetapi juga saat krusial untuk memperkuat solidaritas sosial dan mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Menurut Gus Syaifuddin, Ramadan menghadirkan ruang spiritual sekaligus sosial yang begitu kuat. Ibadah puasa, salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga i’tikaf di masjid menjadi bagian dari penyucian diri. Namun, lebih dari itu, nilai-nilai kepedulian sosial seperti zakat, infak, dan sedekah harus semakin ditingkatkan agar manfaat Ramadan dapat dirasakan secara luas.

“Ramadan adalah momen menyucikan hati dan mempererat ukhuwah. Di bulan ini, kita diajak memperkecil jurang sosial dan menebar empati kepada sesama,” ujar Gus Syaifuddin dalam keterangannya.

Ia menekankan bahwa tradisi berbagi takjil, santunan kepada anak yatim, hingga bantuan bagi kaum dhuafa merupakan wujud nyata dari ajaran Islam yang menyeimbangkan hubungan dengan Allah (hablum minallah) dan hubungan antarmanusia (hablum minannas).

Kepedulian di Tengah Keberagaman

Dalam konteks kehidupan bangsa yang majemuk, Ramadan juga menjadi momentum strategis untuk merawat harmoni sosial. Gus Syaifuddin menyebut bulan suci ini sebagai “madrasah kehidupan” yang mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, dan semangat kebersamaan.

“Ramadan mengajarkan bahwa ibadah tidak berhenti pada dimensi spiritual semata, tetapi harus berbuah pada kepedulian sosial. Di tengah keberagaman, nilai kebersamaan dan toleransi harus terus dijaga,” tegasnya.

Ia berharap semangat berbagi dan solidaritas yang tumbuh selama Ramadan tidak hanya berlangsung sesaat, melainkan menjadi karakter yang terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan demikian, Ramadan bukan hanya bulan penuh berkah secara individual, tetapi juga menjadi fondasi penguatan kohesi sosial, mempererat ukhuwah, dan meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dalam bingkai persatuan.

FUSI Gus Syaifuddin
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber