Home / Video / Erlyn Suzan, Misi Memuliakan Seniman Nusantara

Erlyn Suzan, Misi Memuliakan Seniman Nusantara

Jakarta — Budayantara.tv Di tengah arus modernisasi yang kian cepat, upaya pelestarian seni-budaya Nusantara menemukan sosok penggerak baru melalui kiprah Erlyn Suzan,perempuan kelahiran 1986 yang kini memimpin gerakan pelestarian dan pengembangan budaya melalui lembaga Pusaka Seni Bumi Cultura Nusantara.

Berangkat sebagai penyanyi profesional dengan bakat musikal yang kuat, Erlyn menjelma menjadi figur multi talenta yang menggabungkan antara seni panggung, riset budaya, hingga manajemen kelembagaan kreatif. Dari pengalaman panjangnya berproses di dunia seni, ia membangun jalur baru: sebuah perusahaan industri kreatif yang fokus pada pelestarian warisan leluhur melalui pendekatan modern, inklusif, dan strategis.saat dihubungi awak media Budayantara.Jumat (21/11/2025).

Perempuan di Garda Depan Pelestarian Budaya

Dalam kiprahnya, Erlyn dikenal aktif terlibat dalam gerakan pelestarian seni dan kemitraan adat. Ia turun langsung membangun jejaring dengan lembaga seni, komunitas adat, institusi pemerintah, hingga mitra kreatif lintas sektor. Jejaring luas tersebut menjadi fondasi bagi program-program budaya yang ia inisiasi, mulai dari ekspedisi riset tradisi, festival budaya, hingga diplomasi budaya di tingkat nasional.

Keahliannya meliputi pengembangan kelembagaan budaya,manajemen program seni, komunikasi strategis,pendampingan komunitas,hingga penyusunan kebijakan berbasis budaya.Rekan-rekan seprofesinya menyebut Erlyn sebagai sosok yang mampu menyeimbangkan ketelitian administratif dengan intuisi tradisi sebuah kombinasi yang jarang dimiliki generasi muda saat ini.

Menjaga Arah Strategis Pusaka Seni Bumi Cultura Nusantara

Sebagai motor penggerak lembaganya, Erlyn mengawal arah strategis Pusaka Seni Bumi Cultura Nusantara. Ia memimpin riset dan pelestarian, membangun pusat data seni-budaya, serta menjaga hubungan antar lembaga seni dan adat. Perannya sangat penting dalam memfasilitasi kolaborasi lintas generasi—menghubungkan maestro seni dengan kreator muda sehingga proses regenerasi budaya berjalan lebih efektif.

Beberapa kontribusi utamanya antara lain:

  • Penggagas program pelestarian berbasis komunitas
  • Penggerak kerja sama lintas-lembaga seni dan adat
  • Kontributor desain pusat data seni-budaya Nusantara
  • Inisiator program regenerasi dan diplomasi budaya
  • Kolaborator aktif dalam festival, riset lapangan, dan ekspedisi budaya

Bagi Erlyn, perjuangannya bukan semata menjaga warisan seni, tetapi juga mengangkat martabat para seniman dan budayawan yang selama ini menjadi penjaga nilai-nilai bangsa. Ia menegaskan pentingnya menjembatani dunia tradisi dengan era digital agar budaya Nusantara tetap relevan tanpa kehilangan jati diri.

Di berbagai kesempatan, Erlyn kerap mengulang satu kalimat yang menjadi kompas geraknya Bekerja untuk pusaka, bergerak untuk Nusantara.

Sosok seperti Erlyn Suzan adalah bukti bahwa pelestarian budaya tidak hanya tugas generasi masa lalu, tetapi tanggung jawab kolektif yang harus dihidupi dengan semangat baru semangat yang kini ia bawa dengan penuh dedikasi untuk Nusantara.**

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *