Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat KemerdekaanMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung SejarahSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”
News

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan”

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama12 Juni 20264 menit baca

Bekasi, – Budayantara.tv Menjadi relawan membutuhkan perpaduan langkah, antara waktu luang, stabilitas finansial, dan energi emosional. Bagi sebagian orang yang sibuk bekerja untuk kepentingan pribadi, mendedikasikan waktu tanpa upah adalah sebuah kemewahan yang tak mudah diwujudkan.

Demikian antara lain dikemukakan Kepala BBPPKS Bandung Kementerian Sosial RI, Drs. Iyan Kusmadiana, MPS,Sp, pada penutupan acara Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial (MLKS), yang diselenggarakan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung Kementerian Sosial RI, di Kota Bekasi, Kamis (11/06/2026).

“Menjadi relawan kemanusiaan membutuhkan panggilan jiwa, waktu, tenaga, dan pengorbanan yang tidak semua orang siap atau mampu berikan,” kata Iyan Kusmadiana, menyampaikan sambutan.

Eddie Karsito, dan para peserta pelatihan MLKS bersama anak yatim piatu Panti Asuhan Yayasan Al-Ikhlas Kayuringin Kota Bekasi Jawa Barat

LKS Penting dan Patut Diapresiasi
Menurut Iyan Kusmadiana, dedikasi mereka yang turun langsung membantu sesama, baik dalam situasi bencana, krisis kesehatan, maupun isu sosial, adalah sesuatu yang sangat berharga dan patut diapresiasi.

“LKS sangat penting sebagai garda terdepan untuk menjembatani kesenjangan sosial. Memberikan akses terhadap kebutuhan dasar, serta melindungi hak-hak kelompok rentan, seperti fakir miskin, penyandang disabilitas, dan lansia, yang kadang tidak terjangkau program pemerintah,” ujarnya.

Saat ini terdapat ribuan lembaga yang bergerak di bidang kesejahteraan sosial dan kemanusiaan yang tersebar di berbagai daerah. Sebagian di bawah koordinasi Kementerian Sosial.

“Namun jumlah LKS-nya hanya beberapa persen saja, jika dibanding jumlah penduduk Indonesia yang saat ini diperkirakan mencapai 288 juta jiwa,” tegas Iyan.

Pekerja Sosial Setara Dokter dan Guru
Di masa depan, lanjutnya, peran pekerja sosial diproyeksikan sama krusialnya dengan dokter atau guru. Jika dokter menyembuhkan fisik dan guru mengasah intelektual.

“Pekerja sosial merawat kesehatan mental dan kesejahteraan sosial, menjadi profesi yang sangat dicari untuk mengatasi stres dan tekanan hidup di era modern,” ungkapnya.

Di Indonesia profesi ini semakin diakui dan diatur secara formal melalui UU Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial. Jenjang karir yang jelas, mulai dari pendamping program perlindungan sosial (seperti PKH), pekerja sosial medis di rumah sakit, hingga posisi Jabatan Fungsional di instansi pemerintah.

Menciptakan LKS yang Profesional
Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial (MLKS), yang diselenggarakan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung Kementerian Sosial RI, dan Dinas Sosial Kota Bekasi tersebut, berlangsung sejak Senin (08/06/2026) hingga Kamis (11/06/2026).

Diikuti 35 peserta dari berbagai elemen masyarakat, pekerja sosial, dan pimpinan lembaga sosial kemasyarakatan, se-Kota Bekasi.

Materi pelatihan antara lain; Manajemen Organisasi Kesejahteraan Sosial, meliputi Manajemen Kasus, dan Manajemen Mutu. Materi lainnya, Membangun Tim yang Efektif, Kemitraan dalam Organisasi Pelayanan Sosial, Advokasi Sosial, Pemasaran Sosial, Supervisi Pelayanan Sosial, Penggalian Dana, dan Pengelolaan Keuangan Lembaga.

Menampilkan narasumber; DR. Endah Triati, MSW, (Ahli Utama BBPPKS Bandung Kementerian Sosial RI), Nandang Sofyan, M.Pd, (Ahli Muda BBPPKS Bandung Kementerian Sosial RI), serta Anggraeni N.Prastiwi (Pekerja Sosial dan Ketua Yayasan Rumah Piatu Muslimin Jakarta), dan pemateri lainnya.

DR. Endah Triati, MSW, yang juga selaku penanggungjawab program menyampaikan, MLKS bertujuan membekali pengurus LKS dengan keterampilan manajerial, penggalangan dana, kemitraan, dan tata kelola keuangan yang akuntabel.

Tujuannya adalah menciptakan LKS yang profesional, terstandarisasi, dan terakreditasi oleh Kementerian Sosial RI agar lebih berdaya melayani masyarakat.

“Ingin meningkatkan pengetahuan keterampilan dan sikap para pengelola dalam pengelolaan lembaga. Memastikan lembaga Kesejahteraan Sosial beroperasi dengan lebih profesional dan berdaya. Mendorong manajemen lembaga yang transparan inovatif dan terarah,” ujar Endah Triati.

Meningkatkan Kualitas Pelayanan Dinas Sosial Kota Bekasi

Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Robet TP Siagian, S.STP., M.Si, dalam sambutan pembukaan acara pelatihan MLKS menyampaikan, pihaknya berkomitmen ikut meningkatkan kualitas pelayanan sosial di wilayahnya melalui penguatan kapasitas kelembagaan lembaga kesejahteraan sosial.

“LKS memiliki peranan strategis sebagian mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melindungi kelompok rentan. Melalui pelatihan ini memastikan lembaga mampu memberikan dampak nyata dalam pelayanan sosial kepada masyarakat,” ujar Robet.

Pelatihan MLKS, lanjut Robet, sebagai langkah awal dalam meningkatkan kompetensi SDM kesejahteraan sosial yang bergerak di lembaga kesejahteraan sosial.

“Pekerja sosial mendapat pengetahuan tentang bagaimana mengelola lembaga kesejahteraan sosial. Memperkuat struktur dan tata kelola lembaga agar lebih akuntabel,” tegas Robet.

Tidak Ada yang Berjuang Sendirian
Para peserta pelatihan MLKS, mengharapkan pelatihan ini tidak berhenti pada upaya meningkatkan kompetensi teknis, melainkan dirancang guna memupuk solidaritas, kebersamaan, dan empati bagi para pekerja sosial dalam menangani berbagai masalah kesejahteraan sosial.

“Memperkuat kapasitas SDM. Mempererat sinergi. Fondasi moral yang saling menguatkan. Menyatukan kita dalam perjuangan bersama, dan kebersamaan ini adalah ruang yang memastikan tidak ada yang berjuang sendirian,” ujar Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Eddie Karsito, yang didaulat menjadi Koordinator Peserta Pelatihan MLKS Tahun 2026 ini.

Acara Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial (MLKS) ditutup dengan observasi lapangan dengan mengunjungi Panti Asuhan Yayasan Al-Ikhlas Kayuringin Kota Bekasi Jawa Barat/***

Humaniora Foundation
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan - Budayantara TV
Event Musik News

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan

13 Agustus 20262 menit baca

Bogor, – Budayantanra.tv Semangat kemerdekaan bergema melalui alunan musik dan paduan suara generasi muda Indonesia dalam Konser Kemerdekaan…

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah - Budayantara TV
News Tokoh

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah

13 Agustus 20264 menit baca

Situbondo, — Budayantara.tv Di tengah perjalanan panjang Nahdlatul Ulama (NU), ada sejumlah momentum yang tidak sekadar tercatat sebagai…

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11 - Budayantara TV
News

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Agustus 2026 menjadi bulan yang istimewa bagi keluarga besar SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Di tengah…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  5. Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan” - Budayantara TVIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan
Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan” - Budayantara TVMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan” - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan” - Budayantara TVWarga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Dari Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial BBPPKS Bandung : “Mendedikasikan Diri Tanpa Upah Adalah Sebuah Kemewahan yang Tak Mudah Diwujudkan” - Budayantara TVTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber