Jakarta,- Budayantara.tv Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kian melesat dan membawa dampak besar pada berbagai sektor, termasuk industri visual dan perfilman. Menyadari momentum tersebut, Budayantara Lab Digital turut mengambil peran strategis dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap kebutuhan industri digital, khususnya di bidang film dan visual.
Budayantara yang selama ini dikenal sebagai perusahaan media dan rumah kreatif, kini resmi menghadirkan divisi digital bertajuk Budayantara Lab Digital. Divisi ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan industri kreatif, baik dari sektor pemerintahan maupun swasta, seiring meningkatnya permintaan terhadap konten digital berbasis teknologi mutakhir.
Yoyok Abidin dari Budayantara Lab Digital menilai bahwa pemanfaatan AI dalam produksi film merupakan peluang besar bagi pasar digital nasional. Menurutnya, teknologi AI tidak hanya mempercepat proses produksi, tetapi juga membuka ruang eksplorasi kreatif yang lebih luas bagi pelaku industri film di Indonesia.
“Film berbasis AI memiliki potensi besar untuk menjawab kebutuhan pasar digital tanah air,” ujar Yoyok, Rabu (4/2/2026).
Sementara itu, Deni Yohansyah selaku technical advisor Budayantara Lab Digital menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi AI tidak terbatas pada kebutuhan industri film dan promosi semata. Lebih dari itu, teknologi ini juga dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi yang relevan bagi generasi digital masa depan Indonesia.
Dengan hadirnya Budayantara Lab Digital, diharapkan ekosistem industri kreatif nasional semakin siap menghadapi transformasi digital serta mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan teknologi global.




