Cikarang, Jawa Barat – Budayantara.tv Grup band Aesthetic terus menunjukkan keseriusannya menapaki industri musik Indonesia. Berasal dari Cikarang, Jawa Barat, band yang digawangi Muhammad Rafie Muzaki (vokal), Naufal Tala Musthofa (gitar), Juan Fernanda (gitar), Elbert Suhut (bass), dan Khairul Kusuma (drum) ini mengandalkan konsistensi dan kerja keras sebagai modal utama.
Semangat bermusik Aesthetic kian terpacu setelah merasakan langsung respons positif dari para penggemar. Momen sederhana ketika diminta berfoto bersama bahkan harus antre menjadi pengalaman emosional yang membekas bagi mereka.
“Dengan rendah hati kami merasa terharu. Dari situ kami yakin bahwa musik Aesthetic bisa diterima oleh penikmat pop Indonesia,” ujar Rafie.
Keseriusan tersebut diwujudkan melalui proses kreatif yang intens. Aesthetic mengaku pernah menghabiskan waktu nonstop hingga 12 jam di studio rekaman demi mematangkan sebuah karya.
Perjalanan Aesthetic sendiri telah dimulai sejak delapan tahun lalu. Mereka menapaki panggung dari kafe ke kafe hingga berbagai festival musik. Bahkan pengalaman unik semasa sekolah pun menjadi bagian dari cerita perjalanan mereka dalam bermusik.
Saat ini, Aesthetic tengah fokus mempromosikan single terbaru berjudul “Sisa Suara”, yang dirancang kuat untuk penampilan panggung sekaligus kebutuhan industri hiburan seperti sinetron. Wilayah Jawa dan Bali menjadi target utama promosi mereka.
Selain itu, lagu “Lakara” menjadi representasi kenangan masa sekolah yang dikemas dalam balutan pop khas Aesthetic. Ke depan, band ini juga berencana menggarap lagu-lagu bernuansa religi.
“Kami tetap berusaha mendorong rencana tersebut meski di tengah keterbatasan waktu,” tutup Rafie.
(Kelana Peterson)




