Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi TerpilihTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru HonorerMPSI Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat Adat Papua, Peserta PKBM Wasur Dibekali Advokasi Non Litigasi dan Bantuan Pangan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/“Abah Dulhani: Menjaga Alam Adalah Menjaga Martabat Alam Cibarani Jangan Dirusak!”
Budaya Icon News

“Abah Dulhani: Menjaga Alam Adalah Menjaga Martabat Alam Cibarani Jangan Dirusak!”

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama12 Oktober 20253 menit baca📍 Banten
“Abah Dulhani: Menjaga Alam Adalah Menjaga Martabat Alam Cibarani Jangan Dirusak!” - Budayantara TV

Banten – Budayantara.tv. Suara alam yang tenang di kaki Gunung Liman, Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kini tak lagi sama. Bekas aktivitas tambang ilegal menyisakan luka di jantung hutan adat Kasepuhan Cibarani. Namun di tengah kerusakan itu, berdiri teguh seorang tokoh adat yang bersuara lantang: Abah Dulhani, Ketua Adat Kasepuhan Cibarani.

“Gunung kalebur, lebak karusak, buyut karobah. Sudah sejak lama leluhur kami memperingatkan. Sekarang terbukti, Gunung Liman dirusak,” tegas Abah Dulhani dengan nada kecewa yang menembus sunyi hutan.saat bercerita dengan Budayantara.tv.Minggu (12/10/2025).

Aksi Nyata Melawan Tambang Ilegal

Puncak keresahan warga adat Cibarani memuncak ketika aktivitas tambang emas ilegal terus menggerus kawasan hutan adat. Dalam aksi besar yang melibatkan tim gabungan masyarakat, aparat, dan pegiat lingkungan, sebanyak 54 lubang tambang ditutup, sarana penambangan dibongkar, dan papan larangan dipasang di titik-titik rawan kerusakan. Tak hanya itu, sebanyak 1.200 bibit pohon ditanam dalam upaya memulihkan kembali kawasan yang tercabik.

Abah Dulhani

“Kami tidak menolak pembangunan. Tapi jangan hancurkan warisan leluhur. Desa kami ini desa daulat pangan. Lahan ini menjadi tumpuan hidup masyarakat kami,” ujar Abah Dulhani.

Kearifan Lokal yang Dikhianati

Cibarani dikenal sebagai salah satu dari empat wilayah di Banten yang mendapatkan Surat Keputusan (SK) Hutan Adat dari Presiden Joko Widodo pada tahun 2021. Bersama Kasepuhan Citorek, Pasireurih, dan Cirompang, Kasepuhan Cibarani secara resmi diakui hak kelolanya atas hutan adat mereka.

Namun pengakuan itu seolah tak berarti di hadapan kepentingan tambang ilegal yang merajalela.

“Kami diberi amanat oleh leluhur untuk menjaga alam ini. Kami hidup menyatu dengan ekosistem, kami tidak merusak. Tapi kenapa justru dari luar yang datang menghancurkan?” tanya Abah Dulhani penuh keprihatinan.

Lebak Bukan Ladang Tambang, Tapi Ladang Kehidupan

Dengan mengedepankan filosofi hidup selaras dengan alam, masyarakat Kasepuhan Cibarani menolak eksploitasi berlebihan atas tanah dan hutan mereka. Mereka meyakini bahwa alam bukan untuk dirusak, tetapi diwariskan kepada generasi mendatang dalam keadaan yang lebih baik.

“Ini bukan hanya soal tambang, ini soal masa depan. Jika hutan rusak, air hilang, tanah longsor, siapa yang menanggung? Anak cucu kita,” kata Abah Dulhani.

Harapan untuk Pemerintah dan Penegak Hukum

Masyarakat adat kini berharap penuh pada ketegasan pemerintah daerah dan pusat untuk menindak pelaku tambang ilegal. Mereka meminta agar kawasan hutan adat tidak lagi menjadi ladang perburuan kekayaan sesaat yang mengorbankan kelestarian jangka panjang.

“Jangan sampai pengakuan hukum yang diberikan negara hanya menjadi simbol. Kami butuh perlindungan nyata,” tegas Abah Dulhani.

Menjaga Alam Adalah Menjaga Martabat

Cerita Cibarani bukan sekadar kisah lokal, tapi cermin perlawanan terhadap perusakan alam atas nama ekonomi. Di tengah derasnya arus investasi dan eksploitasi, suara-suara seperti Abah Dulhani mengingatkan kita bahwa menjaga hutan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab moral seluruh anak bangsa.

Karena saat gunung runtuh dan sungai mengering, bukan hanya pepohonan yang mati, tapi juga kearifan dan kehidupan yang ikut terkubur.**

Abah Dulhani Ketua Adat Kasepuhan Cibarani
📍 Banten
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11 - Budayantara TV
News

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Agustus 2026 menjadi bulan yang istimewa bagi keluarga besar SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Di tengah…

Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih - Budayantara TV
News

Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih

26 Juli 20262 menit baca

Bogor – Budayantara.tv Suasana penuh kebersamaan mewarnai pemilihan Ketua RW 18 Duta Mekar Asri, Dusun VI, Desa Cileungsi…

Tokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer - Budayantara TV
News

Tokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer

26 Juli 20262 menit baca

Merauke – Budayantara.tv Tokoh pendidikan Merauke, Paskalis Tethol, menilai peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Wasur dan kawasan terdampak…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  5. Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

“Abah Dulhani: Menjaga Alam Adalah Menjaga Martabat Alam Cibarani Jangan Dirusak!” - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
“Abah Dulhani: Menjaga Alam Adalah Menjaga Martabat Alam Cibarani Jangan Dirusak!” - Budayantara TVWarga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
“Abah Dulhani: Menjaga Alam Adalah Menjaga Martabat Alam Cibarani Jangan Dirusak!” - Budayantara TVTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer
“Abah Dulhani: Menjaga Alam Adalah Menjaga Martabat Alam Cibarani Jangan Dirusak!” - Budayantara TVMPSI Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat Adat Papua, Peserta PKBM Wasur Dibekali Advokasi Non Litigasi dan Bantuan Pangan
“Abah Dulhani: Menjaga Alam Adalah Menjaga Martabat Alam Cibarani Jangan Dirusak!” - Budayantara TVDuh… Semrawutnya Papan Reklame di Pasar Legi, Cermin Dilema Kejar PAD dan Tata Kota Ponorogo

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber