Ketua Barisan 8 Center Jakarta Timur Hadiri Pentas Lenong Kontemporer 73 “Mak Comblang” di Bekasi

Ketua Barisan 8 Center Jakarta Timur Hadiri Pentas Lenong Kontemporer 73 “Mak Comblang” di Bekasi

Bekasi, – Budayantara.tv Semangat pelestarian seni dan budaya Betawi kembali bergema melalui pementasan Lenong Kontemporer 73 bertajuk “Mak Comblang” yang digelar di Gedung BCC (Bekasi Creative Center), Jalan Sersan Aswan No. 1, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (31/5/2026).

Acara yang diinisiasi oleh Lenong Kontemporer 73 ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk kehadiran Ketua Barisan 8 Center Jakarta Timur, Fitri Tambunan, yang turut menyaksikan dan memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian seni pertunjukan tradisional di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Pementasan dibuka dengan sambutan dari Produser Acara, Budi Sumarsono, yang menyampaikan pentingnya menjaga eksistensi seni budaya lokal agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi muda. Selanjutnya, Pimpinan Lenong Kontemporer 73, Mumu Solihin, menegaskan bahwa pertunjukan ini merupakan bagian dari komitmen para seniman untuk terus mengembangkan lenong sebagai warisan budaya yang relevan dengan kehidupan masyarakat masa kini.

Dalam sambutannya, Fitri Tambunan menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut.

“Lenong bukan sekadar hiburan, tetapi juga media pendidikan, kritik sosial, dan sarana memperkuat identitas budaya bangsa. Kegiatan seperti ini patut mendapat dukungan dari semua pihak agar seni tradisional tetap hidup dan berkembang,” ujarnya.

Sebelum pementasan utama dimulai, para penonton disuguhkan penampilan musikalisasi puisi yang memukau dari Didah Damayanti, Ratu, Lely, dan Umar Tadjuddin. Penampilan tersebut berhasil menciptakan suasana hangat dan penuh apresiasi terhadap karya sastra dan seni pertunjukan.

Puncak acara menghadirkan pertunjukan lenong kontemporer berjudul “Mak Comblang”, sebuah karya yang mengangkat cerita kehidupan masyarakat dengan sentuhan humor, kritik sosial, serta nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas seni lenong. Pementasan ini disutradarai oleh Bedjo Soelaktono, yang berhasil memadukan unsur tradisional dan modern sehingga tampil menarik dan menghibur penonton dari berbagai kalangan.

Antusiasme penonton terlihat sepanjang pertunjukan. Gelak tawa dan tepuk tangan berkali-kali mengiringi adegan-adegan yang ditampilkan para pemain, menunjukkan bahwa seni lenong masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

Melalui pementasan “Mak Comblang”, Lenong Kontemporer 73 kembali membuktikan bahwa seni tradisional dapat terus berkembang dan beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan akar budaya yang menjadi identitasnya. Acara ini sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk melestarikan warisan budaya Indonesia bagi generasi mendatang. (Djo)

About Author

Budayantara TV

Budayantara TV adalah platform media digital yang berdedikasi untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia. Kami hadir sebagai jembatan antara nilai-nilai luhur budaya tradisional dengan dinamika kehidupan modern.🎭 Visi Kami: Menjadi etalase budaya Indonesia yang terpercaya, menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan warisan budaya bangsa.📰 Fokus Liputan: • Seni & Budaya Nusantara • Event & Festival Budaya • Kuliner Tradisional Indonesia • Tokoh & Maestro Budaya • Pelestarian Warisan Leluhur • Inovasi Budaya Kontemporer✨ Komitmen Kami: Menyajikan konten berkualitas, informatif, dan inspiratif tentang kekayaan budaya Indonesia untuk audiens lokal dan global.📧 Kontak: Email: admin@budayantara.tv Website: https://budayantara.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *