Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung SejarahSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi TerpilihTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Kolaborasi Transformasi vs Transaksi: Seruan Kebangkitan “Roso Orep Sejati” dari Purwosari
Artikel Budaya News

Kolaborasi Transformasi vs Transaksi: Seruan Kebangkitan “Roso Orep Sejati” dari Purwosari

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama29 April 20263 menit baca📍 Pasuruan
Kolaborasi Transformasi vs Transaksi: Seruan Kebangkitan “Roso Orep Sejati” dari Purwosari - Budayantara TV

Purwosari, Pasuruan – Budayantara.tv
Di tengah arus perubahan zaman yang semakin kompleks, sebuah gagasan reflektif tentang arah peradaban kembali mengemuka dari kawasan lereng Gunung Arjuno. Mengusung tema “Kolaborasi Transaksi vs Kolaborasi Transformasi: Baru Kuno Modern HORAIZO Klasik”, forum saresehan ini menghadirkan pemikiran mendalam tentang pergeseran nilai dalam kehidupan modern.

Acara yang berlangsung di Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan ini dipimpin oleh Ki Tohari bersama Guntur Bisowarno. Keduanya menekankan pentingnya perubahan paradigma dari pola hidup transaksional menuju transformasi yang lebih bermartabat dan berakar pada nilai kemanusiaan.Senin (27/4/2026).

Dari Transaksi Menuju Transformasi

Dalam diskusi tersebut, ditegaskan bahwa peradaban saat ini cenderung terjebak dalam “transaksi perubahan” yakni pola interaksi yang berbasis kepentingan, rekayasa data, dan manipulasi realitas. Hal ini dinilai berpotensi menjauhkan manusia dari esensi kemanusiaannya sendiri.

Sebaliknya, konsep transformasi perubahan yang diusung menitikberatkan pada pertumbuhan kesadaran: penguatan moralitas, kedewasaan pola pikir, serta spiritualitas yang alami. Pendekatan ini diyakini mampu menghidupkan potensi batin manusia secara utuh melalui keseimbangan antara logika ilmiah dan rasa kemanusiaan.

“Roso Orep Sejati”: Bahasa Persatuan Zaman Now

Jika dahulu Sukarno mempersatukan bangsa melalui bahasa perjuangan, maka kini muncul gagasan baru: bahasa rasa.

Konsep “Roso Orep Sejati” menjadi inti dari pendekatan ini sebuah kesadaran bahwa setiap manusia memiliki rasa hidup yang sama, rasa zaman yang sama, serta tanggung jawab universal terhadap sesama dan lingkungan.

“Bahasa persatuan hari ini adalah bahasa rasa sadar berkesadaran,” ungkap salah satu peserta. “Bukan sekadar logika atau data, tetapi rasa yang lahir dari keheningan batin.”

Kritik terhadap Sistem Modern

Forum ini juga menyoroti dampak dominasi pendekatan transaksional dalam sektor pendidikan dan kesehatan. Biaya yang semakin tinggi, sistem berjenjang, serta jarak antara layanan dan kebutuhan masyarakat dinilai sebagai indikasi kuat bahwa sistem telah bergeser dari nilai kemanusiaan menuju komersialisasi.

Bahkan, dalam pandangan kritis yang disampaikan, kondisi ini berpotensi menjebak manusia dalam “perdagangan jiwa dan nyawa” jika tidak segera diimbangi dengan transformasi nilai.

Metodologi Baru: Dari Lisan ke “Tool Lisan”

Perubahan zaman juga membawa transformasi dalam cara komunikasi. Jika dahulu cukup dengan tutur lisan (muno-muni), kini manusia menggunakan berbagai “tool lisan” media, dokumen, hingga platform digital yang membuka ruang kolaborasi lintas batas: lokal hingga global.

Namun demikian, peserta diingatkan untuk tidak terjebak dalam “kemasan transaksi”, melainkan tetap menjaga keaslian rasa, integritas diri, dan kebijaksanaan dalam berinteraksi.

Menemukan Esensi: Mengerti Sebelum Mengerti

Salah satu catatan penting dalam saresehan ini adalah prinsip: “mengerti sebelum mengerti.” Artinya, memahami rasa batin terlebih dahulu sebelum mengolah logika dan nalar.

Pendekatan ini diyakini mampu melahirkan manusia yang lebih utuh tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Penutup: Seruan Kolaborasi Rasa Lintas Zaman

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 06.00 hingga 09.30 WIB ini menjadi bagian dari gerakan Bamboo Spirit Nusantara Support System. Hasil pemikiran tersebut kini diarsipkan sebagai bagian dari gagasan besar Perpustakaan Baru Kuno Modern HORAIZO Klasik.

Pesan utamanya jelas:
Perubahan zaman tidak cukup dihadapi dengan transaksi, tetapi membutuhkan transformasi kolaborasi lintas generasi, lintas rasa, dan lintas kesadaran menuju peradaban yang lebih manusiawi.

Oleh: Mbah Openi
Praktisi Manusia Sastra Budaya Canggih

Guntur Bisowarno
📍 Pasuruan
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah - Budayantara TV
News Tokoh

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah

13 Agustus 20264 menit baca

Situbondo, — Budayantara.tv Di tengah perjalanan panjang Nahdlatul Ulama (NU), ada sejumlah momentum yang tidak sekadar tercatat sebagai…

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11 - Budayantara TV
News

Sekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Agustus 2026 menjadi bulan yang istimewa bagi keluarga besar SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Di tengah…

Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih - Budayantara TV
News

Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih

26 Juli 20262 menit baca

Bogor – Budayantara.tv Suasana penuh kebersamaan mewarnai pemilihan Ketua RW 18 Duta Mekar Asri, Dusun VI, Desa Cileungsi…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  5. Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Kolaborasi Transformasi vs Transaksi: Seruan Kebangkitan “Roso Orep Sejati” dari Purwosari - Budayantara TVMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
Kolaborasi Transformasi vs Transaksi: Seruan Kebangkitan “Roso Orep Sejati” dari Purwosari - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
Kolaborasi Transformasi vs Transaksi: Seruan Kebangkitan “Roso Orep Sejati” dari Purwosari - Budayantara TVWarga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih
Kolaborasi Transformasi vs Transaksi: Seruan Kebangkitan “Roso Orep Sejati” dari Purwosari - Budayantara TVTokoh Pendidikan Merauke Soroti Keberlanjutan Pendidikan, Dorong Penguatan PKBM hingga Kepastian Guru Honorer
Kolaborasi Transformasi vs Transaksi: Seruan Kebangkitan “Roso Orep Sejati” dari Purwosari - Budayantara TVMPSI Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat Adat Papua, Peserta PKBM Wasur Dibekali Advokasi Non Litigasi dan Bantuan Pangan

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber