Lewati ke konten
13 Agustus 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Renne Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk PalestinaIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat KemerdekaanMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung SejarahSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Syauki Sani Menjaga Warisan Karya Sang Ayah Lewat Pementasan “Nabila”
Event News

Syauki Sani Menjaga Warisan Karya Sang Ayah Lewat Pementasan “Nabila”

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama17 Desember 20252 menit baca📍 Jakarta
Syauki Sani Menjaga Warisan Karya Sang Ayah Lewat Pementasan “Nabila” - Budayantara TV

Jakarta — Budayantara.tv Warisan pemikiran dan kecintaan almarhum Asrul Sani terhadap seni dan perempuan Indonesia kembali dihidupkan. Melalui pementasan teater berjudul Nabila, putra beliau, Syauki Sani, mengambil peran penting sebagai Pelaksana Produksi, sekaligus penjaga legacy sang ayah yang tak lekang oleh waktu.

Nabila bukan sekadar pertunjukan teater. Karya ini merupakan karya terakhir Asrul Sani, seniman besar Angkatan ’45 yang dikenal sebagai penyair, budayawan, sutradara, penulis skenario, sekaligus politisi. Naskah ini menjadi penutup perjalanan panjang hidup kreatif Asrul Sani sebuah suara terakhir yang berbicara tentang kekaguman mendalam terhadap sosok perempuan, tentang kesetiaan, pengorbanan, dan keteguhan perempuan dalam menjaga kehormatan suami serta keutuhan keluarga.

Sanggar Pelakon, wadah yang melahirkan pementasan ini, memiliki sejarah panjang yang tak terpisahkan dari kehidupan Asrul Sani dan istrinya, Mutiara Sani. Sanggar ini lahir dari cinta sepasang suami istri terhadap kesenian. Asrul Sani telah melahirkan karya-karya legendaris seperti Lewat Djam Malam, Titian Serambut Dibelah Tujuh, Pagar Kawat Berduri, Apa yang Kau Cari Palupi, Di Bawah Lindungan Ka’bah, Kejarlah Daku Kau Kutangkap, hingga Nagabonar. Sementara Mutiara Sani, aktris film dan teater yang memulai kariernya sejak era 1960-an di bawah bimbingan almarhum Sotopo HS, kemudian meneruskan napas seni itu dengan mendirikan Sanggar Pelakon.

Pada awal pendiriannya, Sanggar Pelakon hadir untuk menjawab kebutuhan tayangan berkualitas di TVRI, di masa ketika ruang ekspresi seni masih sangat terbatas. Dari sanalah lahir karya-karya yang bukan hanya menghibur, tetapi juga sarat makna dan nilai kebudayaan.

Nabila sendiri ditulis Asrul Sani pada masa-masa akhir hidupnya. Sebuah periode yang membuat naskah ini terasa personal dan reflektif. Meski konteks zamannya tak mudah dibaca, pesan yang disampaikan tetap relevan: penghormatan pada perempuan sebagai pilar kehidupan rumah tangga. Semua pengorbanan, kesetiaan, dan kekuatan perempuan itu tertuang dalam kalimat-kalimat terakhir yang ditulisnya sebelum wafat pada 11 Januari 2004. Rencana pementasan yang sempat terhenti kini akhirnya terwujud.

Dua dekade kemudian, napas pemikiran Asrul Sani kembali disuarakan. Melalui tangan generasi penerusnya, Nabila akan dipentaskan untuk pertama kalinya pada 19 dan 20 Desember 2025 di Gedung Kesenian Jakarta ruang bersejarah yang menjadi saksi lahirnya karya-karya besar seni pertunjukan Indonesia.

Pementasan ini melibatkan nama-nama penting:
Asrul Sani sebagai penulis cerita dan skenario,
Mutiara Sani sebagai pimpinan produksi,
Jose Rizal Manua sebagai sutradara,
serta Syauki Sani sebagai pelaksana produksi.

Lebih dari sekadar pertunjukan, Nabila adalah sebuah penghormatan bagi perempuan Indonesia, bagi perjalanan seni Asrul Sani, dan bagi ingatan kolektif bangsa yang tak boleh padam.(Djo)

Asrul Sani Nabila Syauki Sani
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Renne Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina - Budayantara TV
Budaya News

Renne Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina

13 Agustus 20262 menit baca

Jakarta,– Budayantara.tv Semangat melestarikan budaya, memperkuat persaudaraan, sekaligus menumbuhkan kepedulian kemanusiaan akan mewarnai Budayantara Fest 2026, rangkaian perayaan…

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan - Budayantara TV
Event Musik News

Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan

13 Agustus 20262 menit baca

Bogor, – Budayantanra.tv Semangat kemerdekaan bergema melalui alunan musik dan paduan suara generasi muda Indonesia dalam Konser Kemerdekaan…

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah - Budayantara TV
News Tokoh

Muktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah

13 Agustus 20264 menit baca

Situbondo, — Budayantara.tv Di tengah perjalanan panjang Nahdlatul Ulama (NU), ada sejumlah momentum yang tidak sekadar tercatat sebagai…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Lagi Hangat

  1. Dialog NU & Civil SocietyTema: “Meneguhkan Peran Nahdlatul Ulama sebagai Pilar Civil Society Menjelang Muktamar NU ke-35”26 Juli 2026
  2. Kehidupan Suku Papua Pegunungan di Lembah Baliem – PAPUA4 Agustus 2025
  3. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026
  4. Warga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih26 Juli 2026
  5. HUT KNPI Ke-53: Saad Budiman Lubis Ajak Pemuda Menjadi Cahaya Perubahan dan Pelopor26 Juli 2026

Rekomendasi untuk Anda

Syauki Sani Menjaga Warisan Karya Sang Ayah Lewat Pementasan “Nabila” - Budayantara TVRenne Partina : Budayantara Fest 2026: Rayakan 25 Tahun IKB Jabodetabek, Gaungkan Persaudaraan dan Solidaritas untuk Palestina
Syauki Sani Menjaga Warisan Karya Sang Ayah Lewat Pementasan “Nabila” - Budayantara TVIndonesia Melangkah, Generasi Bersuara: GBN 2026 Gaungkan Semangat Kemerdekaan
Syauki Sani Menjaga Warisan Karya Sang Ayah Lewat Pementasan “Nabila” - Budayantara TVMuktamar ke-27 NU di Sukorejo: Ketika Pesantren Menjadi Panggung Sejarah
Syauki Sani Menjaga Warisan Karya Sang Ayah Lewat Pementasan “Nabila” - Budayantara TVSekolah Percontohan dan Penuh Prestasi, Agustus 2026 Menjadi Album Kenangan di Gedung Lama SDN Kebayoran Lama Selatan 11
Syauki Sani Menjaga Warisan Karya Sang Ayah Lewat Pementasan “Nabila” - Budayantara TVWarga RW 18 Duta Mekar Asri Kompak Sukseskan Pemilihan Ketua RW, Bambang Cahyo Pribadi Terpilih

Lokasi

📍 Jakarta 251📍 Bogor 17📍 Bekasi 13📍 Purwokerto 11📍 Pasuruan 11

Tetap Terhubung

Isi URL media sosial di Customizer atau tetapkan Menu Sosial.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber