Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
PENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-MemoriamSelamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Reog Ponorogo Resmi Diakui UNESCO, Kebanggaan Nusantara yang Mendunia
Budaya News

Reog Ponorogo Resmi Diakui UNESCO, Kebanggaan Nusantara yang Mendunia

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama1 November 20252 menit baca
Reog Ponorogo Resmi Diakui UNESCO, Kebanggaan Nusantara yang Mendunia - Budayantara TV

Jakarta, – Budayantara.tv Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah dunia. Reog Ponorogo, kesenian tradisional asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh UNESCO. Kesenian yang sarat nilai spiritual, kepahlawanan, dan estetika ini kini menjadi simbol kuat identitas budaya bangsa.

Penetapan tersebut menandai pengakuan dunia terhadap kekayaan budaya Indonesia yang terus hidup di tengah arus modernisasi. Reog Ponorogo tidak hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga warisan leluhur yang mengajarkan nilai keberanian, kesetiaan, dan kejujuran.

Ritual, Estetika, dan Makna di Balik Tarian Reog

Mengutip laman resmi ponorogo.go.id, Reog dikenal dengan sosok barongan besar atau dadak merak topeng raksasa yang menggambarkan raja hutan Lodaya. Dalam pertunjukan, sosok warok tampil sebagai ksatria sakti, sementara bujang ganong berperan sebagai patih yang jenaka namun tangguh, dan jatil menggambarkan para prajurit berkuda yang gagah berani.

Tarian ini diiringi musik gamelan khas yang menggugah semangat, serta mengisahkan legenda Prabu Kelono Sewandono dan Singo Barong. Tak hanya menjadi hiburan, setiap pementasan Reog juga diawali dengan ritual dan doa khusus agar pertunjukan membawa berkah dan keselamatan bagi masyarakat.

Festival dan Pelestarian di Era Modern

Reog menjadi bagian penting dalam berbagai upacara adat dan perayaan besar, seperti pernikahan, khitanan, hingga peringatan hari nasional. Setiap tahun, pemerintah setempat rutin menggelar Festival Reog Mini, Festival Reog Nasional, serta Pentas Reog Bulan Purnama di Alun-alun Ponorogo.

Festival Reog Nasional yang diselenggarakan setiap bulan Suro (Muharam) menjadi puncak perayaan budaya yang selalu dinantikan ribuan wisatawan. Atmosfer magis dan semangat gotong royong menjadikan festival ini sebagai bentuk nyata cinta masyarakat terhadap warisan leluhur.

Harapan untuk Generasi Muda

Pengakuan UNESCO ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian dan menarik minat generasi muda untuk terus melestarikan Reog. Berbagai komunitas seni dan lembaga pendidikan kini aktif mengajarkan teknik tari, musik gamelan, serta filosofi Reog agar kesenian ini tidak hilang ditelan zaman.

“Reog bukan hanya milik Ponorogo, tapi milik Indonesia dan dunia,” ujar Bambang salah satu seniman Reog setempat. “Kami ingin anak-anak muda bangga menari Reog, seperti halnya mereka bangga memainkan musik modern.”ujarnya.

Dengan semangat itu, Reog Ponorogo kini berdiri tegak sebagai bukti bahwa warisan budaya bangsa mampu bertahan, beradaptasi, dan menginspirasi dunia.**

Reog Ponorogo warisan budaya
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

PJBW Pekan Ke -94 di Cilincing, Kolaborasi Bersama MADAS Nusantara Berbagi Ratusan Paket Nasi ke Warga - Budayantara TV
News

PJBW Pekan Ke -94 di Cilincing, Kolaborasi Bersama MADAS Nusantara Berbagi Ratusan Paket Nasi ke Warga

25 September 20264 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv Barengan bikin Jumat Berkah di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, Masyarakat Madura Asli (MADAS) Nusantara…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber