Lewati ke konten
5 November 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Silatara Games Edukasi Kampung Budaya Pencak Silat BeksiMenghidupkan Kembali Kejayaan Tarumanagara: Mengapa Kita Perlu Festival Air Citarum?Dedi Mulyadi Buka Pagar Gedung Sate, Tim Ahli Cagar Budaya Beri Catatan: Pohon Sawit Disarankan Diganti TabebuyaRakernas I PPS Putra Betawi 2026; Jadikan Pencak Silat Betawi Wisata Edukasi
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Dedi Mulyadi Buka Pagar Gedung Sate, Tim Ahli Cagar Budaya Beri Catatan: Pohon Sawit Disarankan Diganti Tabebuya
News

Dedi Mulyadi Buka Pagar Gedung Sate, Tim Ahli Cagar Budaya Beri Catatan: Pohon Sawit Disarankan Diganti Tabebuya

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama5 November 20262 menit baca
Dedi Mulyadi Buka Pagar Gedung Sate, Tim Ahli Cagar Budaya Beri Catatan: Pohon Sawit Disarankan Diganti Tabebuya - Budayantara TV

Bandung, – Budayantara.tv Revitalisasi kawasan Gedung Sate, Kota Bandung, memasuki tahap evaluasi. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengundang Tim Ahli Cagar Budaya Nasional untuk meninjau langsung hasil penataan kawasan ikon bersejarah Jawa Barat tersebut.

Langkah ini menjadi upaya memastikan wajah baru Gedung Sate tidak sekadar tampil lebih terbuka dan indah, tetapi juga tetap menghormati nilai sejarah, arsitektur, serta prinsip pelestarian cagar budaya.

Dalam peninjauan tersebut, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, memaparkan sejumlah perubahan. Mulai dari pembukaan pagar depan, penataan lanskap dan pepohonan, hingga pembenahan fasilitas ruang publik.

Menurut KDM, pembukaan pagar depan merupakan bagian dari upaya mengembalikan kedekatan masyarakat dengan Gedung Sate. Bangunan bersejarah itu diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga ruang yang bisa dinikmati masyarakat luas.

“Menikmati gedung ini dengan nilai-nilai spiritual kita itu enggak kena dan juga nilai sakral itu. Nah, kemudian dengan mobil tidak lewat sini dan muter, jauh lebih lancar dibanding lewat sini. Nah, ini kan kita bisa menikmati, orang bisa sore nongkrong di sini,” ujar KDM, Rabu (4/11/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa secara historis Gedung Sate tidak memiliki pagar seperti yang sebelumnya berdiri di bagian depan. Adapun desain pembatas kawasan yang sempat menuai kritik disebut mengambil inspirasi dari ornamen arsitektur bangunan tersebut.

Namun, penataan kawasan ini bukan tanpa catatan. Tim Ahli Cagar Budaya Nasional memberikan sejumlah masukan, salah satunya menyarankan agar pohon sawit yang berada di kawasan Gedung Sate diganti dengan pohon tabebuya.

Usulan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap kesesuaian lanskap dengan karakter dan nilai historis kawasan cagar budaya. Dengan demikian, penataan lingkungan tidak hanya mengejar keindahan visual, tetapi juga memperhatikan keselarasan dengan identitas bangunan bersejarah.

Bagi KDM, revitalisasi Gedung Sate juga harus diikuti dengan pengelolaan yang konsisten. Ia menginginkan kawasan tersebut tetap terjaga, nyaman, dan tertib, sehingga tidak kembali dipenuhi aktivitas yang mengganggu fungsi ruang publik, termasuk keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang tidak tertata.

Gedung Sate bukan sekadar bangunan dengan ornamen khas yang menjadi kebanggaan warga Jawa Barat. Ia adalah saksi perjalanan sejarah, ruang ingatan kolektif, sekaligus wajah peradaban Kota Bandung.

Karena itu, revitalisasinya membutuhkan keseimbangan antara keterbukaan ruang publik dan penghormatan terhadap warisan sejarah. Sebab, membangun wajah baru sebuah kawasan bersejarah bukan berarti menghapus jejak masa lalu, melainkan merawatnya agar tetap hidup dan dapat dinikmati generasi mendatang.***

Gedung Sate
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Silatara Games Edukasi Kampung Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Silatara Games Edukasi Kampung Budaya Pencak Silat Beksi

5 November 20262 menit baca

Jakarta, – Budayantara.tv Silatara adalah sebuah permainan digital (game) edukasi yang dirancang untuk merepresentasikan sejarah, filosofi, fungsi, nilai…

Rakernas I PPS Putra Betawi 2026; Jadikan Pencak Silat Betawi Wisata Edukasi - Budayantara TV
News

Rakernas I PPS Putra Betawi 2026; Jadikan Pencak Silat Betawi Wisata Edukasi

4 November 20262 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv Rakernas 1 PPS Putra Betawi di Padepokan Pencak Silat PPS Putra Betawi Plaza Cibubur Jakarta…

PPS Beksi Broneng Pendawa Lima Bimtek UKT 2026 Di RPTRA Kembangan Utara Jakbar - Budayantara TV
News

PPS Beksi Broneng Pendawa Lima Bimtek UKT 2026 Di RPTRA Kembangan Utara Jakbar

4 November 20261 menit baca

Jakarta,- Budayantara.tv “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam pencak silat? Salam siap! Beksi? Khuhu!” Demikian ungkap Andi Mustaqim selaku pimpinan…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber