Jakarta – Budayantara.tv SMP Negeri 259 Jakarta menggarap film pendek dalam rangka memeriahkan TNI Creative Fest 2026: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.
Film bertajuk ‘Suara di Kepala Bimo’ merupakan hasil kerjasama SMP Negeri 259 Jakarta dan Komite Sekolah periode 2026-2028.
Produser Film Suara di Kepala Bimo yang tak lain adalah Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMP Negeri 259 Jakarta, Elvina menjelaskan, alasan diproduksinya film pendek ini karena sekolah ingin berpartisipasi dalam rangka TNI Creative Fest 2026.
“Festival ini diselenggarakan oleh Puspen TNI. Disana sekolah mengangkat kolaborasi antara sekolah dan pihak TNI,” jelasnya ditengah-tengah syuting film, Minggu (20/9/2026).
Yang kedua, lanjut Elvina, tujuannya untuk memajukan sekolah agar sekolah bukan sekadar tempat belajar, tapi mampu menumbuhkan kreativitas siswa, diantaranya melalui seni peran.
“Kemudian yang ketiga, mengangkat nama sekolah agar lebih baik lagi ke depan, salah satunya lewat dunia seni peran,” sambung Elvina.
Berdurasi sekitar 5 menit, film ini mengangkat tema perilaku korban bullying dan kepekaan teman, guru hingga anggota TNI yang bekerjasama dengan pihak sekolah.
“Jadi korban dari bullying seperti bullying verbal mampu menciptakan trauma bagi seorang pelajar, dan ternyata korban bullying yang terbawa hingga ke sekolah bisa disembuhkan oleh teman-teman, guru ataupun pihak eksternal yang ada di sekolah,” ucap Elvina.
“Terinspirasi dari itu maka coba kita filmkan, untuk mengedukasi masyarakat bahwa untuk mengantisipasi perilaku korban bullying baik di lingkungan masyarakat atau sekolah, dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak,” kata Elvina.
“Baik dari lingkungan sekolah, teman, guru, bahkan tidak menutup kemungkinan melibatkan instansi yang bekerjasama dengan sekolah seperti TNI,” pungkasnya.
Film Pendek Suara di Kepala Bimo di perankan oleh siswa siswi SMPN 259 Jakarta, guru dan seseorang yang notabene adalah anggota TNI aktif. Film ini sepenuhnya mengambil lokasi di lingkungan sekolah.
Dibintangi oleh Dhirgam Al Hakim sebagai Bimo, Ferdinand Deniro Wabiser sebagai teman Bimo 1, Denmas Kenzihero Zaahir sebagai teman Bimo 2 dan Regina Natasya Anggraini sebagai teman Bimo 3. Lalu dari guru terdapat nama Maemunah dan dari TNI adalah Koptu Dodi Melyawan yang tak lain adalah Bhabinsa Koramil.
Dalam produksi film pendek itu tak luput dari dukungan berbagai pihak antara lain Wakapendam Kasuari, Letkol Inf Amir Syarifudin, Kodim 0507/ Kota Bekasi, Koramil 02/Pondok Gede, Kepala SMP Negeri 259 Jakarta, C. Riyanti Susilowati hingga OSIS dan MPK SMP Negeri 259 Jakarta.




