Lewati ke konten
30 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
‎FMM Kemenbud‎”Ketika Negara Mulai Belajar Mendengar Kebudayaan”Kementerian Kebudayaan Terima IKB Jabodetabek dan BMDN, Budayantara Fest 2026 Didorong Jadi Ruang Kolaborasi BudayaAgung Hermawan Hadirkan “Atas Nama Siapa?”, Lagu Galau tentang Cinta, Batas, dan Keberanian untuk PergiNobar Indonesia vs Malaysia, Bebek Habibeat Hadirkan Suasana Kuliner dan Kebersamaan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Veda Ega Pratama: Bocah Ajaib dari Gunung Kidul yang Menggebrak Dunia Balap
Artikel News

Veda Ega Pratama: Bocah Ajaib dari Gunung Kidul yang Menggebrak Dunia Balap

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama25 Maret 20262 menit baca📍 Jakarta
Veda Ega Pratama: Bocah Ajaib dari Gunung Kidul yang Menggebrak Dunia Balap - Budayantara TV

Jakarta — Budayantara.tv Nama Veda Ega Pratama kini tengah menjadi sorotan dunia otomotif, khususnya balap motor internasional. Lahir pada 28 November 2008 di Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Veda menjelma menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan yang dimiliki Indonesia saat ini.

Bakat balap Veda bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Ia merupakan putra dari Sudarmono, mantan pembalap nasional yang telah lama malang melintang di berbagai kelas, mulai dari bebek, sport 150 cc, sport 250 cc hingga supersport 600 cc. Lingkungan keluarga yang kental dengan dunia balap menjadi fondasi kuat bagi Veda untuk meniti karier sejak usia dini.

Prestasi gemilang Veda mencapai puncaknya saat ia berhasil meraih podium ketiga di ajang Moto3 Brasil 2026. Hasil tersebut tidak hanya membanggakan, tetapi juga mengukir sejarah baru: Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu naik podium di ajang Grand Prix. Pencapaian ini langsung mendapat apresiasi luas, termasuk dari timnya, Honda Team Asia, yang memuji performa luar biasa sang pembalap muda.

Balapan di Brasil menjadi panggung pembuktian ketangguhan Veda. Dalam situasi penuh tekanan, terutama setelah bendera merah dikibarkan di awal lap ke-15, Veda menunjukkan kecerdikan strategi. Ia memanfaatkan momen restart untuk mengganti ban dan menyusun ulang strategi balapnya. Keputusan tersebut terbukti krusial.

Saat balapan memasuki fase akhir, Veda tampil agresif namun tetap tenang. Dengan pace yang konsisten, ia berhasil mendekati para pesaingnya. Manuver berani dan bersih yang ia lakukan untuk menyalip Guido Pini menjadi titik balik penting dalam perburuan podium. Tidak berhenti di situ, Veda kembali menunjukkan kelasnya dengan menyalip Alvaro Carpe di lap terakhir melalui manuver yang presisi dan penuh perhitungan.

Dengan ketenangan luar biasa untuk pembalap berusia 17 tahun, Veda melesat hingga garis finis dan memastikan posisi ketiga. Momen tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia kini memiliki sosok pembalap muda yang mampu bersaing di level dunia.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjang dan gemilang bagi Veda Ega Pratama. Banyak pihak optimistis bahwa “bocah ajaib” dari Gunung Kidul ini akan terus berkembang dan suatu hari nanti bisa meraih prestasi yang lebih tinggi, bahkan mungkin menjadi juara dunia.

Veda bukan sekadar pembalap muda berbakat. Ia adalah simbol harapan baru bagi dunia balap Indonesia bahwa dengan kerja keras, keberanian, dan strategi yang tepat, mimpi besar bisa benar-benar terwujud.(DJo)

Veda Ega Pratama
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

‎FMM Kemenbud‎”Ketika Negara Mulai Belajar Mendengar Kebudayaan” - Budayantara TV
Artikel

‎FMM Kemenbud‎”Ketika Negara Mulai Belajar Mendengar Kebudayaan”

29 September 20266 menit baca

Oleh : PATFI (Perkumpulan Tenaga Ahli Televisi dan Film Indonesia) ‎Ada satu perubahan penting dalam cara negara memandang…

Kementerian Kebudayaan Terima IKB Jabodetabek dan BMDN, Budayantara Fest 2026 Didorong Jadi Ruang Kolaborasi Budaya - Budayantara TV
Budaya Event News

Kementerian Kebudayaan Terima IKB Jabodetabek dan BMDN, Budayantara Fest 2026 Didorong Jadi Ruang Kolaborasi Budaya

29 September 20262 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Persiapan Budayantara Fest 2026 memasuki tahap penguatan kolaborasi dengan pemerintah. Ikatan Keluarga Besar (IKB) Jabodetabek…

Agung Hermawan Hadirkan “Atas Nama Siapa?”, Lagu Galau tentang Cinta, Batas, dan Keberanian untuk Pergi - Budayantara TV
Musik News

Agung Hermawan Hadirkan “Atas Nama Siapa?”, Lagu Galau tentang Cinta, Batas, dan Keberanian untuk Pergi

28 September 20262 menit baca

Jakarta, — Budayantara. TV Tidak semua kisah cinta berakhir dengan bahagia. Ada hubungan yang justru meninggalkan luka, tekanan,…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber