Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
PENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-MemoriamSelamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Tujuan Sama, Cara Berbeda: Konflik Zuriat di Balik Warisan dan Garis Keturunan
Icon News

Tujuan Sama, Cara Berbeda: Konflik Zuriat di Balik Warisan dan Garis Keturunan

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama13 Oktober 20252 menit baca📍 Jakarta
Tujuan Sama, Cara Berbeda: Konflik Zuriat di Balik Warisan dan Garis Keturunan - Budayantara TV

Oleh: Masdjo Arifin (Pemimpin Redaksi Budayantara.tv)

Jakarta – Budayantara.tv.Di balik ikatan darah yang seharusnya menjadi sumber kekuatan, kerap terselip bara api konflik yang tak kunjung padam. Konflik antarketurunan atau zuriat menjadi fenomena sosial yang kian sering mencuat di berbagai daerah di Indonesia. Meski memiliki tujuan serupa menjaga marwah, melestarikan warisan, dan mempertahankan garis keturunan cara yang ditempuh justru berujung pada perpecahan.

Perselisihan ini tak jarang dipicu oleh perebutan kekuasaan, status sosial, hingga aset warisan yang nilainya tak hanya material, tetapi juga simbolik.

Satu pohon bisa punya banyak cabang, tapi tetap berakar dari tanah yang sama. Ironisnya, justru cabang-cabang itulah yang sering bertikai.

Penyebab Mendasar: Dari Warisan Hingga Klaim Nasab

Beberapa akar konflik yang sering ditemukan antara lain:

Perebutan kekuasaan dan sumber daya, seperti posisi pimpinan adat, tokoh trah, atau bahkan kepala keluarga besar yang menjadi simbol kehormatan.

Perbedaan nilai dan pandangan, terutama antara generasi tua dan muda, yang menilai tradisi dari perspektif berbeda.

Sengketa warisan dan aset, di mana harta pusaka dianggap milik bersama namun diklaim sepihak oleh keturunan tertentu.

Klaim nasab yang diperdebatkan, di mana keabsahan garis keturunan menjadi titik panas, terutama dalam keluarga besar yang memiliki banyak cabang atau klan.

Konflik antarklan atau marga, yang meski memiliki leluhur sama, terpecah karena kepentingan pribadi dan perbedaan tujuan.

Fenomena ini tak hanya berdampak pada internal keluarga, tapi bisa meluas ke ranah sosial dan hukum, bahkan merusak reputasi leluhur yang selama ini dijunjung tinggi.

Penyelesaian: Kembali ke Akar, Bukan Membakar Ranting

Untuk meredam konflik, diperlukan pendekatan holistik yang tidak hanya legalistik, tetapi juga kultural dan spiritual:

Mediasi dan negosiasi, sebagai cara damai yang menjembatani perbedaan dengan kepala dingin.

Campur tangan tokoh adat, pemerintah, atau pengadilan, jika konflik tak lagi bisa diselesaikan secara internal.

Sosialisasi dan edukasi, terutama kepada generasi muda, untuk memahami sejarah keluarganya tanpa terjebak dalam romantisme atau ambisi pribadi.

Seringkali yang diperebutkan adalah nama besar, namun lupa akan nilai besar yang ditinggalkan leluhur.

Konflik zuriat sejatinya bisa dihindari jika setiap pihak mengedepankan prinsip musyawarah, saling asah, asih, dan asuh. Warisan leluhur bukan hanya tentang tanah dan nama, tapi tentang menjaga harmoni dan menjunjung nilai kebersamaan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.(Red)

Konflik zuriat Masdjo Arifin
📍 Jakarta
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

PJBW Pekan Ke -94 di Cilincing, Kolaborasi Bersama MADAS Nusantara Berbagi Ratusan Paket Nasi ke Warga - Budayantara TV
News

PJBW Pekan Ke -94 di Cilincing, Kolaborasi Bersama MADAS Nusantara Berbagi Ratusan Paket Nasi ke Warga

25 September 20264 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv Barengan bikin Jumat Berkah di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, Masyarakat Madura Asli (MADAS) Nusantara…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber