Suara Kaum Betawi Menggema di Budayantara TV, Ustad Bustanul Arifin Soroti Peran Kyai Kampung Jaga Identitas Budaya

Jakarta — Budayantara.tv Upaya menjaga eksistensi budaya Betawi di tengah derasnya arus modernisasi kembali menjadi sorotan dalam podcast Suara Kaum Betawi episode kedua yang tayang di platform YouTube Budayantara TV. Menghadirkan tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Jakarta Selatan, Ustad Bustanul Arifin, diskusi berlangsung hangat dan penuh refleksi di Studio BDN, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).
Dipandu host Wan Noorbek, episode kali ini mengangkat realitas kehidupan anak muda Betawi yang dinilai mulai mengalami pergeseran identitas budaya, khususnya di kawasan Jakarta Selatan. Dalam suasana santai namun sarat makna, Wan Noorbek membuka ruang diskusi mengenai tantangan mempertahankan nilai-nilai Betawi di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.
“Budaya Betawi hari ini menghadapi tantangan besar, terutama di kalangan generasi muda yang mulai jauh dari akar tradisinya,” menjadi benang merah pembahasan yang diangkat dalam podcast tersebut.
Menanggapi hal itu, Ustad Bustanul Arifin menekankan pentingnya peran tokoh agama, khususnya ulama dan kyai kampung, sebagai penjaga moral sekaligus pewaris nilai budaya lokal. Menurutnya, sosok kyai tidak hanya berfungsi sebagai pembimbing spiritual, tetapi juga menjadi figur penting dalam menjaga karakter dan identitas masyarakat Betawi.
“Peran ulama atau kyai kampung sangat penting dalam menjaga nilai-nilai budaya dan karakter masyarakat, khususnya budaya Betawi yang memiliki akar religius dan kekeluargaan yang kuat,” ujar Ustad Bustanul Arifin dalam diskusi tersebut.
Podcast Suara Kaum Betawi episode kedua ini sekaligus menjadi ruang refleksi bagi generasi muda untuk kembali mengenali akar budaya mereka. Di tengah perubahan sosial dan urbanisasi yang terus berkembang di Jakarta, menjaga identitas budaya lokal dinilai bukan hanya tanggung jawab tokoh masyarakat, melainkan juga generasi penerus agar warisan Betawi tetap hidup dan relevan di masa depan.**


