Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Sinergi Budaya dan Pariwisata di Lereng Gunung Arjuno: Gagasan Perpustakaan HORAIZO Klasik dan Istana Kerajaan Pariwisata Mengemuka
Artikel Budaya News

Sinergi Budaya dan Pariwisata di Lereng Gunung Arjuno: Gagasan Perpustakaan HORAIZO Klasik dan Istana Kerajaan Pariwisata Mengemuka

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama10 April 20262 menit baca📍 Pasuruan
Sinergi Budaya dan Pariwisata di Lereng Gunung Arjuno: Gagasan Perpustakaan HORAIZO Klasik dan Istana Kerajaan Pariwisata Mengemuka - Budayantara TV

Purwosari, Pasuruan – Budayantara.tv Sebuah gagasan besar yang menggabungkan unsur budaya, pengetahuan, dan pariwisata kembali mencuat dari kawasan lereng Gunung Arjuno, Jawa Timur. Tokoh budayawan Guntur Bisowarno bersama Sangheyang Hamim menggagas sinergitas kawasan melalui konsep Perpustakaan Baru Kuno Modern HORAIZO Klasik yang dipadukan dengan visi pembangunan Istana Kerajaan Pariwisata.Rabu (8/4/2026)

Kolaborasi Budaya dan Visi Global

Menurut Guntur Bisowarno, Sangheyang Hamim merupakan sosok visioner yang memiliki potensi besar dalam mengangkat kawasan Gunung Arjuno ke tingkat dunia. Penilaian tersebut juga diperkuat oleh Djuyoto Suntani, Presiden The World Peace Committee, yang mengakui kapasitas intelektual dan visi global Hamim.

Saat ini, Sangheyang Hamim diketahui menjabat sebagai Presiden Repoeblik Ngopi serta aktif mempromosikan kawasan Gunung Arjuno sejak 1996 sebagai pusat peradaban dan destinasi wisata budaya.

Konsep HORAIZO: Menjembatani Masa Lalu dan Masa Depan

Konsep HORAIZO Klasik yang diusung menjadi inti dari gagasan ini. Istilah “HORAIZO” dimaknai sebagai simbol ruang-waktu yang menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan. Filosofinya menggabungkan nilai klasik dengan inovasi modern, sekaligus melahirkan gagasan baru berbasis kearifan lokal.

Perpustakaan ini tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi dirancang sebagai pusat peradaban hidup mengintegrasikan naskah kuno, artefak budaya, hingga teknologi informasi modern dalam satu ekosistem.

Gunung Arjuno sebagai Induk Peradaban Dunia

Kawasan Gunung Arjuno dipilih bukan tanpa alasan. Secara historis, wilayah ini dikenal memiliki keterkaitan erat dengan peradaban kerajaan besar seperti Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Singhasari, serta kaya akan situs spiritual dan peninggalan budaya.

Dalam visi besar tersebut, Perpustakaan HORAIZO Klasik akan menjadi “jantung” kawasan, sementara Istana Kerajaan Pariwisata diharapkan menjadi ikon utama yang menarik wisatawan, peneliti, dan investor dari berbagai negara.

Arah Pengembangan: Ekowisata dan Pemberdayaan Lokal

Untuk mewujudkan gagasan ini, beberapa skema strategis diusulkan, antara lain:

Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta

Pengembangan berbasis komunitas lokal

Fokus pada ekowisata dan edukasi berkelanjutan

Pendekatan ini menekankan pentingnya pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat sekitar.

Makna Filosofis Alam sebagai Sumber Pengetahuan

Konsep ini juga menempatkan unsur alam seperti mata air dan ekosistem pegunungan sebagai simbol pengetahuan dan kehidupan. Kawasan Gunung Arjuno dipandang sebagai “perpustakaan alam raya” yang menyimpan kearifan tak tertulis.

Meski sejumlah elemen dalam gagasan ini masih belum banyak terverifikasi dalam sumber publik yang luas, ide sinergitas antara budaya, ilmu pengetahuan, dan pariwisata di kawasan Gunung Arjuno dinilai memiliki daya tarik kuat. Jika terealisasi, konsep ini berpotensi menjadikan wilayah tersebut sebagai destinasi unik berbasis peradaban dan keberlanjutan.

Oleh: Mbah Openi – Praktisi Sastra Budaya

HORAIZO Klasik
📍 Pasuruan
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar? - Budayantara TV
Artikel

Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?

27 September 20263 menit baca

Saat Budaya dan Framing Media Menjadi Ruang Analisis Kasus Macklemore dan Ed Sheeran Oleh : Syamsul Arifin (Masdjo)…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber