Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Rektor UINSU Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Kedatuan Luwu kepada Menteri Agama RI
Budaya Event News

Rektor UINSU Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Kedatuan Luwu kepada Menteri Agama RI

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama5 Oktober 20252 menit baca
Rektor UINSU Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Kedatuan Luwu kepada Menteri Agama RI - Budayantara TV

Medan,- Budayantara.tv Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menghadiri prosesi adat penganugerahan gelar kehormatan dari Kedatuan Luwu kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA. Acara bersejarah tersebut berlangsung di Istana Kedatuan Luwu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, pada Jumat (3/10/2025).

Dalam prosesi adat yang berlangsung penuh khidmat dan kental dengan nuansa kearifan lokal, Kedatuan Luwu menganugerahkan gelar adat “To Makkadangnge ri Labutikka” kepada Menteri Agama. Gelar tersebut bermakna “yang berpegang teguh pada kiblat”, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi beliau dalam pendidikan, dakwah, penguatan nilai keislaman, serta kontribusi dalam kehidupan sosial-budaya masyarakat.dikutip dari UINSU.

Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas penganugerahan gelar adat tersebut. Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Prof. Nasaruddin Umar secara pribadi, tetapi juga mencerminkan pengakuan terhadap peran akademisi dan ulama dalam menjaga tradisi serta memperkokoh persaudaraan di tengah masyarakat.

“Kehadiran kami di Kedatuan Luwu adalah bentuk dukungan penuh UINSU terhadap Menteri Agama. Gelar adat ini mengajarkan bahwa seorang akademisi tidak hanya berperan di ruang kelas, tetapi juga memikul tanggung jawab sosial dan kultural dalam menjaga harmoni antara agama, budaya, dan masyarakat. Prof. Nasaruddin Umar adalah teladan bagi kita semua,” ungkap Rektor UINSU.

Lebih lanjut, Rektor UINSU menegaskan bahwa penganugerahan gelar adat ini menjadi simbol penting bagi perguruan tinggi Islam di Indonesia untuk terus mengembangkan keilmuan yang berakar pada nilai lokal namun tetap berorientasi global. UINSU sendiri berkomitmen untuk memperkuat peran strategis tersebut melalui berbagai program akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Acara penganugerahan dihadiri oleh berbagai tokoh adat, pejabat pemerintah daerah, akademisi dari berbagai universitas Islam, serta masyarakat Luwu. Prosesi adat khas Luwu, mulai dari penyambutan, doa, hingga penyematan mahkota adat dan keris kehormatan, memperlihatkan kekayaan budaya Nusantara yang harus terus dilestarikan.

Bagi UINSU, momentum ini semakin meneguhkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, tokoh agama, dan masyarakat adat dalam menjaga identitas bangsa sekaligus merespons tantangan global. Kehadiran Rektor UINSU menjadi bukti nyata dukungan terhadap Menteri Agama serta peran aktif UINSU dalam memperkuat jembatan antara agama, budaya, dan pendidikan.**

MA. Menang Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber