Lewati ke konten
3 Oktober 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026: Apel Serentak, Ziarah hingga Mujahadah untuk PalestinaHadir dalam Forum Perhutanan Sosial, Guru Besar Antro UNAIR, Prof. Adib, Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Mata Air untuk Mitigasi Bencana di Jatim‎District Governor 307 A1‎Darah, Panggung, dan Ukuran Sebuah Pengabdian‎Festival Palang Pintu Kemang ke-17: Ketika Tradisi Betawi Bertemu Tehyan Raksasa
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026: Apel Serentak, Ziarah hingga Mujahadah untuk Palestina
News

PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026: Apel Serentak, Ziarah hingga Mujahadah untuk Palestina

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama3 Oktober 20263 menit baca
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026: Apel Serentak, Ziarah hingga Mujahadah untuk Palestina - Budayantara TV

Jakarta, – Budayantara.tv Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri Nasional Tahun 2026. Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri” dan diarahkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan penguatan tradisi, pelayanan kepada masyarakat, serta solidaritas kemanusiaan untuk Palestina.

Pedoman tersebut tertuang dalam Surat Edaran PBNU Nomor 3/PB.01/A.II.10.47/99/10/2026 tertanggal 1 Oktober 2026. Surat ditujukan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengatakan perhatian NU terhadap Palestina memiliki akar sejarah panjang yang diwariskan para pendiri NU. Ia mengingatkan bahwa dukungan terhadap rakyat Palestina telah disuarakan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari sejak sebelum Indonesia merdeka dan terus dirawat hingga sekarang, termasuk melalui pembacaan Qunut Nazilah di Pesantren Tebuireng.

“Ini perjalanan dan hubungan yang sangat panjang antara Indonesia dengan Palestina,” kata Gus Kikin, Sabtu (3/10/2026).

Dalam pedoman Hari Santri 2026, PBNU meminta seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kekhidmatan, kesederhanaan, serta berorientasi pada pelayanan kepada jamaah dan warga NU.

Salah satu agenda utama adalah Apel Hari Santri Nasional 2026 yang dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 22 Oktober 2026. Peserta pria mengenakan sarung warna gelap, atasan putih dan peci hitam. Sementara peserta perempuan mengenakan busana muslimah bernuansa putih dengan bawahan yang menyesuaikan.

Apel dapat dipusatkan di halaman sekretariat NU sesuai tingkatan kepengurusan masing-masing maupun di lingkungan pondok pesantren, rumah sakit atau klinik, sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama. Dalam apel tersebut, Naskah Resolusi Jihad NU juga dapat dibacakan oleh jajaran Tanfidziyah atau Badan Otonom NU.

PBNU juga menginstruksikan agar rangkaian Hari Santri diawali dengan ziarah ke makam para ulama, aulia, maupun muharrik Nahdlatul Ulama di wilayah khidmah masing-masing. Ziarah ditempatkan sebagai bagian dari ikhtiar untuk menjaga kesinambungan tradisi dan mengenang perjuangan para ulama pendahulu.

Secara khusus, PBNU menjadikan solidaritas kemanusiaan terhadap rakyat Palestina sebagai bagian dari rangkaian Hari Santri 2026.

Seluruh jenjang kepengurusan NU diminta menggelar “Mujahadah Kemanusiaan untuk Palestina” melalui majelis istighotsah, pembacaan shalawat, zikir berjamaah, maupun majelis doa lainnya. PBNU menyebut kegiatan tersebut sebagai bagian dari riyadhah bathiniyyah sekaligus wujud solidaritas kemanusiaan terhadap bangsa Palestina.

Komitmen tersebut sejalan dengan perhatian yang disampaikan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar ketika menerima sejumlah tokoh Palestina di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Ahad (27/9/2026). Dalam pertemuan itu hadir antara lain Penasihat Presiden Palestina Bidang Keagamaan Mahmoud S.A. Al-Habash, Imam Besar Masjid Al-Aqsa Sheikh Mohammad A.M. Hussein, serta Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Satar.

“Selamat datang di rumah Anda sendiri dan di tengah saudara-saudara Anda,” kata Kiai Miftach saat menerima rombongan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Kiai Miftach turut mendoakan keselamatan dan kedamaian rakyat Palestina. Ia juga berharap terbuka jalan bagi umat Islam untuk dapat beribadah di Masjidil Aqsa dalam keadaan merdeka dan bermartabat. Pertemuan membahas antara lain isu keumatan, kemanusiaan, pendidikan dan perdamaian dunia.

Selain apel, ziarah, dan mujahadah untuk Palestina, PBNU meminta jajaran NU mengisi Hari Santri dengan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan pilihan tersebut meliputi layanan kesehatan gratis, donor darah, konsultasi keluarga dan zakat, kegiatan peduli lingkungan seperti sanitasi pesantren atau madrasah dan bersih-bersih masjid, serta halaqah yang melibatkan ulama dan pondok pesantren di wilayah masing-masing.

Dengan rangkaian tersebut, Hari Santri 2026 diarahkan untuk mempertemukan kembali semangat menjaga warisan para ulama dengan khidmah nyata kepada masyarakat. Tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri” menjadi pijakan untuk merawat tradisi keilmuan dan spiritual pesantren sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan kemanusiaan.

Sementara itu, Pedoman Hari Santri Nasional 2026 ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam Prof. Dr. KH Mohammad Nuh, Ketua Umum KH Kikin A. Hakim, dan Sekretaris Jenderal H. Gudfan Arif, S.IP.

Free Palestine PBNU
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Hadir dalam Forum Perhutanan Sosial, Guru Besar Antro UNAIR, Prof. Adib, Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Mata Air untuk Mitigasi Bencana di Jatim - Budayantara TV
News

Hadir dalam Forum Perhutanan Sosial, Guru Besar Antro UNAIR, Prof. Adib, Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Mata Air untuk Mitigasi Bencana di Jatim

3 Oktober 20262 menit baca

Surabaya,–Budayantara.tv Koordinator Laboratorium Manusia, Budaya, dan Ragawi (Lab. MaBuRag) FISIP UNAIR, Prof. Dr. H. Muhammad Adib, Drs., M.A.,…

‎District Governor 307 A1‎Darah, Panggung, dan Ukuran Sebuah Pengabdian‎ - Budayantara TV
News

‎District Governor 307 A1‎Darah, Panggung, dan Ukuran Sebuah Pengabdian‎

3 Oktober 20266 menit baca

Jakarta, – Budayantara.tv Blood Donation: Heroes Give Blood, Heroes Give Hope bukan hanya sekadar acara donor darah. Di…

Festival Palang Pintu Kemang ke-17: Ketika Tradisi Betawi Bertemu Tehyan Raksasa - Budayantara TV
Budaya Event News

Festival Palang Pintu Kemang ke-17: Ketika Tradisi Betawi Bertemu Tehyan Raksasa

3 Oktober 20263 menit baca

Jakarta, — Budayantara.tv Palang Pintu bukan sekadar tradisi penyambutan dalam budaya Betawi. Di dalamnya terdapat nilai kehormatan, keberanian,…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber