Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Museum Musik Indonesia Jadi Magnet Baru Wisata Sejarah Kota Malang
Budaya Lifestyle News

Museum Musik Indonesia Jadi Magnet Baru Wisata Sejarah Kota Malang

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama8 Desember 20254 menit baca📍 Malang
Museum Musik Indonesia Jadi Magnet Baru Wisata Sejarah Kota Malang - Budayantara TV

Malang – Budayantara.tv Malang, kota berhawa sejuk yang dikelilingi pegunungan hijau, selalu memiliki cara tersendiri untuk membuat pengunjung jatuh hati. Di balik suasana kotanya yang modern dan dinamis, Malang menyimpan jejak panjang perjalanan sejarah yang masih hidup hingga kini. Bangunan-bangunan tua peninggalan kolonial, lorong-lorong Kayutangan yang penuh kenangan, serta museum-museum yang memelihara cerita masa silam, menjadi saksi bisu perkembangan kota yang kaya budaya ini.

Di antara tempat yang patut dikunjungi, Museum Musik Indonesia (MMI) hadir sebagai destinasi unik. Tidak hanya sebagai ruang pamer, tetapi juga sebagai pengingat bahwa musik pernah menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat Malang. Berawal dari komunitas kecil pecinta musik di kawasan Kayutangan pada era 1970-an, museum ini kini menyimpan ribuan kaset, piringan hitam, majalah, hingga memorabilia musik dari berbagai genre dan generasi.

Setiap sudut MMI seakan membawa pengunjung pada perjalanan waktu dari masa kejayaan rock Indonesia, era kaset pita, hingga geliat musik independen tanah air. Museum ini bukan sekadar tempat mengumpulkan benda, melainkan ruang yang merawat ingatan kolektif tentang bagaimana musik dan budaya lokal tumbuh bersama masyarakat Malang.

Selain dikenal dengan panorama alam dan udara sejuknya, Kota Malang semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata sejarah di Jawa Timur. Salah satu atraksi yang kini banyak menyita perhatian wisatawan adalah Museum Musik Indonesia (MMI), satu-satunya museum musik di Tanah Air yang berada di jantung Kota Malang.

Museum yang berlokasi tidak jauh dari kawasan heritage Kayutangan ini menawarkan pengalaman berbeda. Ribuan koleksi kaset, piringan hitam, majalah musik, hingga memorabilia dari berbagai era ditata rapi, membuat pengunjung dapat melihat bagaimana perkembangan musik Indonesia dan dunia bergeser dari waktu ke waktu.

MMI berawal dari komunitas pecinta musik yang aktif sejak 1970-an. Setelah berkembang selama puluhan tahun, komunitas tersebut akhirnya memutuskan membangun museum demi melestarikan jejak sejarah musik yang kian sulit ditemukan.

MMI bukan hanya tempat menyimpan koleksi, melainkan ruang edukasi yang menghubungkan musik, budaya, dan sejarah lokal.

Dengan konsep yang unik dan koleksi yang terus bertambah, Museum Musik Indonesia kini menjadi salah satu destinasi budaya yang paling sering dikunjungi wisatawan, terutama mereka yang ingin mengenal Malang dari perspektif yang berbeda.**

Malang – Budayantara.tv Malang, kota berhawa sejuk yang dikelilingi pegunungan hijau, selalu memiliki cara tersendiri untuk membuat pengunjung jatuh hati. Di balik suasana kotanya yang modern dan dinamis, Malang menyimpan jejak panjang perjalanan sejarah yang masih hidup hingga kini. Bangunan-bangunan tua peninggalan kolonial, lorong-lorong Kayutangan yang penuh kenangan, serta museum-museum yang memelihara cerita masa silam, menjadi saksi bisu perkembangan kota yang kaya budaya ini.

Di antara tempat yang patut dikunjungi, Museum Musik Indonesia (MMI) hadir sebagai destinasi unik. Tidak hanya sebagai ruang pamer, tetapi juga sebagai pengingat bahwa musik pernah menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat Malang. Berawal dari komunitas kecil pecinta musik di kawasan Kayutangan pada era 1970-an, museum ini kini menyimpan ribuan kaset, piringan hitam, majalah, hingga memorabilia musik dari berbagai genre dan generasi.

Setiap sudut MMI seakan membawa pengunjung pada perjalanan waktu dari masa kejayaan rock Indonesia, era kaset pita, hingga geliat musik independen tanah air. Museum ini bukan sekadar tempat mengumpulkan benda, melainkan ruang yang merawat ingatan kolektif tentang bagaimana musik dan budaya lokal tumbuh bersama masyarakat Malang.

Selain dikenal dengan panorama alam dan udara sejuknya, Kota Malang semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata sejarah di Jawa Timur. Salah satu atraksi yang kini banyak menyita perhatian wisatawan adalah Museum Musik Indonesia (MMI), satu-satunya museum musik di Tanah Air yang berada di jantung Kota Malang.

Museum yang berlokasi tidak jauh dari kawasan heritage Kayutangan ini menawarkan pengalaman berbeda. Ribuan koleksi kaset, piringan hitam, majalah musik, hingga memorabilia dari berbagai era ditata rapi, membuat pengunjung dapat melihat bagaimana perkembangan musik Indonesia dan dunia bergeser dari waktu ke waktu.

MMI berawal dari komunitas pecinta musik yang aktif sejak 1970-an. Setelah berkembang selama puluhan tahun, komunitas tersebut akhirnya memutuskan membangun museum demi melestarikan jejak sejarah musik yang kian sulit ditemukan.

MMI bukan hanya tempat menyimpan koleksi, melainkan ruang edukasi yang menghubungkan musik, budaya, dan sejarah lokal.

Dengan konsep yang unik dan koleksi yang terus bertambah, Museum Musik Indonesia kini menjadi salah satu destinasi budaya yang paling sering dikunjungi wisatawan, terutama mereka yang ingin mengenal Malang dari perspektif yang berbeda.**

Malang Museum Musik Indonesia
📍 Malang
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber