Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026Palestina dan Media: Siapa yang Bersuara, Siapa yang Didengar?Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Membaca Papua dari Timur: Thia Samsudin dan Diplomasi Budaya di Museum Bahari
Budaya Event News

Membaca Papua dari Timur: Thia Samsudin dan Diplomasi Budaya di Museum Bahari

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama16 Desember 20252 menit baca
Membaca Papua dari Timur: Thia Samsudin dan Diplomasi Budaya di Museum Bahari - Budayantara TV

Jakarta,- Budayantara.tv Di tengah aroma kayu tua dan jejak sejarah pelabuhan Sunda Kelapa, sebuah kisah tentang Papua perlahan dibuka. Bukan sekadar kisah tentang wilayah paling timur Nusantara, melainkan tentang ingatan, identitas, dan perjalanan panjang budaya maritim Indonesia. Pameran bertajuk “Looking for the East” yang digelar di Ruang Pameran Temporer Museum Bahari, Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi ruang perenungan tersebut. Pameran ini akan berlangsung hingga Maret 2026.

Sosok Thia Samsudin, Founder Kelola Seniman Nusantara, hadir sebagai suara reflektif yang melihat Papua bukan hanya sebagai lanskap geografis, tetapi sebagai pusat peradaban maritim yang sarat makna. Melalui pameran ini, Papua dibaca dari balik rasa—rasa ingin tahu, penghormatan, dan tanggung jawab untuk merawat warisan budaya bangsa.

Pameran Looking for the East menandai tiga dekade keberadaan koleksi Perahu Cadik Papua Jayapura 02, sebuah artefak penting yang telah tercatat sebagai salah satu aset bersejarah Museum Bahari. Perahu ini bukan sekadar alat transportasi laut, melainkan saksi bisu peradaban pesisir Papua, pengetahuan lokal tentang laut, serta relasi manusia dengan alam yang terjaga selama berabad-abad.

Menurut Thia Samsudin, pameran ini menjadi bukti nyata potret kemaritiman Nusantara yang utuh. “Maritim bukan hanya soal laut dan kapal, tetapi tentang cara hidup, cara berpikir, dan cara bangsa ini membangun relasi dengan dunianya,” ujarnya. Dalam konteks ini, Papua hadir sebagai bagian penting dari narasi besar Indonesia sebagai bangsa bahari.Minggu (14/12/2025).

Lebih jauh, pameran ini juga dimaknai sebagai bentuk diplomasi budaya. Museum Bahari Jakarta, melalui pendekatan kuratorial yang terbuka dan reflektif, menunjukkan peran museum yang melampaui fungsi penyimpanan artefak. Museum menjelma menjadi ruang pertemuan gagasan, ruang belajar lintas generasi, sekaligus jembatan dialog antarbudaya dan antarbangsa.

Di antara dinding-dinding museum yang sarat sejarah, Looking for the East mengajak pengunjung untuk menengok kembali arah pandang Indonesia terhadap timur. Papua tidak lagi ditempatkan di pinggir narasi, melainkan di pusat perbincangan tentang identitas, sejarah, dan masa depan maritim Nusantara.

Pameran ini bukan sekadar perayaan tiga dekade sebuah koleksi, tetapi juga penegasan bahwa merawat warisan budaya maritim adalah merawat ingatan bangsa agar tetap hidup, relevan, dan terus mengalir seperti laut yang menghubungkan Indonesia dari barat hingga timur.(DJo)

Pameran Looking for the East Thia Samsudin
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026 - Budayantara TV
Budaya News

Kampung Silat Petukangan Kenalkan Sastra Betawi kepada Gen-Z Lewat FPK 2026

27 September 20264 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Sastra Betawi terus didorong agar tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga hadir dan…

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber