Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
PENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-MemoriamSelamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/Duh… Semrawutnya Papan Reklame di Pasar Legi, Cermin Dilema Kejar PAD dan Tata Kota Ponorogo
News

Duh… Semrawutnya Papan Reklame di Pasar Legi, Cermin Dilema Kejar PAD dan Tata Kota Ponorogo

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama26 Juli 20263 menit baca📍 Ponorogo
Duh… Semrawutnya Papan Reklame di Pasar Legi, Cermin Dilema Kejar PAD dan Tata Kota Ponorogo - Budayantara TV

Ponorogo – Budayantara.tv Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat sejak awal 2025 membawa dampak besar bagi pemerintah daerah. Menyusutnya ruang fiskal memaksa banyak daerah mencari berbagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk mengoptimalkan sektor reklame sebagai salah satu penyumbang pendapatan.

Di tengah upaya meningkatkan PAD tersebut, muncul persoalan yang patut menjadi perhatian. Penataan papan reklame di kawasan Pasar Legi, Ponorogo, khususnya di sepanjang Jalan Soekarno Hatta, dinilai semakin semrawut dan berpotensi menimbulkan persoalan tata ruang, kenyamanan publik, hingga kepastian investasi.

Pasar Legi yang menjadi salah satu pusat perdagangan strategis di Ponorogo kini dipenuhi berbagai papan reklame berukuran besar maupun kecil. Sebagian besar menampilkan iklan rokok, sementara beberapa lainnya masih kosong dan menawarkan ruang iklan kepada calon pengiklan.

Ironisnya, dua papan reklame milik perusahaan periklanan yang berbeda justru berdiri sangat berdekatan hingga saling menutupi pandangan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai proses perizinan, koordinasi antarinstansi, hingga perencanaan tata ruang yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah.

Lebih jauh lagi, salah satu tiang reklame diketahui berdiri di area yang dikelola Pasar Legi, sedangkan papan reklame lainnya berada di kawasan trotoar yang diduga mengganggu ruang pejalan kaki. Hal ini memunculkan pertanyaan publik mengenai kesesuaian penempatan reklame dengan aturan pemanfaatan fasilitas umum.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kedua penyelenggara reklame memperoleh izin dari instansi yang berbeda. Reklame dengan materi iklan rokok memperoleh izin dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ponorogo, sementara reklame lainnya mendapatkan persetujuan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Persoalan semakin berkembang setelah pengelola reklame yang masih kosong mengajukan keberatan karena keberadaan reklame rokok dinilai menghalangi media reklame miliknya. Menindaklanjuti laporan tersebut, pemerintah daerah bersama Satpol PP dikabarkan meminta agar reklame rokok dipindahkan atau digeser dari posisinya.

Situasi ini tidak lagi sekadar menyangkut estetika kota, tetapi juga menyentuh aspek kepastian hukum dan iklim investasi. Investor yang telah mengantongi izin resmi serta memenuhi kewajiban retribusi tentu berharap memperoleh perlindungan dan kepastian dari pemerintah. Di sisi lain, perusahaan pemasang iklan juga memiliki kepentingan agar media promosi yang mereka sewa dapat terlihat secara optimal.

Di tengah kebutuhan daerah meningkatkan PAD akibat keterbatasan anggaran, kebijakan penataan reklame seharusnya tetap mengedepankan prinsip tata kota yang baik, keselamatan pengguna jalan, kenyamanan pejalan kaki, serta kepastian berusaha bagi para investor.

Pengamat menilai, pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perizinan reklame agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan antarinstansi. Selain itu, penataan yang lebih tertib akan menciptakan wajah kota yang lebih indah sekaligus memberikan kepastian bagi dunia usaha.

Mengejar PAD memang menjadi kebutuhan daerah saat ini. Namun, upaya tersebut akan lebih efektif apabila dibarengi dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. Dengan demikian, Ponorogo tidak hanya dikenal sebagai kota budaya dan kreatif, tetapi juga sebagai daerah yang ramah investasi dan memiliki tata kota yang tertib serta berkelanjutan.

Pemkab Ponorogo Reklame
📍 Ponorogo
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

PJBW Pekan Ke -94 di Cilincing, Kolaborasi Bersama MADAS Nusantara Berbagi Ratusan Paket Nasi ke Warga - Budayantara TV
News

PJBW Pekan Ke -94 di Cilincing, Kolaborasi Bersama MADAS Nusantara Berbagi Ratusan Paket Nasi ke Warga

25 September 20264 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv Barengan bikin Jumat Berkah di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, Masyarakat Madura Asli (MADAS) Nusantara…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber