Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/DRAYANG: “Musikalnya Wayang” dari Indonesia untuk Dunia
Budaya Event News

DRAYANG: “Musikalnya Wayang” dari Indonesia untuk Dunia

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama14 Oktober 20252 menit baca
DRAYANG: “Musikalnya Wayang” dari Indonesia untuk Dunia - Budayantara TV

Yayasan Swargaloka Hadirkan Karya Teater Musikal Berbasis Pewayangan di Galeri Indonesia Kaya

Jakarta, – Budayantara.tv. Pertunjukan DRAYANG (Drama Wayang) kembali memukau penonton di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta.Selasa (14/10/2025). Karya garapan Yayasan Swargaloka ini menampilkan perpaduan unik antara seni tradisi dan sentuhan teater musikal modern dengan bahasa Indonesia yang segar dan mudah dinikmati lintas generasi.

Mengangkat kisah-kisah agung Ramayana dan Mahabharata, DRAYANG dikenal sebagai “musikalnya wayang” — sebuah inovasi yang menggabungkan kekuatan tari, musik, dan drama dalam kemasan kreatif serta penuh semangat kebaruan. Pertunjukan terbaru bertajuk “Kijang Kencana” menjadi wujud transformasi DRAYANG, dengan tampilan visual, musik, dan artistik yang lebih modern tanpa meninggalkan akar budaya pewayangan.

Sejak pertama kali dipentaskan pada tahun 2008, DRAYANG telah menorehkan lebih dari 100 pertunjukan di berbagai kota besar Indonesia seperti Jakarta, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Kalimantan Selatan, dan Bandung. Penampilan lengkap dan utuh Kijang Kencana akan digelar pada 14 Desember 2025 mendatang di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM).

Dalam pertunjukan kali ini turut hadir Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang memberikan apresiasi atas upaya pelestarian budaya melalui pendekatan modern.

“DRAYANG dengan bahasa Indonesia bisa menjadi media pemersatu bangsa. Ini bukan sekadar pertunjukan yang wajib ditonton, tetapi juga perlu dikembangkan agar menjadi kekayaan budaya Indonesia yang membanggakan,” ujar Irene.

DRAYANG digagas oleh Suryandoro, pendiri Yayasan Swargaloka, yang bersama sang istri, Dewi Sulastri, telah mendedikasikan hidupnya bagi dunia seni dan pendidikan budaya sejak mendirikan yayasan tersebut pada 1993 di Yogyakarta. DRAYANG sendiri mulai dirintis pada 1997, populer sejak 2006, dan mendapat Rekor MURI (2017) sebagai pemrakarsa Drama Wayang di Indonesia. Kini, lebih dari 90% pelaku dan kreatornya merupakan generasi muda, mencerminkan semangat regenerasi dan kesinambungan seni tradisi.

Yayasan Swargaloka tidak hanya berperan sebagai lembaga seni nirlaba, tetapi juga sebagai wadah pendidikan dan produksi kreatif yang aktif dalam industri pertunjukan. Dengan dukungan PT Gita Swarga Loka, yayasan ini terus berinovasi di bidang showbiz dan ekonomi kreatif nasional.

Melalui DRAYANG, Swargaloka berkomitmen menjadikan teater musikal berbasis pewayangan sebagai ruang ekspresi, pembelajaran, dan diplomasi budaya. Harapan besar disampaikan oleh sang pendiri, Suryandoro:

“DRAYANG bukan sekadar pertunjukan. Ini adalah doa dan karya untuk membawa budaya Indonesia menuju panggung dunia.” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi lintas generasi, DRAYANG hadir bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga tuntunan menghadirkan keindahan tradisi dalam bahasa seni yang kekinian dan universal.**

DRAYANG Swargaloka Wamen Ekraf Wayang Orang
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber