Lewati ke konten
13 Oktober 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Duta Besar Palestina Ajak Masyarakat Jakarta Hadiri Budayantara Fest 2026KALIMANTAN, PULAU SEMAR INDAH NUSANTARA: Menyingkap Makna Alam, Budaya, dan Kesadaran KehidupanUniversitas Darunnajah Jakarta Kenalkan Pencak Silat Beksi ke Jepang, Budaya Betawi Menembus Batas NegaraPJLP: Penjaga Jakarta yang Terancam Rentan di Hari Tua, Pemprov DKI Didorong Segera Evaluasi Perlindungan Sosial
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/AMBA SULTRA Meminta Pemerintah Daerah Mengusulkan Tamalaki Lapadi Diberi Gelar Pahlawan Nasional.
Budaya News

AMBA SULTRA Meminta Pemerintah Daerah Mengusulkan Tamalaki Lapadi Diberi Gelar Pahlawan Nasional.

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama2 Oktober 20253 menit baca
AMBA SULTRA Meminta Pemerintah Daerah Mengusulkan Tamalaki Lapadi Diberi Gelar Pahlawan Nasional. - Budayantara TV

Jakarta,- Budayantara.tv. 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, tentu tidak lepas dari jasa para pejuang kemerdekaan. Lebih dari 200 Nama orang hingga saat ini yang telah di anugrahkan oleh negara sebagai pahlawan nasional. Masih sangat banyak pejuang kemerdekaan yang peranya begitu besar yang belum di Anugrahkan sebagai pahlawan Nasional termasuk di Wonua Ndolaki ( Tanah Tolaki) yang sebenarnya terdapat pula seorang pejuang yang salah satunya bernama ” LAPADI ” seorang Tamalaki dan pejuang melawan penjajah di Tanah Konawe.
Hingga kini, belum ada satu pun pejuang dari Wonua Ndolaki yang diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh pemerintah pusat. Ini penting untuk Regenarsi agar menumbuhkan rasa Nasionalis dan kecintaan terhadap daerah, juga agar generasi yang akan datang mengetahui bahwa ternyata di tanah kelahirannya terdapat pula Pejuang” Tangguh kemerdekaan. Menjawab kegelisahan ini Pengurus Besar Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara (PB AMBA Sultra) mengambil langkah tegas.

Lapadi merupakan salah satu tokoh yang menjadi simbol eksistensi perlawanan kerajaan Konawe dalam menentang kolonialisme yang dilakukan oleh Belanda pada masa itu.

Lapadi lahir pada tahun 1864 dan wafat pada tahun 1914 kemudian dimakamkan di daerah Manumohewu. Ayahnya bernama Lamanangi dan ibunya bernama Wenggole, dimana keduanya orang tuanya tersebut merupakan keturunan bangsawan Konawe, yakni garis keturunan Inea Sinumo dan Kapita Taridala.

Benteng Lapadi (Tondowatu) , Benteng Pertahanan Lapadi saat melawan Penjajah , Dimana Kondisi Benteng , saat ini kurang terawat ditandai dengan adanya beberapa kerusakan seperti runtuhnya dinding batu bangunan, beberapa bagian dinding yang tertutup oleh lumut dan tanaman merambat lainnya seperti pepohonan yang mengelilingi Benteng Lapadi. Benteng ini beralamat di desa Watumeeto Kecamatan Lainea.

Melalui Ketua Divisi Sosial, Syaifullah Sanib ( Falih Tunduolu) , dan Ketua Brigade Amba Sultra, Saleh Saranani, menyerukan sebuah gerakan moral untuk memperjuangkan gelar Pahlawan Nasional bagi Sang Tamalaki Lapadi, panglima perang legendaris dari Konawe yang dikenal gigih melawan penjajah.

“Ini bukan sekadar permintaan, ini adalah panggilan sejarah. Tamalaki Lapadi adalah simbol perlawanan dan harga diri masyarakat Tolaki. Spirit perjuangannya adalah api yang turut membakar semangat kemerdekaan di tanah ini,” ujar Falih Tondoluto dalam keterangannya, Kamis (2/10/2025).

Gerakan ini mengajak seluruh elemen masyarakat di Bumi Anoa—mulai dari pemuda-pemudi, organisasi masyarakat adat, para tetua adat, hingga akademisi—untuk bersatu padu. Tujuannya adalah menyuarakan aspirasi ini secara serentak dan terstruktur kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Saleh Saranani menambahkan, “Kekuatan kita ada pada persatuan. Brigade Amba Sultra siap mengawal aspirasi ini. Kami mengajak seluruh Ormas adat dan pemuda untuk berdiri di barisan yang sama, memastikan suara kita didengar hingga ke Istana.”

Aspirasi ini ditujukan agar pemerintah daerah secara resmi mengusulkan nama Tamalaki Lapadi kepada Pemerintah Pusat, yakni Kementerian Sosial RI dan Presiden Republik Indonesia, untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

“Pengakuan ini adalah hak sejarah rakyat Sultra dan hutang negara yang harus dilunasi. Memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Tamalaki Lapadi berarti menempatkan sejarah perjuangan dari Wonua Ndolaki pada tempatnya yang terhormat di panggung nasional,” tutup Falih.

AMBA SULTRA
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Duta Besar Palestina Ajak Masyarakat Jakarta Hadiri Budayantara Fest 2026 - Budayantara TV
Event News

Duta Besar Palestina Ajak Masyarakat Jakarta Hadiri Budayantara Fest 2026

13 Oktober 20262 menit baca

Milad ke-25 IKB Jabodetabek dan Budayantara ke-2, Satukan Budaya dalam Semangat Kemanusiaan Jakarta,— Budayantara.tv Duta Besar Palestina untuk…

KALIMANTAN, PULAU SEMAR INDAH NUSANTARA: Menyingkap Makna Alam, Budaya, dan Kesadaran Kehidupan - Budayantara TV
News

KALIMANTAN, PULAU SEMAR INDAH NUSANTARA: Menyingkap Makna Alam, Budaya, dan Kesadaran Kehidupan

13 Oktober 20267 menit baca

Ki Guntur Bisowarno Menggagas Sloka Sastra Realita, Menghubungkan Simbol Budaya dengan Tanggung Jawab Merawat Alam Pasuruan,Jawa Timur —…

Universitas Darunnajah Jakarta Kenalkan Pencak Silat Beksi ke Jepang, Budaya Betawi Menembus Batas Negara - Budayantara TV
News

Universitas Darunnajah Jakarta Kenalkan Pencak Silat Beksi ke Jepang, Budaya Betawi Menembus Batas Negara

12 Oktober 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Upaya memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara ke panggung internasional terus dilakukan Universitas Darunnajah Jakarta. Melalui program…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber