Mahasiswi Universitas Atma Jaya Terpukau, Studi Budaya di Kampung Budaya Pencak Silat Beksi Lampaui Ekspektasi

Jakarta, – Budayantara.tv Kunjungan studi budaya yang dilakukan mahasiswi Program Studi Budaya Universitas Atma Jaya Jakarta ke Kampung Budaya Pencak Silat Beksi memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Tidak sekadar melakukan wawancara dan pengumpulan data, para mahasiswa justru merasakan langsung kehangatan kebersamaan, latihan, serta nilai-nilai budaya yang hidup di tengah komunitas pencak silat tradisional Betawi tersebut.
Hal itu disampaikan Abita, perwakilan mahasiswi Universitas Atma Jaya Jakarta, yang didampingi tiga rekannya saat mengikuti kegiatan studi budaya kearifan lokal Kota Jakarta di Kampung Budaya Pencak Silat Beksi, Jalan Ciledug Raya No. 46, RT 006/004, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026).
“Kunjungan kali ini benar-benar melebihi ekspektasi kami. Awalnya kami mengira hanya akan melakukan wawancara untuk kebutuhan studi. Namun ternyata kami mendapatkan pengalaman yang jauh lebih berkesan melalui kebersamaan, suasana latihan, serta interaksi langsung dengan para anggota Kampung Budaya Pencak Silat Beksi,” ujar Abita.
Menurutnya, seluruh anggota dan pegiat Kampung Budaya Pencak Silat Beksi sangat akomodatif dan terbuka dalam berbagi informasi. Sikap ramah tersebut membuat proses pembelajaran budaya menjadi lebih hidup dan bermakna.
“Anggotanya sangat akomodatif, enak diajak berdiskusi, dan informasi yang diberikan juga sangat lengkap. Terima kasih banyak kepada abang, mpo, dan adik-adik semua yang telah menerima kami dengan hangat,” katanya.
Abita juga berharap Kampung Budaya Pencak Silat Beksi terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat luas. Ia menilai nilai-nilai yang diajarkan dalam pencak silat Beksi tidak hanya penting dalam latihan bela diri, tetapi juga relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap Kampung Budaya Pencak Silat Beksi semakin maju, memiliki lebih banyak anggota, dan para pegiatnya terus meraih berbagai prestasi. Nilai-nilai yang terkandung dalam pencak silat Beksi sangat baik untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Di akhir kunjungan, para mahasiswi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pegiat Kampung Budaya Pencak Silat Beksi yang telah memberikan sambutan hangat serta pengalaman budaya yang berharga.
“Terima kasih kepada seluruh pegiat Kampung Budaya Pencak Silat Beksi yang telah menyambut kunjungan kami dengan sangat baik. Pengalaman ini akan menjadi kenangan sekaligus pembelajaran yang berharga bagi kami,” tutup Abita.
(ziz)


