Lewati ke konten
27 September 2026 Dari Budaya Kita, Untuk Dunia.
Budayantara TV Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Kabar Terkini
Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat BeksiPENJARA KASTA​-Yang Kaya Ber-AC, Yang MiskinBerdesakanMenolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya MaestroIn-Memoriam
Budayantara TV
  • News
  • Budaya
  • Event
  • Lifestyle
  • Icon
  • Program
  • Tokoh
  • Video
Gedung Perfilman H.Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22 Setiabudi Setiabudi Jakarta Selatan.
Beranda/YPPHUI Lakukan Penandatanganan Kesepakatan Gerakan Penyelamatan Pengarsipan Film Nasional
Event Film News

YPPHUI Lakukan Penandatanganan Kesepakatan Gerakan Penyelamatan Pengarsipan Film Nasional

geraijenderal@gmail.comPenulis:geraijenderal@gmail.comUtama16 April 20262 menit baca
YPPHUI Lakukan Penandatanganan Kesepakatan Gerakan Penyelamatan Pengarsipan Film Nasional - Budayantara TV

Jakarta, – Budayantara.tv Upaya menjaga warisan budaya bangsa melalui film semakin diperkuat dengan dilaksanakannya penandatanganan nota kesepahaman Gerakan Penyelamatan Pengarsipan Film Nasional. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Jakarta, Kamis (16/4/2026), dan menjadi momentum penting kolaborasi lintas lembaga dalam menjaga memori kolektif bangsa.

Dalam sambutan pembuka, Ketua YPPHUI, Sonny Pudjisasono, menegaskan bahwa film tidak boleh lagi dipandang hanya sebagai hiburan semata, melainkan sebagai bagian penting dari artefak budaya.

“Budaya tidak boleh dilupakan. Salah satu aspek penting adalah pengarsipan, karena di situlah ingatan kolektif bangsa disimpan. Ada dua hal yang perlu kita pahami bersama, yakni aspek hukum dan kearsipan. Keduanya sangat penting untuk menjaga dan mengembalikan memori bangsa kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa gerakan ini bukan sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi ruang ekspresi bagi para kreator.

“Film adalah medium suara masyarakat tempat mereka bercerita, menyampaikan harapan, dan merekam perjalanan bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Irini Dewi Wanti, S.S., M.SP., menekankan pentingnya penyelamatan film sebagai bagian dari jejak sejarah nasional.

“Pengarsipan dan penyelamatan film sangat penting untuk menjaga sejarah dan kebudayaan kita. Film adalah alat penjaga kebudayaan untuk masa depan,” jelasnya.

Pandangan internasional turut memperkaya diskusi melalui kehadiran Dr. Uri Tadmor dari De Gruyter Brill, Belanda, serta Mr. Orlando Bassi dari Restorasi Film Lab DFD Movie Studio Bali. Keduanya menyoroti pentingnya digitalisasi sekaligus pelestarian format analog dalam proses restorasi film.

“Digitalisasi memang penting, tetapi prosesnya sangat cepat. Sementara itu, pelestarian film analog tetap diperlukan agar kualitas dan keaslian karya dapat terjaga,” ungkap mereka.

Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI), Fauzan Zidni, menegaskan bahwa pengarsipan film adalah tanggung jawab bersama.

“Ini adalah kerja kolektif. Kolaborasi antara PPHUI, BPI, dan Kementerian Kebudayaan menjadi kunci agar gerakan ini berjalan maksimal,” katanya.

Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris YPPHUI Heidy Hemia, Kepala Sinematek Indonesia Farry Hanief, serta Kepala Perpustakaan Perfilman Maya Sutanti.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman sebagai simbol dimulainya Gerakan Penyelamatan Pengarsipan Film Nasional, yang diharapkan mampu menjadi tonggak baru dalam upaya pelestarian film Indonesia sebagai identitas budaya bangsa.(Djo)

Film Nasional YPPHUI
WhatsAppFacebookX
Kolaborasi

Penulis artikel

geraijenderal@gmail.com
Penulis utama

geraijenderal@gmail.com

Etalase Seni Budaya

Baca Juga

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi - Budayantara TV
News

Mahasiswa UGM Penelitian di Kampung Wisata Budaya Pencak Silat Beksi

27 September 20261 menit baca

Jakarta – Budayantara.tv “Observasi dan wawancara hari ini, membuka wawasan baru mengenai keadaan esksisting wisata di Kampung Wisata…

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro - Budayantara TV
News

Menolak Padam: Menjaga Mata Rantai Kesejarahan Melalui Dokumentasi Naskah Wayang Orang Karya Maestro

26 September 20265 menit baca

Solo,– Budayantara.tv Penerbitan naskah wayang orang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkokoh struktur identitas kultural bangsa Indonesia. Melalui…

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan - Budayantara TV
News

Selamat Jalan Mas Guruh, Putra Bung Karno yang Mengabdikan Hidupnya untuk Seni dan Kebudayaan

26 September 20263 menit baca

Jakarta — Budayantara.tv Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang perjalanan hidupnya lekat dengan seni, musik dan kebudayaan.…

Tinggalkan tanggapan Batalkan balasan

Ikut dalam percakapan. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Logo Budayantara TV
Mengangkat Budaya, Menginspirasi Nusantara
Gedung Perfilman H. Usmar Ismail
Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber

Media Jaringan

favicon Klikternak.com favicon Kabarlagi.id
favicon Visioneernews.com favicon Heyrizki.my.id

Alamat Redaksi

© 2026 Budayantara TV. Theme by Rasmrq

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber